Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Laundry Adalah Kegiatan Rumah Tangga yang Paling Dihindari Ibu-ibu

Nurul Noviyanti oleh Nurul Noviyanti
11 Mei 2021
A A
Laundry Adalah Kegiatan Rumah Tangga yang Paling Dihindari Ibu-ibu terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Laundry menduduki peringkat pertama kegiatan kerumahtanggaan terlama versi saya. Dibanding urusan domestik lain, kegiatan satu ini paling ingin saya hindari. Alasannya karena bisa bikin bad mood. Bagi saya—ibuk-ibuk beranak dua—melihat tumpukan baju cukup membuat kacau pikiran. Butuh waktu panjang untuk meyelesaikan satu putaran laundry dalam sehari. Dimulai dari mencuci, menjemur, melipat, menyetrika, dan menyimpan pakaian. Malam selesai, pagi-pagi datang lagi si laundry. Kayak nggak capek-capek menyatroni saya.

Dalam proses laundry, mencuci dilakukan pada urutan pertama. Dulu ketika awal menikah, mencuci saya lakukan dua hari sekali. Semenjak sudah beranak pinak mencuci wajib dilakukan tiap hari tanpa pandang bulu tanggal merah sekalipun. Kalau menggunakan mesin manual alias mencuci dengan tangan, suami saya biasa merendam pakaian sesuai petunjuk kemasan detergen. 30 menit. Tidak lebih dan tidak kurang. Jadi, waktu merendam plus kucek bilas kurang lebih 60 menit. Cukup lama, kan?

Mencuci secara manual ini tentu lebih bersi, tapi pegel dan menyita waktu. Apalagi tangan kadang panas atau iritasi efek kontaminasi langsung dengan detergen. Untuk menghemat waktu, akhirnya saya memilih beli mesin cuci. Enak bisa disambi-sambi dan nggak perlu khawatir bau apek karena nggak kering di musim penghujan. Kan dibantu pengering. Hihihi. Tapi ya gitu, deh, suka masih banyak noda tertinggal di baju. Apalagi di baju anak-anak yang demen explore dan masih makan belajar makan. Wadidaw pokoknya!

Langkah kedua, menjemur. Karena dibantu mesin pengering proses jemur menjemur ini jadi lebih singkat. Kalau sinar matahari sangat bersahabat, satu jam sudah bisa diangkat. Nah, dulu saya pernah berada di titik “hujan tiap hari” dan jemuran nggak kering-kering. Bisa dua hari baru tuntas keringnya. Itu pun dengan bonus bau apek. Paling nggak pede kalau baju kerja jadi korban. Sudah semprot parfum seliter juga tetap nempel baunya. Yassalam!

Kemudian, mari kita masuk pada proses melipat pakaian! Idealnya setelah diangkat, pakaian tersebut langsung dilipat untuk menghindari pakaian keriting. Tetapi, karena suka menunda-nunda jadilah pakaian berakhir di keranjang sampai bertumpuk-tumpuk. Kalau sudah begitu, melihatnya saja malas apa lagi mau melipat. Biasanya kalau ada accident “tamu dadakan”, keranjang tumpukan baju tinggal disimpan di pojokan pake selimut atau tumpukan bantal biar terlihat estetik.

Berdasarkan pengalaman saya, melipat baju sebelum disetrika itu meringankan pekerjaan, lho. Ya nanti nyetrikanya nggak terlalu ngoyo. Kalaupun mau langsung dipakai juga nggak malu-maluin amat. Melipat baju yang digunakan satu keluarga yang terdiri dari 4 orang tanpa baju pergi sih cuma butuh waktu 30 menit. Itu pun dikerjakan sambil nonton Vincenzo.

Selanjutnya, kuy kita nyetrika! Pengalaman melakukan serangkaian laundry mengajarkan saya untuk skip langkah ini. Saya tim “Gerakan Tanpa Setrika”. Cukup baju kerja dan bepergian saja yang disetrika. Dulu saya konsisten menyetrika tiap weekend atau malam-malam ketika rasa lelah tak hinggap. Kayaknya tuh fardlu ‘ain menyetrika baju. Biar nggak ada kumannya lah, rapi lah, itu lah. Tapi sekarang bodo amat. Hayati lelah nyetrika pemirsa. Sependek yang saya tahu, tahap mencuci dan menjemurlah yang mengambil peran penting dalam mematikan kuman. Kalau mau terlihat rapi, tumpukan lipatan baju saja cukup bikin rapi juga, kok.

Terakhir, tahap menyimpan baju. Meskipun tinggal ditata dalam lemari, ini kan proses juga. Kalau saya sih pada waktu menyimpan dipisah berdasarkan kepemilikan dan peran baju. Yang paling seru baju anak-anak. Saya tata dengan teknik “Konmari Method“. Disimpan berdasar warna biar gampang memadupadankan. Marie Kondo juga menyarankan menata baju berdiri sehingga lemari muat banyak dan mudah dalam mengambil. Kalau pakai metode ini memang butuh lemari khusus. Bisa juga beli wadah atau bikin dari kardus. Lantaran lemari baju saya dan suami pakai model konvensional yang ditata model tumpuk, saya sering ngomel-ngomel saya suami. Pasalnya, tumpukan bajunya suka meleyot-meleyot bahkan berjatuhan. Bagi saya ini sudah polusi mata namanya.

Baca Juga:

Alasan Saya Bertahan dengan Mesin Cuci 2 Tabung di Tengah Gempuran Mesin Cuci yang Lebih Modern 

4 Dosa Pemilik Jasa Laundry yang Merugikan Banyak Pihak

Segitu banyaknya kan serenada laundry itu, Gaes! Ditambah bumbu-bumbu kekesalan yang sering terjadi ketika praktik laundry di rumah. Mungkin itulah alasan kenapa layanan binatu menjamur. Saya pun jadi mengerti kenapa dalam sebuah wawancara dengan Raisa tidak muncul pertanyaan tentang laundry, tapi mencuci piring dan ngepel. Dan selama 6 tahun berumahtangga jobdesk laundry ini tidak bisa tidak dibagi dua antara saya dan suami.

BACA JUGA Iklan Grab Terbaru Sangat Jenaka, Akting Kak Seto Melengkapi Unsur Komedinya dan tulisan Nurul Noviyanti lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 10 Mei 2021 oleh

Tags: Cuci BajuLaundrymencucipakaianpekerjaan rumah tanggasetrika
Nurul Noviyanti

Nurul Noviyanti

Ibu rumah tangga beranak dua.

ArtikelTerkait

kemeja batik

Pemakaian Batik yang Selalu Dihubungkan dengan Pergi Kondangan Itu Menyebalkan

29 Agustus 2019
laundry pakaian dalam

Laundry Pakaian Dalam Itu Sebenarnya Boleh atau Nggak, sih?

14 November 2021
4 Hal yang Wajib Dipahami jika Nggak Mau Kena Tipu Online Shop Pakaian Terminal Mojok

4 Hal yang Wajib Dipahami Biar Nggak Ketipu Online Shop Pakaian

22 Februari 2022
Jenis-jenis Pekerjaan Rumah Tangga Berdasarkan Level Kesulitannya

Jenis-jenis Pekerjaan Rumah Tangga Berdasarkan Level Kesulitannya

11 Juni 2020
Siasat Mencuci Pakaian di Laundry Self Service agar Lebih Hemat dan Nggak Ribet Mojok.co

Siasat Mencuci Pakaian di Laundry Self Service agar Lebih Hemat dan Nggak Ribet

15 September 2024
Perbedaan Sapu Jawa dan Sapu Sumatra: Bikin Culture Shock Pengguna

Perbedaan Sapu Jawa dan Sapu Sumatra: Bikin Culture Shock Pengguna

28 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Barang Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek-merek yang Sudah Besar Mojok.co

5 Produk Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek yang Sudah Besar

25 Februari 2026
Toyota Fortuner Mobil Mahal yang Terlihat Murahan karena Cara Berkendara Pengemudinya Mojok.co

Toyota Fortuner Mobil Mahal yang Jadi Terlihat Murahan karena Cara Berkendara Pengemudinya

23 Februari 2026
Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

23 Februari 2026
Trio Senator AS Roma: Mancini, Pellegrini, Cristante

Trio Senator AS Roma

23 Februari 2026
Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah (Wikimedia Commons)

Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah

24 Februari 2026
Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

27 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.