Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Memilih Kuliah di Semarang Adalah Keputusan Terbaik yang Pernah Saya Buat dalam Hidup

Dimas Junian Fadillah oleh Dimas Junian Fadillah
31 Oktober 2025
A A
Memilih Kuliah di Semarang Adalah Keputusan Terbaik yang Pernah Saya Buat dalam Hidup

Memilih Kuliah di Semarang Adalah Keputusan Terbaik yang Pernah Saya Buat dalam Hidup

Share on FacebookShare on Twitter

Kuliah di Semarang adalah pilihan hidup terbaik yang pernah saya buat, dan tidak ada rasa sesal sedikit pun hingga kini

Dalam perjalanan hidup, setiap orang pasti dihadapkan pada keputusan besar yang tidak selalu mudah. Ada yang kelak membawa rasa syukur, tapi tak sedikit pula yang menimbulkan penyesalan. Salah satu momen penting itu bagi saya muncul saat menentukan kota dan kampus untuk melanjutkan studi. Di masa sekolah SMA, sebagian besar teman saya cenderung memilih Yogyakarta sebagai kota tujuan. Kota yang identik dengan pelajar dan suasana akademik yang kental.

Namun, saya justru mengambil jalan berbeda. Sejak awal, hati saya condong ke Semarang. Bukan karena gagal diterima di UGM atau UNY. Saya bahkan tidak mendaftar di kampus tersebut. Pilihan itu lahir dari keyakinan pribadi bahwa Semarang adalah tempat paling tepat untuk tumbuh dan belajar. Kini, setelah menuntaskan masa perkuliahan, saya semakin yakin bahwa keputusan itu adalah salah satu pilihan hidup terbaik yang pernah saya buat.

Ada beberapa alasan—atau lebih tepatnya “otak-atik gatuk”—yang membuat saya tidak menyesal memilih Semarang. Berikut ceritanya.

Jarak tempuh dengan daerah asal tentu jadi alasan pertama saya

Alasan pertama saya memilih kuliah di Semarang adalah faktor jarak dari kampung halaman. Meski saya suka touring dan menjelajah suatu daerah menggunakan motor, tetap saja jarak tempuh jadi pertimbangan penting. Dari Blora, perjalanan ke Semarang hanya sekitar tiga jam. Bandingkan dengan Yogyakarta yang bisa mencapai empat sampai lima jam, belum termasuk ongkos dan kondisi jalan.

Transportasi ke Semarang pun jauh lebih praktis. Ada jalur kereta dari Stasiun Cepu langsung ke Stasiun Poncol atau Tawang. Rute ke Jogja sekarang memang sudah tersedia, tapi harganya lebih mahal, antara Rp180.000–Rp480.000. Sementara tiket dari Cepu ke Semarang cuma Rp49.000–Rp75.000. Bayangkan kalau harus bolak-balik Cepu–Jogja rutin; tentu berat baik dari segi biaya maupun tenaga.

Jadi, memilih kuliah di Semarang selain logis dan efisien, tapi juga bisa lebih hemat waktu maupun biaya.

Semarang nggak kalah dari Jogja

Banyak orang masih beranggapan bahwa Yogyakarta adalah satu-satunya kota pelajar terbaik di Indonesia. Nggak sepenuhnya keliru, sih. Namun bagi saya, Semarang tetap memiliki daya tarik yang tak kalah potensial. Kota ini menawarkan keseimbangan antara sejarah dan modernitas—dari bangunan kolonial di Kota Lama hingga kampus-kampus besar yang menjadi pusat aktivitas mahasiswa dari berbagai daerah.

Baca Juga:

7 Kampus di Semarang Ini Bikin Kalian Yakin bahwa Semarang Adalah Tempat Terbaik untuk Menimba Ilmu

Segar, Jauh dari Stres, dan Nggak Hedon Adalah Alasan Saya Masuk Kampus UNNES, meskipun Dianggap Remeh

Semarang mampu menghadirkan atmosfer belajar yang dinamis dan terbuka. Kegiatan akademik berpadu dengan beragam aktivitas sosial, komunitas kreatif, serta ruang diskusi yang hidup. Di sini, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk cerdas di kelas, tetapi juga peka terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Bagi saya pribadi, Semarang bukan sekadar tempat menimba ilmu, melainkan ruang untuk menempa karakter dan memperluas pandangan hidup. Kota ini mengajarkan bahwa belajar bisa datang dari mana saja—dari kampus, pergaulan, hingga pengalaman sehari-hari. Itulah sebabnya, saya tidak pernah nyesel memilih Semarang sebagai kota untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Semarang juga menawarkan banyak prospek kerja atau peluang merintis usaha setelah lulus kuliah

Hal ketiga yang membuat saya yakin nggak menyesal kuliah di Semarang adalah peluang kerja yang cukup beragam setelah mentas perkuliahan. Bahkan hanya beberapa bulan setelah wisuda, saya bisa beruntung langsung mendapatkan pekerjaan. Walau memang nggak sesuai jurusan, sih. Meski demikian justru itulah yang membuat Semarang menarik. Di sini masih banyak pilihan karier dengan gaji UMR yang jauh lebih realistis, dibanding Jogja.

Selain menawarkan prospek pekerjaan tetap, kota ini juga ramah untuk yang ingin mencoba usaha kecil atau ingin menambah pemasukan dengan menggeluti kerja sampingan. Jadi, tetap ada ruang untuk belajar, berkembang, dan mencoba hal baru tanpa terlalu terbebani soal biaya hidup.

Tentu saja, Semarang tetap tidak menjamin semuanya akan jadi lebih mudah. Persaingan kerja tetap ada, apalagi untuk posisi bergaji tinggi atau strategis. Memulai dari posisi “biasa” itu wajar, dan usaha kecil pun nggak otomatis bisa langsung sukses. Perlu kerja keras, ketekunan, dan strategi di dalamnya. Intinya, kuliah di Semarang nggak serta merta menjamin hidup mulus, tapi kota ini memberikan peluang lebih realistis untuk terus belajar, beradaptasi, dan lebih berani dalam berinovasi.

Penulis: Dimas Junian Fadillah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 7 Kampus di Semarang Ini Bikin Kalian Yakin bahwa Semarang Adalah Tempat Terbaik untuk Menimba Ilmu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 31 Oktober 2025 oleh

Tags: biaya hidup di semarangkampus di semarangkampus terbaik di semarangkuliah di semarangrekomendasi kampus di semarang
Dimas Junian Fadillah

Dimas Junian Fadillah

Magister Administrasi Publik, tertarik menulis isu lokal, politik dan kebijakan publik.

ArtikelTerkait

Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

7 Kampus di Semarang Ini Bikin Kalian Yakin bahwa Semarang Adalah Tempat Terbaik untuk Menimba Ilmu

4 Oktober 2025
4 Tipe Mahasiswa yang Cocok Kuliah di Kota Semarang, Nggak Sembarang Orang Sanggup  Mojok.co jogja

4 Tipe Orang yang Sebaiknya Nggak Lanjut Kuliah di Semarang, Nggak Sembarang Orang Sanggup Menghadapi Kota Ini

29 Mei 2024
Semarang dan Segala Isinya yang Menyiksa Mahasiswa Cikarang (Unsplash)

Bagi Orang Cikarang, Kuliah di Semarang Bisa Sangat Menyiksa meski Akhirnya Jadi Cinta Mati

29 Februari 2024
UNDIP Semarang Saya Tolak demi Kuliah Dekat Rumah (Unsplash)

Saya Bersyukur Pernah Menolak UNDIP Semarang dan Lebih Memilih Kuliah di Universitas Swasta Dekat Rumah

3 Maret 2024
UNDIP dan UNNES Bukan Kampus Terbaik di Semarang, tapi UIN Walisongo (Unsplash)

Menolak UNDIP dan UNNES Menjadi Kampus Terbaik di Semarang karena Status Itu Milik UIN Walisongo

6 Maret 2024
Bisakah Bertahan Hidup di Semarang Selama Satu Minggu dengan Uang Rp100 Ribu? Bisa, Bisa Gila Maksudnya

Bisakah Bertahan Hidup di Semarang Selama Satu Minggu dengan Uang Rp100 Ribu? Bisa, Bisa Gila Maksudnya

13 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata Mojok.co

Kebumen: Banyak Pantainya, tapi Belum Jadi Primadona Wisata Layaknya Yogyakarta

21 April 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal

22 April 2026
Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli Mojok.co

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

23 April 2026
7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

Terima Kasih Indomaret, Berkatmu yang Semakin Peduli dengan Lingkungan, Belanjaan Jadi Sering Nyeprol di Jalan Gara-gara Plastik yang Makin Tipis

20 April 2026
Konten Tutorial Naik Pesawat Nggak Norak Sama Sekali, Justru Amat Penting buat Mayoritas Rakyat Indonesia

Konten Tutorial Naik Pesawat Nggak Norak Sama Sekali, Justru Amat Penting buat Mayoritas Rakyat Indonesia

20 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”
  • Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang
  • Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat
  • Pasar Wiguna Sukaria Edisi 102 Padati Vrata Hotel Kalasan, Usung Semangat “Wellness” dan Produk Lokal

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.