Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Lowongan Kerja sebagai Tukang Tagih Merebak, Pertanda Berutang Semakin Dianggap Normal?

Cindy Gunawan oleh Cindy Gunawan
7 Agustus 2024
A A
Lowongan Kerja sebagai Tukang Tagih Merebak, Pertanda Berutang Semakin Dianggap Normal? utang

Lowongan Kerja sebagai Tukang Tagih Merebak, Pertanda Berutang Semakin Dianggap Normal?

Share on FacebookShare on Twitter

Buka portal loker, isinya lowongan tukang tagih. Apakah utang beneran udah jadi norma di zaman sekarang?

Sebagai lulusan baru, saya kini mencoba untuk menikmati hidup lebih santai setelah menyelesaikan skripsi yang cukup menguras energi. Namun, tentu saya nggak bisa untuk duduk diam di kamar terus-terusan. Terhitung baru dua bulan pasca saya diwisuda, saya sudah gatel ingin segera bekerja karena bosan di rumah tanpa adanya pekerjaan.

ADVERTISEMENT

Alasan itulah yang membuat saya, selama satu bulan ini, giat mencari pekerjaan paruh waktu. Sayangnya, beberapa pekerjaan yang saya lamar tidak kunjung memberikan jawaban. Selain itu, entah sudah berapa kali saya melihat lowongan pekerjaan yang terbuka di Indonesia dengan tanda yang terpampang jelas bertuliskan “dibutuhkan segera” hanyalah sebagai tukang tagih pinjaman. Duh, apakah ini pertanda, ya kalau berutang itu jadi jalan pintas orang-orang dan mulai dianggap normal?

Dengan berutang, hidup jadi lebih menantang

Beberapa hari lalu, saya mengunduh empat aplikasi pencari kerja di ponsel. Dari aplikasi tersebut, hasilnya sama, seluruhnya dipenuhi oleh lowongan pekerjaan sebagai tukang tagih, mulai dari tukang tagih pinjaman bank hingga koperasi. Bahkan, lowongan sebagai tukang tagih tersebut muncul di halaman pertama, bagian paling atas bertuliskan direkomendasikan, ampun, deh!

Kata salah seorang teman, pekerjaan yang paling banyak ditawarkan, berarti menunjukkan fenomena yang tengah terjadi di masyarakat. Lalu, apa mungkin kegiatan berutang kini jadi fenomena yang meluas?

Fenomena pekerjaan sebagai tukang tagih ini nggak cuma dijumpai di Jogja saja, lho, di kota-kota lain juga ada. Ini jelas, sih membuat saya bertanya-tanya, memang kini semua orang memilih membeli barang dengan cara mencicil dan berutang, ya daripada lunas? Atau mungkin, mereka butuh hal yang menantang dalam hidupnya kali, ya jadi memilih berutang?

Saya nggak akan cocok jadi tukang tagih

Saya mengamati fenomena pekerjaan yang memiliki gaji tinggi di Indonesia. Ya, selain kerja kantoran yang sudah jelas tanggung jawab pekerjaannya, ada dua mata pencaharian yang paling sering ditawarkan dan dipasang di laman pencari kerja, yakni sales dan tukang tagih. Kalau saya disuruh milih, sih saya nggak akan ambil keduanya.

Maaf, lho bukan bermaksud apa-apa, tapi karena kepribadian saya tergolong introvert dan (bahasa kerennya) never beg for anyone, saya jelas nggak akan cocok untuk jadi sales dan tukang tagih utang. Apalagi dengan wajah saya yang kata orang-orang nggak pernah cocok untuk terlihat galak, masa iya saya harus jadi tukang tagih? Suara saya juga sering diprotes terlalu kecil, kalau begini, saya jelas nggak cocok untuk membentak dan berbicara dengan nada tinggi, hmm.

Baca Juga:

Rela Utang Koperasi Kantor demi Biaya Berobat Kucing yang Sudah seperti Keluarga, Saya Dicap Nggak Waras dan Bodoh

Nasib Dianggap Jadi Warga Kelas Menengah: Dianggap Banyak Uang, Tak Pernah Dapat Bantuan, tapi Hidupnya Justru Paling Sering Nelangsa

Iming-iming gaji tinggi

Seperti yang sudah saya bilang, bahwa pekerjaan sales dan tukang tagih ini bisa dikatakan menawarkan gaji yang cukup tinggi, bahkan mungkin, bisa melebihi nominal gaji karyawan perkantoran. Namun, di balik gaji tinggi tersebut, tentu ada tekanan kerja yang nggak main-main.

Misalnya, kejadian yang saya perhatikan sendiri dari sales makanan yang mengunjungi rumah saya dan menawarkan produk minuman baru yang harganya cukup murah. Saya menolak penawaran produk tersebut, karena produknya kurang laku di pasaran. Sales tersebut nggak kemudian langsung meninggalkan rumah saya, tetapi bersandar terlebih dahulu di motornya selama sepuluh menit dengan tatapan kosong.

Atau tekanan kerja seorang tukang tagih yang harus mengunjungi rumah-rumah peminjam dan menagih pembayaran sesuai kesepakatan. Mereka nggak langsung menjumpai orangnya dalam sekali jalan, lho. Mereka bisa menunggu berjam-jam, ditinggal sembunyi hingga nggak tahu mau mencari ke mana lagi.

Ya, kira-kira begitulah fenomena lowongan kerja yang saya temukan akhir-akhir ini. Semoga, para pencari kerja baru, seperti saya, bisa mendapat pekerjaan yang lebih layak, ya! Juga, semoga orang-orang bisa segera lepas dari kegiatan berutang.

Penulis: Cindy Gunawan
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Apa Salahnya Lulusan Sarjana Jadi Debt Collector? Pekerjaan Ini Legal dan Menghasilkan kok

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Agustus 2024 oleh

Tags: tukang tagihUtang
Cindy Gunawan

Cindy Gunawan

Mbak-mbak medioker Bantul. Gemar menulis keresahan personal, ketimpangan unik dan hal serba nyentrik yang hadir di Jogja Selatan.

ArtikelTerkait

menagih utang tips agar tak kena denda karena telat bayar utang kuhperdata mojok.co membyara utang nagih utang tukang tagih

Tutorial Menagih Utang yang Baik dan Benar

18 Juli 2019
Menghitung Total Utang Harian Abdel dan Temon kepada Muklis abdel temon bukan superstar satpam muklis mojok.co

Menghitung Total Utang Harian Abdel dan Temon kepada Muklis

7 Oktober 2020
Tak Perlu Menghujat Orang yang Utang untuk Kebutuhan Anak

Tak Perlu Menghujat Orang yang Utang untuk Kebutuhan Anak

3 November 2022
Sistem PayLater dan Normalisasi Budaya Berutang terminal mojok.co

Sistem PayLater dan Normalisasi Budaya Berutang

12 Desember 2021
teman utang terus cara menagih utang pusing karena utang melunasi utang pesugihan mojok.co

5 Strategi untuk Tetangga Saya yang Sudah Bosan Dimintai Utang Sahabatnya

26 Maret 2020
Sisi Gelap dari Pekerjaan Menjaga Pertashop Milik Bapak Sendiri (Foto milik penulis)

Sisi Gelap dari Pekerjaan Menjaga Pertashop Milik Bapak Sendiri

19 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026
Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

9 Agustus 2026
Takut ke Puskesmas karena malas hadepin antrean panjang (Unsplash)

Pergi ke Puskesmas itu tidak menakutkan, yang menakutkan menghadapi antrean panjang dan tidak tahu harus bertanya kepada siapa

10 Agustus 2026
Kontroversi [arfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

Kontroversi parfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

4 Agustus 2026
Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026
Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Kuliah S2, Sudah Bukan Waktunya Lagi S1

Bukan karena jenius, tapi kuliah S2 memang jauh lebih gampang ketimbang S1

8 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.