Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Aturan Tidak Tertulis yang Perlu Kamu Ketahui Jika Ingin Ngopi di Toko Kopi Tuku Jogja

Rachelia Methasary oleh Rachelia Methasary
1 Mei 2025
A A
5 Aturan Tidak Tertulis yang Perlu Kamu Ketahui Jika Ingin Ngopi di Toko Kopi Tuku Jogja

5 Aturan Tidak Tertulis yang Perlu Kamu Ketahui Jika Ingin Ngopi di Toko Kopi Tuku Jogja

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau mau bahas soal perkopian di Jogja sih ya nggak ada habisnya. Padahal saya udah nggak tinggal di Jogja, tapi segala macam jenis coffee shop di Kota Pelajar ini ada aja yang menarik untuk dibahas. Salah satu yang sudah beberapa kali ditulis adalah Toko Kopi Tuku Jogja. Mulai dari perbandingannya dengan brand lain sampai pada masalah Tuku di Jogja dan Jakarta itu beda.

Sebagai fans berat kopi sejuta umat ini, saya mau menuliskan soal aturan tidak tertulis kalau kamu mau ngopi di Toko Kopi Tuku Jogja. Mungkin beberapa hal bisa diterapkan di Jakarta atau kota lain yang punya Tuku, tapi karena Jogja terlalu istimewa buat saya, yaudah mari kita bahas gerai yang ada di Kotabaru itu ya.

ADVERTISEMENT

Nggak usah bawa laptop, Tuku tidak WFC friendly

Kebanyakan coffee shop bisa banget buat laptopan, colokan dan wi-fi super kencang pun tersedia. Apalagi mejanya dibuat nyaman untuk belajar kayak di perpustakaan kampus. Bahkan, minimarket pun kini sudah ada yang mengusung konsep WFC friendly. Tapi mohon maaf, Tuku tidak demikian. Bukan hanya Tuku Jogja saja, kebanyakan gerai Tuku di Jabodetabek nggak proper buat bekerja.

Jadi, kalau kamu mau ngopi di Tuku Jogja, mending jangan bawa laptop. Sudah bawa berat, eh nggak cocok buat ngerjain tugas, kan sedih. Kamu tidak akan menemukan kursi dengan sandaran atau meja persegi untuk meletakkan laptopmu. Di Tuku Jogja hanya disediakan bangku besi bulat dengan meja kecil bulat juga dan itu hanya beberapa saja. Sisanya duduk di area seadanya.

Kalau indoor gimana? Ya sama saja, hanya ada kursi panjang tanpa meja.

Jangan cuma ngopi, cobain jajanan pasarnya, adanya di Jogja aja

Nggak afdol rasanya kalau ngopi tidak ada cemilan, minimal kentang goreng atau pisang goreng. Tapi tidak dengan Kopi Tuku Jogja, snack yang biasanya ada di coffee shop kekinian nggak ada. Ciri khas dari Tuku adalah Tukudapan (sebutan kudapan ala Tuku) yang beragam, seperti donat kampung, bolu wortel, lumpia, dan bolu aren. Pokoknya kue-kuean yang mengenyangkan deh.

Namun, Kopi Tuku Jogja punya ciri khas yang nggak akan kamu temui di cabang lain,  ada aneka jajanan pasar dan gorengan yang Jogja banget. Saya agak kaget saat melihat bagian etalase kue, banyak juga macamnya. Layaknya kue basah yang sering dijual di pasar atau pinggir jalan Jogja, seperti kue wajik, bolu warna-warni, cente aren, kue talam, arem-arem, pastel, tahu isi, dan masih banyak lagi. Jangan cuma beli Kopi Susu Tetangga aja, udah biasa itu. Cobain deh jajanan pasarnya.

Siapkan budget lebih karena merchandise-nya banyak banget dan lucu-lucu

Bukan Tuku namanya kalau nggak nyediain satu space buat pernak-pernik mereka yang menggemaskan. Kalau ke Tuku, saya pasti selalu cuci mata di area merchandise yang dinamakan Toserbaku. Nggak beli sih tapi senang aja lihatnya. Ada bermacam-macam asesoris rambut, notes, topi, totebag, gelas, tumbler, dan lain-lain. Pastinya ada logo Tuku yang simple itu.

Baca Juga:

Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru

Tegalrejo, kecamatan underrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita

Waktu saya bertandang ke Tuku Jogja, saya lebih kaget lagi. Ada satu ruangan cukup luas yang menyediakan produk Tuku dan lebih banyak jenisnya daripada di toko Jakarta. Malah kayak tempat jualan oleh-oleh. Selain yang saya sebutkan tadi, di Tuku Jogja juga menjual kaos polos, alat tulis, stiker-stiker lucu, dan lain-lain. Lebih beragam sih. Kamu yang ke sini harap siapkan uang lebih karena saya yakin kamu akan tergoda untuk membelinya.

Bagi kaum jompo, mending take away, kursi Kopi Tuku Jogja nggak enak dipakai duduk lama-lama

Aturan penting lain yang wajib diingat, khususnya bagi kaum jompo kayak saya, yaitu masalah tempat duduk. Jika kamu belum pernah ke Tuku, jangan bayangkan kedai kopi ini akan sama dengan cafe lain yang cocok buat nongkrong lama-lama. Salah satu ciri khas Tuku terletak di area dine-in yang hanya menyediakan beberapa bangku besi bulat beserta meja yang kecil juga. Begitupun di Jogja, nggak nyaman duduk kelamaan, kursinya bikin pegel.

Terlebih lagi yang sudah masuk usia kepala tiga ke atas. Daripada sakit punggung, saya lebih memilih take away. Atau, kalau ingin menikmati suasana Tuku sejenak, ya sudah duduk aja sebentar. Sampai detik ini saya masih penasaran sama konsep Tuku ini, apa pada dasarnya memang tidak didesain untuk kongkow terlalu lama. Bahkan, saya menemukan beberapa gerai di Jakarta khusus delivery saja. Untung kopinya enak.

Tempat parkir mobil terbatas, sebaiknya motoran saja

Toko Kopi Tuku Jogja terletak di Jalan Sajiono Kotabaru yang terletak persis di belakang Roemi Es Krim. Tuku Jogja mengusung tema vintage dan memanfaatkan rumah jadul khas Jogja untuk dijadikan toko kopi. Tentunya cabang ini merupakan yang paling unik dan estetik, banyak juga yang berfoto di depannya. Tapi, jangan harap area parkirnya luas ya, terutama untuk mobil. Di sini hanya muat beberapa mobil saja, ya paling 4 atau 5 lah ya. Untuk parkiran motor malah lebih luas di sepanjang Jalan Sajiono itu. Jadi, coba dipikirkan lagi mau bawa mobil atau motor atau mau ojol saja?

Beberapa hal di atas terlihat sepele. Akan tetapi, saya yakin akan menambah pengetahuanmu tentang Kopi Tuku Jogja. Bagi kamu yang udah pernah ke sana, coba kasih tahu saya aturan apa lagi yang harus dipahami?

Penulis: Rachelia Methasary
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 3 Perbedaan Tuku Jogja dan Tuku Jakarta, Saya Tulis Biar Orang-orang Nggak Kaget

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 April 2025 oleh

Tags: aturan tidak tertulisJogjakopi tuku jogja
Rachelia Methasary

Rachelia Methasary

Pustakawan di ibu kota yang senang ngopi, traveling, dan baca buku. Lebih memilih tempat yang sepi dan tenang karena introvert.

ArtikelTerkait

Membayangkan Sewon Bantul Tanpa ISI Jogja, Cuma Jadi Daerah Antah-berantah Mojok.co

Sisi Baik Kuliah di ISI Jogja, Kampus Seni Terbaik dengan Banyak Kelebihan yang Menyertai

4 Juni 2025
3 Kuliner Jogja yang Laris Manis di Daerah Asalnya, tapi Kurang Laku di Malang Mojok.co

3 Kuliner Jogja yang Gagal Menggoyang Lidah Orang Malang

1 Agustus 2024
Culture Shock Orang Jogja Saat Merantau ke Surabaya

Culture Shock Orang Jogja Saat Merantau ke Surabaya: Salah Saya Apa kok Dipisuhi Cak Cuk Terus?

5 September 2023
KKN di Kota Jogja Ternyata Nggak Mudah, Nggak Semua Mahasiswa Mampu. Mending Pikir Ulang Sebelum Terjun ke Sana  Mojok.co

KKN di Kota Jogja Nggak Mudah, Nggak Semua Mahasiswa Mampu. Mending Pikir Ulang Sebelum Terjun ke Sana 

23 Mei 2024

Waktu Terbaik Berkunjung ke Candi Prambanan dan Ratu Boko

28 November 2021
Adakah Dana Istimewa untuk Sampah yang Tidak Istimewa? TPST Piyungan, ASEAN Tourism Forum, Jogja krisis sampah di jogja bantargebang

TPST Piyungan, Tempat Terbaik untuk Membuka ASEAN Tourism Forum 2023

13 Januari 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Stop denial, sound horeg adalah diskotik yang dipaksa masuk desa (Unsplash)

Stop denial, sound horeg adalah diskotik yang dipaksa masuk desa hanya demi memuaskan ego merusak milik segelintir orang

17 Agustus 2026
Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru Mojok.co

Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru

22 Agustus 2026
Selain rumah makan Padang, usaha fotokopi juga identik dengan orang Minang Mojok.co

Selain rumah makan Padang, usaha fotokopi juga identik dengan orang Minang

23 Agustus 2026
Nostalgia Stasiun Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya Mojok.co

Nostalgia Stasiun di Kecamatan Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya

19 Agustus 2026
Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026
Klaten sejatinya bukan kota, tapi obat stres untuk wargi Jogja

Klaten sejatinya bukan kota, tapi obat mujarab buat wargi Jogja yang stres karena padatnya jalanan

19 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.