Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

Lupakan Soal Outfit of The Day: Tanpanya, Pakaian yang Rapi dan Sopan Kadang Lebih Enak Dipandang

Ade Vika Nanda Yuniwan oleh Ade Vika Nanda Yuniwan
13 Agustus 2019
A A
outfit

outfit

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu trending ‘berapa harga outfit lo’ di Instagram sedang kembali booming. Ke-booming-an itu berawal dari tersebarnya foto adik Atta Halilintar—Saaih Halilintar, yang mengenakan baju seragam. Namun pernak-perniknya itulah yang membuat para warganet tercengang. Pasalnya, outfit seragam tersebut memancing keusilan akun gosip untuk mengulik-ngulik keseluruhan harga outfit yang dikenakan anggota keluarga influencer tersebut.

Dilansir dari Kapanlagi.com, Saaih Halilintar yang hendak ke sekolah saat itu mengunggah foto dirinya mengenakan seragam dengan wajah yang cemberut. Iya sih, cemberut dan berseragam ala anak SMA. Tapi, netizen justru gagal fokus dengan printilan-printilan yang ia kenakan. Jiwa kemisqueenan netizen mana yang tidak terpelintir melihat outfit sekolah yang jika ditotal, harganya mencapai nilai ratusan juta.

Mulai dari jaket dan slingbag bermerk GUCCI, gesper bermerk Louis Vuition, smartwatch bermerk Apple Watch, dan sepatu bermerk Balenciaga. Semua printilan itu jika ditotal bisa mencapai harga satu unit mobil toyota Avanza, atau kalau mau beli daihatsu Ayla, kita masih dapat uang kembalian. Mantep tho?

Belum lagi selebgram kita—Awkarin, yang hobi memamerkan outift. Yha meskipun outfitnya ditujukan sebagai endorse produk, tapi ya tetap saja. Itu adalah outfit. Sebagai seorang selebgram yang punya banyak follower, sedikit banyak para follower +62 pasti latah juga buat ikut-ikutan.

Atau, Rachel Vennya? Istri seorang pebisnis muda (yang juga ikutan jadi pebisnis) yang gemar mengunggah outfit busana muslimnya dengan ciri khas hijab yang lain dari pada yang lain. Sampai pada akhirnya netizen +62 pun latah, dan memunculkan istilah hijab Buna Achel. Hiyaaa~

Etapi, coba kita kesampingkan dulu soal outfit para horang kayah itu. Ada baiknya, kita yang sekali waktu merasa ketinggalan zaman dalam pembaruan outfit, perlu memahami sesuatu tentang adab mengenakan baju. Kalau pun, kita akan ikut mempberaui tren outfit ala para selebgram atau para influencer lainnya, bagaimana jika justru outfit-outfit itu sama sekali kurang nyaman dipakai, namun tetap kita paksakan untuk memakainya, karena kita berkiblat pada mereka?

Apalagi jika outfit yang sengaja kita up demi mengiblat pada outfit seseorang. Sah-sah saja mereka yang suka menampilkan outfit keseharian mereka. Tapi tentunya lain ladang, lain belalang. Belum tentu outfit yang kita tiru dari para selebgram itu dapat diterima seutuhnya oleh aturan masyarakat.

Singkatnya begini, mereka (selebgram) tentunya hidup dalam masyarakat terbuka. Terbuka dalam arti, mereka dapat menerima perubahan yang terjadi dalam masyarakat sesuai dengan perkembangan zaman. Lha kalau kita hidup ala wong ndeso berpakaian ala Awkarin? Atau mau berkerudung ala Buna Achel?  Jelas ramashook. Memangnya mau kita jadi bahan gunjingan tetangga? Oh, tentu tidak, Ferguso!

Baca Juga:

Outfit Mahasiswa FISIP UI Membuat Saya Sadar bahwa Kuliah Tidak Mesti Pakai Kemeja dan Celana Bahan

5 Ide Mix and Match Kaos Polos Uniqlo agar Penampilan Lebih Kece

Maka dengan segala kebesaran hati sobat-sobat onlen, tentunya berpakaian sopan dan rapi saja sebenarnya sudah cukup. Tentu saja di dalam tulisan ini saya tidak bermaksud untuk melarang sobat-sobat onlen untuk pansos menjadi kekinian. Tapi memang outfit yang baik adalah outfit yang dapat diterima oleh semua umat kalangan masyarakat. Maka, mengenakan baju bebas rapi nan murah meriah dapat menjadi alternatif.

Trendsetter outfit ala selebgram dan artis memang tak akan pernah ada habisnya. Sebagai netizen yang budiman, mengurangi kadar kelatahan itu sebaiknya perlu. Terapkan pada prinsip kita semua, bahwa apapun yang terjadi, berbusana bebas rapi memang yang tidak akan raib termakan zaman. Dengan berpendirian demikian, saya yakin, dompet kita pun tidak perlu terjajah dengan keinginan-keinginan jahiliyah kita buat berhedon ria.

Atau coba pikirkan tentang outfit Saaih, Awkarin, atau Rachel Vennya sekali lagi sobatque. Seorang remaja seusia Saaih, berangkat ke sekolah menggunakan outfit serba mahal ala pentolan brand fashion ternama dunia. Sungguh, penjagaan kita di luar sana (seandainya mengekor outfit Saaih) tidak akan seketat penjagaan Saaih. Apalagi jika bukan karena dia anak seorang pengusaha dan pasangan influencer.

Alih-alih keren, pulang ke rumah, yang tersisa hanya seragam sekolah keluaran koperasi, ealahhhh. Atau ingin mengekor outfit ala Awkarin? Ya boleh-boleh saja. Tapi pastikan dulu para tetangga kita mempunyai gaya hidup yang sama, atau minimal terbuka dengan perubahan gaya fesyen yang seringkali berbaju terbuka dan mini (macam Awkarin).

Atau kita lihat saja gaya berkerudung ala Buna Achel (yang jika menurut saya) yang terkadang mirip seperti pakaian gypsy hanya saja dengan versi lebih syar’i. Kerudung ala Buna Achel ini (yang bahkan sudah dianggap outfit kece oleh sebagian besar netizen) terkadang menjadi bahan kritikan netizen lain yang kontra. Bagaimana tidak, berkerudung kan seharusnya menutup semua bagian kepala, tapi ala Buna Achel, bagian leher dan telinga justru terlihat.

Bahkan tidak jarang, gaya kerudung Buna Achel (yang masih terlihat sebagian daun telinga) mengenakan akseseoris anting-anting. Ini tentu berbeda dengan akseseoris satu anting seperti hijab ala Nisa Sabyan ya sobatque. Inilah, yang menimbulkan kritikan dari netizen lain.

Sebagai usaha untuk meminimalisasi penjajahan uang pada dompet kita semua, menjadi diri kita sendiri itu penting. Kenakan pakaian yang sesuai dengan isi dompet, dan nilai pada masyarakat. Karena menjadi cantik dan tampan, hanya perlu berpenampilan rapi dan sopan. Sekian~ (*)

 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) yang dibikin untuk mewadahi sobat julid dan (((insan kreatif))) untuk menulis tentang apa pun. Jadi, kalau kamu punya ide yang mengendap di kepala, cerita unik yang ingin disampaikan kepada publik, nyinyiran yang menuntut untuk dighibahkan bersama khalayak, segera kirim naskah tulisanmu pakai cara ini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: atta halilintargen halilintarkekinianootdoutfitsaaih halilintarTren Masa Kini
Ade Vika Nanda Yuniwan

Ade Vika Nanda Yuniwan

Pekerja literasi yang mencintai buku, anak-anak, dan pendidikan. Suka berdiskusi sambil nulis ringan untuk isu-isu yang di sekelilingnya.

ArtikelTerkait

jaket genre musik mojok.co

Jenis-jenis Jaket yang Sesuai dengan Genre Musik Pemakainya

29 Juni 2020
ritual cekrek upload

Makan Terasa Hambar Tanpa Ritual Cekrek-Upload

20 September 2019
4 Hal yang Harus Kita Siapkan Jelang Pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah terminal mojok.co

4 Hal yang Harus Kita Siapkan Jelang Pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah

28 Maret 2021
awkarin

Awkarin Berbuat Baik, Kok Banyak yang Terusik?

16 Oktober 2019
toilet mal

Toilet Mal Sebagai Tempat Favorit Untuk Bercermin: Soalnya Selalu Terlihat Good Looking, sih

18 Juli 2019
Klasemen Zodiak Paling Ndakik Berdasarkan Tanggal Lahir Tokoh Anime ramalan zodiak

Fakta Santuy Ramalan Zodiak: Dari yang Katanya Mirip Hingga Hanya Tertarik

2 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan Mojok.co

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

31 Januari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.