Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Nasib Mall Lippo Plaza Jogja yang Hidup Segan Mati Tak Mau

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
25 Februari 2024
A A
Nasib Mall Lippo Plaza Jogja yang Hidup Segan Mati Tak Mau Mojok.co

Nasib Mall Lippo Plaza Jogja yang Hidup Segan Mati Tak Mau (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Lippo Plaza Jogja perlu banyak berbenah.

Ada beberapa mal di Jogja yang bisa dikunjungi warganya. Walau ada beberapa, lokasi mal-mal itu hanya tersebar di Kota Jogja dan Kabupaten Sleman. Persebaran yang nggak rata ini terkadang membuat warga dari kabupaten lain, Bantul, Kulon Progo, dan Gunung Kidul iri. Mereka harus menempuh puluhan kilometer hanya demi ngemal. 

Akan tetapi, kali ini saya nggak akan membahas rasa iri itu. Tulisan ini ingin membahas Lippo Plaza Jogja, salah satu mal di Jogja yang tampak hidup segan mati tak mau. Entah kondisinya memang seperti itu atau nggak, tapi begitulah di mata pengunjungnya. 

Berat menghadapi persaingan

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, mal di Jogja ada beberapa, tapi tersebar di Kota Jogja dan Sleman saja. Nah, Lippo Mall Jogja adalah salah satu mal yang terletak di Sleman. Tepatnya di Jalan Laksda Adisucipto No 32-34 Yogyakarta. Posisi Lippo Mall Jogja berada di satu jalan lurus dengan Galeria Mall dan Ambarukmo Plaza. Mal ini juga nggak jauh dari Pakuwon Mall, Sahid J-Walk, dan Jogja City Mall.

Posisi mal yang nggak begitu jauh satu sama lain ini menyebabkan kompetisi yang sangat ketat. Kondisi ini kurang menguntungkan Lippo Plaza karena mal-mal lain punya keunikan sehingga terus mendatangkan pengunjung. Kalau Lippo Plaza nggak segera melampaui atau minimal mengimbangi kompetitiornya, saya rasa bukan nggak mungkin mal ini akan gulung tikar. 

Padahal seingat saya, mal ini pernah menjadi primadona melalui Seven Sky, tempat jajan dan hiburan di rooftop Lippo Plaza Jogja. Bahkan, saking ramainya, kendaraan yang keluar masuk area mal bisa menyebabkan macet sepanjang Jalan Adisucipto. Sekarang keadaannya sangat berkebalikan. Lippo Plaza Jogja sangat lengang, hanya ada beberapa kendaraan saja yang keluar masuk area mal. 

Izinkan saya menerangkan beberapa alasan yang membuat mal ini nggak begitu menarik di mata pengunjung. Alasan ini dari sudut pandang warga Jogja yang mengunjungi mal-mal demi refreshing dan mencari hiburan semata. 

Nggak ada yang spesial di Lippo Plaza Jogja

Menyambung sebelumnya, dahulu Lippo Plaza Jogja punya Seven Sky yang bisa mengundang banyak pengunjung. Namun saat ini, nggak ada yang menarik dari mal yang berdiri sejak 2015 itu. 

Baca Juga:

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

Gerai-gerai di dalam mal Lippo nggak jauh berbeda dari mal tetangganya. Paling pol keunikan Lippo Plaza Jogja hanyalah bioskop Cinepolis yang menjadi satu-satunya di Jogja. Namun, keunikan ini tidak begitu kuat karena mal-mal lain juga punya bioskop dari jaringan lain. 

Memang, dari sisi harga Cinepolis boleh lebih murah daripada jaringan bioskop lain. Namun, selisih harga yang nggak begitu signifikan belum bisa menjadi daya tarik dari bioskop ini. Itu mengapa Cinepolis belum bisa menjadi primadona Lippo seperti Seven Sky yang dahulu. 

Musala Lippo Plaza Jogja kurang nyaman

Fasilitas musala kerap kali kurang diperhatikan di tempat-tempat umum. Padahal fasilitas ini kerap menjadi pertimbangan sebelum seseorang mengunjungi tempat tertentu. Bukan tidak mungkin seseorang enggan mengunjungi suatu tempat karena tidak ada musala atau musala nggak nyaman. 

Saya beri sedikit gambaran kondisi musala di mal Lippo ini ya. Lokasinya berada di basement sehingga terasa pengap dan gerah. Ukurannya terbilang sempit dibandingkan mal-mal pada umumnya. Apalagi dibanding Masjid Al-Husna di Pakuwon Mall, jelas musala Lippo kalah jauh. 

Lippo Plaza Jogja bertahan karena segelintir orang

Terakhir saya ke Lippo Mall Jogja, mal itu seolah-olah hidup segan mati nggak mau. Gerai-gerainya kurang menarik dan minim pengunjung. Namun, mal ini tak kunjung gulung tikar mungkin karena masih dikunjungi oleh beberapa orang yang membutuhkannya. Misal, mereka yang membutuhkan pelayanan imigrasi. Daripada jauh-jauh antre dan ngurus paspor di kantor Imigrasi di Jalan Solo, banyak orang memanfaatkan layanan yang berada di mal. 

Selain layanan imigrasi, beberapa orang mengunjungi tempat ini karena ada acara-acara tertentu. Setahu saya agenda yang cukup rutin digelar di tempat ini adalah acara-acara fandom seperti lomba dance cover atau cosplay, exhibition, atau nobar. 

Pengunjung-pengunjung seperti ini memang berjasa dalam memperpanjang usia Lippo Mall Jogja. Namun, tidak tidak akan lama. Sebab, mereka berkunjung bukan untuk berbelanja. Kecil kemungkinan mereka jadi pengunjung setia. 

Menurut saya, Lippo Plaza Jogja tetap perlu upaya dan inovasi yang lebih besar demi mendatangkan pengunjung. Mungkin bisa dimulai dari rebranding dan menemukan keunikan yang bisa memikat warga Jogja. Jangan sampai tertinggal jauh dari kompetitornya kalau ingin tetap hidup dan nggak gulung tikar.  

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA J-Walk Mall Jogja Bikin Kapok Pengunjung yang Datang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Februari 2024 oleh

Tags: JogjaLippo Plaza JogjamallMall Lippo Jogja
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Daripada Bikin Malioboro, Ada Baiknya Magelang Fokus Wisata Seribu Candi Saja

Daripada Bikin Malioboro, Ada Baiknya Magelang Fokus Wisata Seribu Candi Saja

22 Mei 2022
Kuliner Jogja Olahan Tahu Senikmat Ayam Goreng Olive Chicken (Unsplash)

5 Kuliner Tahu di Jogja yang Segera Menyusul Olive Chicken Menjadi Makanan Khas Jogja

26 September 2023
Nggak Usah Sok Ngomong Bahasa Jawa Saat Belanja di Malioboro, Nggak Semua Pedagangnya Orang Jawa Kok!

Malioboro Tanpa Kendaraan Bermotor: Memangnya Sudah Siap?

27 Oktober 2020
Sudah Saatnya Jogja Bangun Lebih Banyak Jembatan Penyeberangan, Jalanan Jogja Makin Nggak Aman!

Pemerintah Jogja Harus Mulai Memikirkan Pengadaan Jembatan Penyeberangan Orang, biar Pejalan Kaki Tak Jadi Korban Kacaunya Lalu Lintas!

7 Desember 2024
Sisi Lain Juru Kunci Makam di Kuncen Wirobrajan Jogja yang Tak Diketahui Banyak Orang

Sisi Lain Juru Kunci Makam di Kuncen Wirobrajan Jogja yang Tak Diketahui Banyak Orang

12 September 2024
Jogja di Mata Orang Solo: Saya Tak Punya Cukup Alasan Membenci Jogja

Jogja di Mata Orang Solo: Saya Tak Punya Cukup Alasan Membenci Jogja

1 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kesamaan Prinsip From Doubter to Believer Liverpool & Tekkadan (Unsplash)

Liverpool dan Tekkadan Punya Kesamaan, Sama-sama Memegang Prinsip: From Doubter to Believer

3 Juni 2026
Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

6 Juni 2026
Suzuki GSX-R150, Motor Sport untuk Kalian yang Muak dengan Honda CBR dan Yamaha R15 suzuki hayate 125 motor suzuki shogun 110 suzuki access 125 motor suzuki nex crossover suzuki nex II

Suzuki Nex II Benar-benar Nggak Tahu Diri, Harganya Lebih Mahal dari Honda BeAT, tapi Fiturnya Masih Saja Tertinggal  

6 Juni 2026
Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

4 Juni 2026
Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan Mojok.co

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

4 Juni 2026
5 Barang Unik yang Saya Temukan di Facebook Marketplace, Surga yang Underrated

Facebook Marketplace, Titik Kumpul Barang Unik dan Berguna, sekaligus Surganya para Penipu

4 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.