Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

Lima Gimmick Konser Musik Khas Band Indonesia yang Dirindukan di Masa Pandemi

Christianto Dedy Setyawan oleh Christianto Dedy Setyawan
9 Juli 2021
A A
7 Lagu Kangen Band Paling Underrated yang Pernah Diciptakan Lima Gimmick Konser Musik Khas Band Indonesia yang Dirindukan di Masa Pandemi terminal mojok.co

7 Lagu Kangen Band Paling Underrated yang Pernah Diciptakan Lima Gimmick Konser Musik Khas Band Indonesia yang Dirindukan di Masa Pandemi terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kehidupan manusia tidak dapat dipisahkan dari unsur seni. Salah satunya adalah seni musik yang tercipta melalui hasil kreasi, motivasi, inspirasi, refleksi, hingga kontemplasi. Bagi para penikmat musik, sehari tidak dengar alunan lagu rasanya ada yang kurang. Ibarat makan mie ayam tanpa ayam. Sebelum pandemi Covid-19 hadir, kita dapat datang ke konser musik guna meluapkan ekspresi dan bernyanyi bersama. Memang, sih, nyanyi di karaoke juga melibatkan ekspresi dan bisa bareng-bareng. Namun, hype-nya tetap saja beda.

Hadir di area konser musik yang tumplekk blekk dipenuhi lautan manusia, melihat band idolamu dari jarak dekat, ikutan lompat-lompat saat lagu dengan beat kencang muncul, menikmati musik dengan gelegar sound system yang langsung masuk ke kuping, hingga indahnya ber-sing along bersama penonton lainnya menjadi alasan kenapa nonton konser menjadi hal yang menyenangkan. Tak peduli apakah jarak pandangmu dihalangi pedagang minuman dingin yang berseliweran di depanmu seperti saat konser Jamrud di Mangkunegaran atau potensi gangguan kumpulan remaja yang melakukan gerakan moshing seperti waktu Endank Soekamti manggung di Maguwoharjo.

Di periode pandemi ini saya pernah nonton konser online, Prambanan Jazz Festival yang diwarnai insiden terpelesetnya Ardhito Pramono. Rasanya tetap beda, sih. Feel-nya beda dan belum lagi jika ada gangguan koneksi internet. Meski demikian, satu hal yang dirindukan dari konser offline adalah aksi panggung dari grup musik yang kita tonton. Aksi panggungnya dapat berupa gimmick yang menjadi ciri khas suatu band. Nonton online juga masih terlihat jelas sih, tapi yo tetep bedo wae rasane, Lurrr. Bagi kawula muda yang doyan nonton konser musik, lima gimmick khas band berikut ini pasti terkenang dalam pikiran.

#1 Ke kanan-kiri ala Sheila on 7

Konser musik dari band yang disebut-sebut nggak punya haters ini terbilang selalu ramai penonton. Sang vokalis, Duta, adalah penyanyi yang komunikatif saat manggung. Buktinya tampak saat lagu “Pemuja Rahasia” dilantunkan. Sebelum mulai nyanyi, Duta pasti minta lampu sekitar area konser digelapkan. Ia lalu minta para penonton untuk menyalakan lampu senter di hape seraya mengarahkannya ke panggung.

Yang khas dari gimmick ini adalah gerakan kanan kiri setelah ribuan senter hape menyala tadi. Sambil kedua tangannya mengarah ke atas dan bergerak ke arah kanan-kiri, ia akan memandu penonton mengikuti gerakannnya.

“Ke kanan kanan, kiri kiri. Kanan kanan, ke kiri kiri. Kanan kanan, kiri kiri. Kanan kanan, semuanya bernyanyi. Na na na… na na na na. Na nan a… na na na na na…”

#2 Senam kesegaran Souljah

Berkaitan dengan olah gerak, grup band reggae ini punya gimmick yang unik. Di pertengahan konser, duo vokalisnya yakni Danar dan Said akan menyajikan Senam Kesegaran Souljah (SKS). Di SKS ini Said berperan sebagai sosok yang mengenalkan gerakannya pada penonton dulu agar nanti mereka dapat mengikutinya. Saat SKS muncul, Danar turut memandu di posisi agak di belakangnya Said. SKS diawali dengan gerakan bergeser ke kanan selangkah, lalu ke kiri selangkah. Arah geser ke kanan disertai dengan tangan yang menunjuk ke langit sebelah kanan, begitu pula sebaliknya. Arah gerakannya dipandu melalui gerakan tangan Said.

Gerakan berikutnya adalah saat tangan Said melambai sempurna ke kiri dan kanan itu artinya adalah goper alias goyang baper. Saat SKS muncul, Danar menyanyikan sepotong lirik lagu “I’m Free” yang nanti dilanjutkan seutuhnya seusai SKS. Saat sesi goper ini mau nggak mau penonton dipicu untuk ikutan bergoyang. Lha iya to, musik reggae mosok ora goyang. Yo ora afdol to, Gaes.

Baca Juga:

4 Tempat Favorit yang Paling Sering Dikunjungi Pak Duta Sheila On 7 di Jogja

Mulai dari Nama Besar Hingga Banyaknya Pendengar di Platform Digital, Inilah Alasan Mengapa Band Bisa Punya Rate Harga yang Mahal  

#3 Kebo di konser Jamrud

Entah kenapa ketika menonton konser Jamrud rasanya disajikan aksi sangar dari musiknya plus guyonan yang bikin senyum-senyum sendiri. Gimmick di konser Jamrud dikomandoi oleh Azis sang gitaris. Pria yang sering manggung dengan bercelana pendek ini melemparkan gimmick dengan menjadikan Krisyanto sang vokalis sebagai umpannya.

Gimmick ini muncul di lagu “Ningrat”. Modenya adalah Kris menyanyikan lagu dari awal dan tepat di bagian lirik, “Ku ikut aja, cengar-cengir mirip kebo di sawah” musik berhenti tanpa ada suara kebo yang dikeluarkan. Setelah bagian inilah letak pancingannya dimulai. Azis akan bertanya pada Kris seperti ini.

Azis: “To, kayaknya kalau suara kebo lebih mirip anak-anak sini, deh.”

Kris: “Betul, Zis.”

Azis: “Yuk kita tes, ya. Kemarin kita main di kota lain suara kebonya kurang cocok. Nggak mirip.”

Kris: “Coba suaranya kebonya dong! (ke arah penonton)”

Azis: “Okeee.. tiga… empat …” (dan dilanjutkan suara penonton yang kompak menirukan suara kebo)

#4 Aksi romantis Kahitna

Kahitna dikenal sebagai band dengan lagu-lagu romantis yang joss gandhoss. Memiliki tiga vokalis membuat aksi panggung Kahitna saat konser tidak mungkin sebatas menyanyi dengan bagus dan kekompakan dalam berkoreografi saja. Gimmick yang Kahitna banget terletak sesaat sebelum tembang “Tak Sebebas Merpati” dinyanyikan.

Saat jeda lagu dan Yovie memainkan iringan musik pengiring bernada lirih, Hedi menunjuk salah satu penonton wanita untuk naik ke atas panggung. Cara penunjukannya terkadang dengan menghampiri langsung ke barisan penonton, kadang juga dengan mengajak penonton mengangkat tangan untuk ditunjuk dari atas panggung.

Jalannya gimmick kurang lebih begini. Pertama, Hedi datang dari arah kanan panggung untuk menggandeng tangan wanita tersebut sambil menyanyikan awal tembang, lalu ia tinggalkan. Dalam aksinya Hedi meletakkan tangan sang wanita ke dada Hedi. Berikutnya Carlo datang dari kiri panggung melanjutkan lagu sambil memeluk pinggang sang wanita dari belakang, berdiri saling berhadapan seraya memainkan rambut sang wanita, dan menempelkan jidatnya ke jidat cewek tersebut. Di sesi ini kadang diakhiri dengan aksi Carlo berlutut dan mencium pipi cewek yang pasti nggak akan bisa tidur nyenyak malam itu. Hehehe.

Selanjutnya setelah Carlo pergi, giliran Mario yang menghampiri cewek itu sambil menggandeng tangannya serta mengajak nyanyi bareng. Di sini Mario memandu sang cewek dengan membisikkan lirik lagu. Penutupnya setelah Mario pergi, Hedi datang dari kanan dan menggandeng penonton tersebut, dilanjutkan gerakan serupa dari Carlo dari kiri, dan terakhir Mario dari belakang. Pose terakhir dari gimmick yang bikin para penonton histeris ini ada di akhir lagu saat Mario mencium pipi penonton tersebut dari sisi kanan yang berbarengan dengan cium pipi dari Carlo di sisi kiri, plus Hedi yang berlutut dan mencium tangan perempuan itu.

#5 Tembang perkenalan personel Naif

Gimmick yang satu ini barangkali yang paling dirindukan mengingat Naif dikabarkan bubar belum lama ini. Gimmick ini berbentuk lagu yang mengenalkan personel Naif satu per satu. Lagunya bagus banget. Kurang lebih begini bunyinya.

David: Jarwo… (dinyanyikan dengan nada)

Jarwo: Apa? (juga dengan nada, dan seterusnya)

David: Coba mainkan!

Jarwo: Mainkan apa?

David: Hey mainkan gitar… (lalu dilanjutkan dengan aksi Jarwo memainkan gitar)

Dengan skema serupa, dilanjutkan pula ke Emil, Pepeng, dan terakhir pada David sendiri. Kesempurnaan gimmick ini dilengkapi dengan bunyi lirik selanjutnya.

“David, Emil, Pepeng, dan Jarwo bermain bersama di dalam satu band (2x). Mereka bermain bersama sampai kapan saja di dalam satu band. Mereka bermain bersama sampai nanti tua di dalam satu band. Tahukah kamu nama bandnya?(3x)”

Gimana, kamu kangen dengan gimmick yang mana hayooo?

BACA JUGA Nonton Konser Musik Metal Tanpa Berdiri dan Moshing? Ya Jelas Aneh, Lah! dan tulisan Christianto Dedy Setyawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: band indonesiaGaya Hidup TerminalJamrudKahitnakonser musikSheila on 7Souljah
Christianto Dedy Setyawan

Christianto Dedy Setyawan

Pencinta literatur yang hobi blusukan sejarah

ArtikelTerkait

Selain Pak Duta, Ini Alasan Sheila On 7 Digandrungi dan Bikin Meleyot Kaum Hawa Mojok.co

Selain Pak Duta, Ini Alasan Sheila On 7 Digandrungi dan Bikin Meleyot Kaum Hawa

28 Mei 2024
Betapa Tidak Masuk Akalnya Desain Pakaian Wanita dalam Game Fighting terminal mojok

Menggugat Desain Pakaian Wanita dalam Game Fighting yang Ramashok Blas!

12 Juni 2021
Level Prestisius Anak 2000-an Dilihat dari Jenis Koleksi Kertas Binder Mereka terminal mojok.co

Level Prestisius Anak 2000-an Dilihat dari Jenis Koleksi Kertas Binder Mereka

23 Juli 2021
rekomendasi warkop untuk warga kediri fast bar skripsian di coffee shop home brewer kopi cafe kafe coffee shop mojok

Mengenal Istilah Slow Bar dan Fast Bar pada Kedai Kopi

19 Juni 2021
marine pesisir barat pantai sumatera mojok

4 Bentuk Lahan Marine yang Perlu Diketahui Kalian yang Hobi Traveling

24 Mei 2021
freshcare minyak angin mojok

Freshcare, Minyak Angin Terbaik yang Pernah Ada

17 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kontrakan di Jogja itu Ribet, Mending Sewa Kos biar Nggak Ruwet, Beneran   pemilik kos

4 Kelakuan Pemilik Kos yang Bikin Jengkel Penyewanya dan Berakhir Angkat Kaki, Tak Lagi Sudi Tinggal di Situ

13 Maret 2026
9 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta Terbaik untuk Pemula Berkantong Cekak

Cari Mobil Bekas Murah buat Lebaran? Ini Motuba di Bawah 60 Juta yang Terbukti Nggak Rewel

14 Maret 2026
Jalan Raya Prembun-Wadaslintang, Jalur Penghubung Kebumen-Wonosobo yang Keadaannya Menyedihkan dan Gelap Gulita! wonosobo

Wonosobo, Kota Asri yang Jalanannya Ngeri, kalau Nggak Berlubang, ya Remuk!

13 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi (Unsplash)

KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi

17 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah
  • Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku
  • Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik
  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.