Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

4 Tindakan Curang Kuli Bangunan yang Bikin Kantong Jebol

Muhammad Mundir Hisyam oleh Muhammad Mundir Hisyam
14 Januari 2024
A A
4 Tindakan Curang Kuli Bangunan yang Bikin Kantong Jebol Mojok.co

4 Tindakan Curang Kuli Bangunan yang Bikin Kantong Jebol (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya punya beberapa teman yang pernah bekerja sebagai kuli bangunan. Mereka menceritakan beberapa tindakan curang yang kerap dilakukan kuli demi keuntungan pribadi. Tindakan curang ini merugikan banyak pihak, terutama pemberi kerja.  

Mungkin sudah banyak yang mengetahui beberapa tindakan curang ini, tapi ada juga yang belum. Bagi kalian yang belum tahun, wajib membaca dengan seksama tulisan ini supaya kantong kalian nggak jebol ketika membangun rumah kelak. Kuli yang tidak amanah nyata ada dan banyak di Indonesia. 

#1 Jam kerja kuli bangunan lebih pendek dari semestinya

Tidak berbeda dengan pekerjaan full time di bidang lain, hitungan upah kuli bangunan adalah 8-9 jam kerja dalam sehari. Namun, teman saya mengatakan, banyak kuli yang jam kerjanya lebih pendek daripada seharusnya. Mereka biasanya mengambil waktu istirahat yang panjang, sehingga jam kerjanya mungkin hanya 6-7 jam saja. 

Apalagi kalau musim hujan. Kuli bangunan sangat gabut. Kata teman saya, kalau hujan dan proyek tidak memungkinkan digarap, mereka hanya nyantai-nyantai saja, merokok dan ngopi hingga hujan reda. 

#2 Pekerjaan sengaja molor agar terus digaji

Tindakan curang yang satu ini saya kira sudah nggak asing lagi. Sudah banyak yang menjadi korbannya. Banyak kuli nggak amanah yang sengaja mengerjakan proyeknya lebih lama agar terus bekerja dan digaji. Kalau suatu proyek dengan cepat dikerjakan, mereka harus mencari proyek lain yang datangnya tidak pasti. 

Asal tahu saja, upah harian kuli bangunan sekitar Rp75.000-100.000 per hari. Mereka terus digaji selama proyek atau bangunan belum jadi. Kuli yang memperpanjang pengerjaan proyek jelas bikin kantong jebol pemberi kerja. 

#3 Hasil yang mengecewakan

Hasil yang mengecewakan kerap dialami oleh pemberi kerja dengan sistem borongan. Artinya, pemberi kerja menyewa kuli untuk mengerjakan proyek dalam jangka waktu tertentu. Sebenarnya tujuan sistem borongan ini baik yaitu supaya kuli tidak molor dalam pengerjaannya. Sayangnya, kuli bangunan dengan sistem borongan kerap kali tidak maksimal dalam pengerjaannya. Ujung-ujungan pemilik proyek harus menelan dana lagi untuk memperbaiki yang kurang. 

#4 Material bangunan diembat oknum kuli bangunan

Nah, ini yang paling parah. Ada teman saya yang bercerita, ternyata ada oknum yang sengaja membawa pulang material atau bahan bangunan dari proyek yang sedang dikerjakan. Bukan material yang kecil seperti palu atau semacamnya, oknum ini bisa membawa keramik sekardus hingga semen sekarung. Biasanya oknum-oknum ini melakukan aksinya di proyek-proyek besar supaya tidak ketahuan. 

Baca Juga:

5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota

Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku

Bukannya mau merendahkan pekerjaan kuli bangunan, hanya saja saya ingin mengingatkan kepada pembaca sekalian kalau kuli tidak amanah itu banyak. Itu mengapa kalian perlu berhati-hati ketika kelak menggunakan jasa kuli untuk membangun rumah atau hal lain. Awasi dan hitung betul-betul, jangan sampai kantong kalian jebol karena ulang curang para kuli. 

Penulis: Muhammad Mundir Hisyam
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Pengalaman Saya Menjadi Kuli Bangunan Selama Satu Hari

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Januari 2024 oleh

Tags: kulikuli bangunankuli curangproyekRumah
Muhammad Mundir Hisyam

Muhammad Mundir Hisyam

Perenung andal.

ArtikelTerkait

Pengalaman Saya 6 Tahun Jadi Kuli Batako Profesional

Pengalaman Saya 6 Tahun Jadi Kuli Batako Profesional

10 Februari 2022
Kuli Bangunan Licik Bikin Pemilik Rumah Rugi Bandar, Material Bangunan hingga Upah Dimanipulasi Semua Mojok.co

Kuli Bangunan Curang Bikin Pemilik Rumah Rugi Besar, Material Bangunan hingga Upah Dimanipulasi Semua

13 Juni 2025
memborong rumah perumahan banguntapan mojok

Memborong Rumah untuk Investasi: Cuan bagi Pengusaha, Bencana bagi Rakyat Jelata

9 Oktober 2021
Mengenal Makna Joglo, Rumah Tradisonal Khas Jawa terminal mojok

Mengenal Makna Joglo, Rumah Tradisional Khas Jawa

21 September 2021
rumah daerah persawahan

Ingin Punya Rumah di Daerah Persawahan? Pikir-pikir Lagi

29 Oktober 2021
Rumah Atap, Hunian Populer bagi Tokoh Drakor dan Warga Korea Selatan terminal mojok

Rumah Atap, Hunian Populer bagi Tokoh Drakor dan Warga Korea Selatan

9 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026
Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan Mojok.co

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

4 Juni 2026
Indomaret Tutup, Orang Dewasa Depresi Bakal Makin Stres (Unsplash)

Membayangkan Semua Gerai Indomaret Tutup: Ibu-Ibu Merana Kehilangan Promo Minyak Goreng, Orang Dewasa Stres Makin Depresi Kehilangan Kursi Besi Andalan

1 Juni 2026
Kebiasaan di Hajatan Pedesaan yang Nggak Masuk Akal kondangan jawa tengah

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

7 Juni 2026
Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

3 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.