Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Lulusan SMK Berusia 20-an Sudah Dianggap Lansia oleh Perusahaan, Cari Kerja Makin Sulit

SOMAD ARASID oleh SOMAD ARASID
15 Januari 2024
A A
Lulusan SMK Berusia 20-an Sudah Dianggap Lansia oleh Perusahaan, Cari Kerja Makin Sulit Mojok.co

Lulusan SMK Berusia 20-an Sudah Dianggap Lansia oleh Perusahaan, Cari Kerja Makin Sulit (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya lulus SMK pada 2018 atau kurang lebih 5 tahun yang lalu. Secara umum, usia saya sekarang ini tergolong muda di dunia kerja, baru 23 tahun. Namun, di mata perusahaan besar, lulusan SMK yang berusia 20-an adalah lansia. Sudah terlalu tua dan dianggap tidak produktif dan tidak menarik lagi. 

Itu saya rasakan langsung ketika mencari kerja di Cikarang dan Karawang belum lama ini. Mereka lebih menginginkan lulusan-lulusan baru yang berusia di bawah 23 tahun. Saya ditolak beberapa kali dengan berbagai alasan, salah satunya terkait usia. 

Kriteria yang semakin sulit

Saya merasa kriteria untuk dapat bekerja di perusahaan-perusahaan besar kian sulit sekarang ini, apalagi bagi lulusan SMK. Belum lama ini saya melihat salah satu lowongan yang mensyaratkan segudang kriteria. Misalnya, fresh graduate, usia maksimal 23 tahun, berpenampilan menarik, menguasai skill tertentu, memiliki pengalaman minimal 2 tahun di bagian tertentu, memiliki kemampuan bekerja di bawah tekanan, dan masih banyak lagi. Kenapa tidak sekalian ditambahkan mampu menguasai elemen tanah, air, udara?

Kadang saya berpikir apakah perusahaan-perusahaan besar ini betulan niat mencari pekerja? Melihat persyaratannya yang begitu ketat, kok rasanya mereka tidak perlu pekerja baru ya. Apalagi terkait usia, kenapa harus dibatasi sih? Usia 23 tahun itu masih seger-segernya. Entah apa pertimbangannya hingga usia 23 tahun sudah dianggap lansia. 

Lulusan SMK tanpa calo semakin sulit tembus

Sudah syaratnya yang semakin susah, lulusan SMK akan semakin sulit mendapat kerja kalau tidak menggunakan calo. Sudah jadi rahasia umum, masuk ke sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari kemampuan, tapi juga kesepakatan-kesepakatan dengan calo. Semakin besar biaya yang dikeluarkan untuk calo, semakin besar pula peluang tembusnya. 

Benar-benar semakin sulit saja posisi jebolan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di dunia kerja ini. Kadang saya berpikir, bekerja kan untuk mendapatkan pendapatan ya. Kalau sebelum kerja sudah harus membayar biaya ini-itu yang cukup besar, butuh berapa lama agar biaya-biaya itu bisa ditutupi dari gaji yang tidak seberapa.   

Risiko tidak punya kenalan orang dalam

Selain calo, rahasia umum lainnya adalah peran orang dalam untuk meloloskan calon pekerja. Kalau memang tidak bisa membayar calo, lulusan SMK bisa memanfaatkan orang dalam perusahaan agar lamaran kerjanya diterima. Sayangnya, tidak semua punya orang dalam, saya misalnya. 

Sebenarnya, beberapa perusahaan memang lebih suka mencari pekerja dengan jalur bawaan seperti itu. Selain kandidat lebih mudah dipertanggungjawabkan, perusahaan lebih menghemat biaya dan tidak repot dalam mencari pekerja baru. Sayangnya, cara seperti ini akan merugikan bagi orang-orang yang nggak punya orang dalam. Padahal, bisa jadi mereka yang tidak punya koneksi itu punya kemampuan lebih daripada yang punya koneksi. 

Baca Juga:

5 SMK Unggulan di Klaten yang Menawarkan Jurusan dengan Prospek Karier Cerah

Loker Management Trainee Membuat Orang Biasa Susah Masuk Perusahaan Impian: Nggak Semua Orang Ingin Jadi Manajer!

Setelah saya pikir-pikir kondisi saya saat ini serba tidak ideal di dunia kerja. Melihat sisi usia tidak lagi muda menurut perusahaan, tidak punya cukup dana untuk membayar calo, dan nggak punya orang dalam. Kondisi ini mungkin juga dirasakan oleh banyak lulusan SMK di luar sana. Padahal kalau dari sisi kemampuan, saya percaya diri bisa bersaing. Namun, apa gunanya kemampuan kalau kesempatannya saja tidak ada.  

Penulis: Somad Arasid
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Lulusan SMK Punya Keunggulan di Mata HRD, Jangan Minder sama Fresh Graduate

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Januari 2024 oleh

Tags: caloLowongan Kerjalulusan SMKorang dalamsmk
SOMAD ARASID

SOMAD ARASID

ArtikelTerkait

Batas Usia Melamar Kerja di Indonesia Nggak Adil. Usia 30 Tahun Nggak Boleh Kerja Gitu?

Batas Usia Melamar Kerja di Indonesia Nggak Adil. Usia 30 Tahun Nggak Boleh Kerja Gitu?

14 Juli 2024
Izinkan Saya Ngiri dengan Anak Teknik

Izinkan Saya Ngiri dengan Anak Teknik

19 Januari 2020
4 Pekerjaan Sampingan Paling Cuan di Jogja yang Wajib Mahasiswa Tahu

4 Pekerjaan Sampingan Paling Cuan di Jogja yang Wajib Mahasiswa Tahu

29 Agustus 2025
lulusan farmasi

Apa Iya Lulusan Farmasi Cuma Bisa Baca Resep dan Jaga Apotek?

9 Juni 2019
Tips Melamar Kerja Lewat Job Portal dari HRD, Semoga Langsung Tembus! Mojok.co

Tips Melamar Kerja Lewat Job Portal dari HRD, Semoga Langsung Tembus!

19 November 2023
lowongan kerja palsu penipuan wabah corona pandemi corona covid-19 mojok.co

Pembuat Lowongan Kerja Palsu di Tengah Pandemi Covid-19 Amat Layak Dikutuk!

1 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Ekspektasi Orang Saat Pindah ke Solo yang Ujung-ujungnya Salah Total Mojok.co

5 Ekspektasi Orang Saat Pindah ke Solo yang Ujung-ujungnya Salah Total

3 Juni 2026
Kebiasaan di Hajatan Pedesaan yang Nggak Masuk Akal kondangan jawa tengah

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

7 Juni 2026
Pengalaman Orang Semarang Kaget Menemukan Sisi Lain Solo (Unsplash)

Pengalaman Orang Semarang yang Kaget Menemukan Sisi Lain Kota Solo

6 Juni 2026
4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang kkn

UM BBM: Program KKN ala UM Malang yang Punya Banyak Celah dan Penuh Masalah!

7 Juni 2026
Terima Kasih PO Sudiro Tungga Jaya Rute Surabaya Ngawi Sudah Banyak Berjasa di Rumah Tangga Saya Mojok.co

Terima Kasih PO Sudiro Tungga Jaya Rute Surabaya-Ngawi Sudah Banyak Berjasa di Rumah Tangga Saya

4 Juni 2026
Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

4 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.