Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

3 Kuliner Probolinggo yang Direkomendasikan, Wisatawan Wajib Tahu

Ahmad Muflihus Syauqi oleh Ahmad Muflihus Syauqi
28 Januari 2026
A A
3 Kuliner Probolinggo yang Direkomendasikan, Wisatawan Wajib Tahu

3 Kuliner Probolinggo yang Direkomendasikan, Wisatawan Wajib Tahu (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya merasa bangga bisa lahir di Probolinggo. Kota ini penuh dengan kearifan lokal, adat, dan budaya yang menyatu antara Madura dan Jawa, sehingga menjadi unik. Meski sekarang saya tidak sedang berada di Probolinggo, hal itu tidak mengurangi kecintaan saya pada daerah ini.

Saat ini saya berada di perantauan untuk mengadu nasib. Terkadang di sela-sela jam istirahat, saya terlibat dalam obrolan dengan teman-teman kerja. Pembahasannya cukup unik, mulai dari rencana menikah, karier, sampai pembahasan umum seputar daerah masing-masing.

Pembicaraan kami pun sampai pada kuliner khas daerah masing-masing. Ketika giliran saya, pertanyaan teman-teman yang diajukan adalah, “Apa kuliner khas Probolinggo?”. Saya sempat kebingungan menjawabnya. Tapi akhirnya saya menjawab bahwa kuliner khas Probolinggo adalah tape karena banyak sekali penjual tape yang berjejeran di sepanjang perbatasan Palang, Probolinggo.

Alangkah kagetnya saya ketika justru ditertawakan oleh teman-teman. Mereka mengatakan kalau tape adalah kuliner khas Bondowoso, bukan Probolinggo. Bahkan mereka menyebut Probolinggo tidak punya kuliner khas alias krisis kuliner khas. Padahal nggak tahu aja mereka kalau Probolinggo punya beberapa kuliner khas yang nggak kalah enak dari daerah lain. Wisatawan wajib tahu.

Baca juga: Probolinggo Itu Kota di Jawa Timur, dan Kami Bukan Orang Madura meski Pakai Logat Madura.

#1 Kepiting olok dari Mayangan Probolinggo

Salah satu kuliner khas Probolinggo yang cukup terkenal adalah kepiting olok. Kuliner ini berasal dari daerah Mayangan. Kondisi geografisnya yang berdekatan dengan wilayah pesisir membuat hasil laut di sini melimpah. Hal ini mendukung warga untuk mengolah hasil laut secara kreatif.

Istilah “olok” sendiri merujuk pada kepiting yang masih muda dan biasanya terdampar di tepian pantai. Masakan khas ini memang mengandalkan kepiting muda yang kemudian diolah dan dicampur dengan berbagai bumbu rempah.

Tahapan awal membuat kuliner khas Probolinggo ini adalah merebus kepiting hingga matang. Setelah itu, kepiting digeprek agar bumbu bisa meresap hingga ke dalam daging. Siapkan bumbu racikan yang terdiri dari cabai, bawang putih, bawang merah, jahe, dan kemiri. Perpaduan bumbu tersebut menghasilkan cita rasa yang seimbang antara manis, gurih, dan pedas.

Baca Juga:

Pindang Tetel: Makanan Khas Pekalongan yang Nggak Masuk Akal tapi Wajib Dijajal

Sudah Saatnya Bandara di Indonesia Menjadi Ruang untuk Mempopulerkan Makanan Khas Daerah

#2 Nasek tongas, kuliner khas daerah Tongas Probolinggo

Nah, kuliner yang satu ini juga nggak kalah menarik. Kuliner ini berbahan utama nasi dan berasal dari daerah Tongas, tepatnya di sebelah barat Kota Probolinggo. Olahan ini hampir mirip dengan nasi bakar karena menggunakan metode masak sama.

Keunikan kuliner ini terletak pada nasinya yang berwarna hijau. Warna hijau tersebut dihasilkan dari sayur-mayur seperti bayam dan sawi. Sari dari sayuran tersebut kemudian dituangkan ke dalam nasi yang masih setengah matang. Ketika nasi sudah matang, aromanya menjadi sangat wangi.

Umumnya, nasek tongas disajikan dengan suiran ikan tuna sebagai topping dan dilengkapi daun kemangi sebagai penambah aroma sekaligus mempercantik tampilan. Meski nasek tongas belum terlalu populer, pemerintah daerah Probolinggo telah menetapkan kuliner ini sebagai salah satu makanan khas daerah.

#3 Nasi glepungan yang menggugah selera

Kalau kalian mampir ke Probolinggo, jangan lupa mencicipi kuliner satu ini, yakni nasi glepungan atau empog. Nasi glepungan adalah nasi yang dicampur olahan jagung atau singkong.

Selain mengenyangkan, kuliner satu ini dikenal rendah gula karena komposisi jagung atau singkongnya yang lebih dominan ketimbang nasi putih. Apalagi menyantap nasi ini dengan aneka lauk yang bikin ngiler. Biasanya pelengkap nasi glepungan terdiri dari ikan asin, sambal terasi, sayur urap atau daun kelor, serta tempe goreng.

Meski lauknya terkesan sederhana, cita rasanya yang khas membuat nasi glepungan mampu membangkitkan selera makan. Bagi warga Probolinggo, kuliner satu ini tidak sekadar hadir sebagai santapan harian, tapi juga merepresentasikan kearifan lokal dan nilai-nilai kesederhanaan.

Nah, itulah beberapa kuliner khas Probolinggo yang paling direkomendasikan. Sekarang sudah tahu kan kalau daerah ini sebenarnya menyimpan kekayaan kuliner yang tak kalah sedap? Pokoknya kalau mampir ke Probolinggo, jangan lupa cicipi makanan di atas, ya.

Penulis: Ahmad Muflihus Syauqi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Probolinggo Lebih Pantas Menyandang Julukan “Kota Mangga” ketimbang Indramayu.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Januari 2026 oleh

Tags: kepiting olokkuliner khaskuliner probolinggomakanan khasmasakan khasmasakan khas probolinggonasek tongasnasi glepunganprobolinggo
Ahmad Muflihus Syauqi

Ahmad Muflihus Syauqi

Pemuda Madura swasta yang menaruh perhatian terhadap seni, suka membaca dan menulis.

ArtikelTerkait

4 Warung Mi Kering Makassar yang Legendaris Terminal Mojok

4 Warung Mi Kering Makassar yang Legendaris

2 September 2022
Probolinggo Lebih Pantas Menyandang Julukan "Kota Mangga" ketimbang Indramayu

Probolinggo Lebih Pantas Menyandang Julukan “Kota Mangga” ketimbang Indramayu

29 Juni 2023
Kupas Tuntas Ragam Ketupat Sayur di Kota Bukittinggi terminal mojok

Kupas Tuntas Ragam Ketupat Sayur di Kota Bukittinggi

23 Agustus 2021
Paiton Probolinggo, Kecamatan Paling Menyedihkan di Jawa Timur (Unsplash)

Paiton Probolinggo yang Menyedihkan: Ketika Kehidupan Si Kaya dan Si Miskin Sangat Kontras dan Memprihatinkan

18 Februari 2025
5 Ciri Khas yang Melekat pada Warung Coto di Makassar Terminal Mojok

5 Ciri Khas yang Melekat pada Warung Coto di Makassar

31 Agustus 2022
Mengenal Kuliner Seafood Khas Kepulauan Riau yang Dijamin Enak! terminal mojok

Mengenal Kuliner Seafood Khas Kepulauan Riau yang Dijamin Enak!

15 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Purwokerto yang Membunuh Wisatanya Sendiri (Unsplash)

Purwokerto Murah? Murah untuk Siapa? Kenapa Warga Asli Tidak Merasakannya?

27 Maret 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

Mewakili Warga Tegal, Saya Ingin Menyampaikan Permintaan Maaf kepada Pemudik

28 Maret 2026
Plesir ke Telaga Sarangan Magetan Cuma Bikin Emosi, Mending ke Telaga Ngebel Ponorogo Mojok.co

Plesir ke Telaga Sarangan Magetan Cuma Bikin Emosi, Mending ke Telaga Ngebel Ponorogo

26 Maret 2026
10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata Mojok.co

10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata

26 Maret 2026
Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

1 April 2026
Makanan Malang yang Membuat Saya sebagai Perantau Kecewa, Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian Mojok.co

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

1 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”
  • Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan
  • Siswa Terpintar 2 Kali Gagal UTBK SNBT ke UB, Terdampar di UIN Jadi Mahasiswa Goblok dan Nyaris DO
  • “Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja
  • Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi
  • Derita Jadi PNS atau ASN di Desa: Awalnya Bisa Sombong Status Sosial, Tapi Berujung Ribet karena “Diporoti” dan Dikira Bisa Jadi Ordal

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.