Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kota Malang Mirip Bandung: Sama-Sama Adem dan Sejuk, tapi Lebih Rapi dan Terawat

Intan Permata Putri oleh Intan Permata Putri
8 Maret 2026
A A
Malang Hari Ini Adalah Definisi Cantik tapi Toxic (Unsplash) bandung

Malang Hari Ini Adalah Definisi Cantik tapi Toxic (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak orang sering mengatakan bahwa Kota Malang punya suasana yang mirip dengan Bandung. Katanya sama-sama sejuk, sama-sama kota pelajar, dan sama-sama dikelilingi pegunungan. Awalnya saya tidak terlalu percaya dengan perbandingan itu. Dalam bayangan saya, setiap kota pasti punya karakter yang berbeda. Rasanya terlalu berlebihan jika Malang disebut-sebut sebagai “Bandung versi lain”.

Namun rasa penasaran akhirnya membuat saya memutuskan untuk datang langsung ke Malang. Bukan sekadar mampir satu atau dua hari, saya sengaja mengambil waktu liburan cukup lama, sekitar tujuh hari. Tujuannya sederhana ingin melihat sendiri apakah benar suasana Malang memang mirip dengan Bandung seperti yang sering diceritakan banyak orang.

Hari pertama di Malang

Hari pertama tiba di Malang, kesan yang langsung terasa adalah udaranya yang adem. Tidak terlalu panas seperti beberapa kota lain di Jawa Timur. Ketika pagi hari, udara terasa segar dan cukup dingin, terutama jika kita berjalan di area yang banyak pepohonan. Saat itu saya langsung teringat dengan suasana pagi di Bandung yang juga terkenal sejuk.

Tetapi setelah beberapa hari berjalan-jalan di berbagai sudut kota, saya mulai merasakan perbedaan yang cukup jelas. Malang memang punya udara yang mirip dengan Bandung, sama-sama berada di daerah yang dikelilingi pegunungan. Namun ada satu hal yang menurut saya cukup menonjol: kota ini terasa lebih rapi dan terawat.

Di beberapa ruas jalan utama, tata kotanya terlihat cukup tertib. Trotoarnya relatif bersih, taman-taman kota terlihat dirawat, dan banyak area hijau yang membuat kota terasa lebih nyaman dipandang. Ketika berjalan kaki di sekitar pusat kota, suasananya terasa santai dan tidak terlalu semrawut.

Saya juga sempat mengunjungi beberapa taman kota yang cukup terkenal di Malang. Salah satunya adalah Alun-Alun Kota Malang. Tempat ini menjadi ruang publik yang cukup menyenangkan. Rumputnya tertata rapi, banyak keluarga yang datang untuk bersantai, dan suasananya terasa hidup tanpa terasa terlalu padat.

Berbeda dengan pengalaman saya saat berada di Bandung, yang dalam beberapa tahun terakhir terasa semakin padat dan ramai. Kemacetan di beberapa titik kota sering membuat suasana terasa lebih hectic. Malang juga tentu punya keramaian, tetapi skalanya terasa sedikit lebih santai.

BACA JUGA: Malang Menyiapkan Banyak Jebakan bagi Mahasiswa Baru yang Nggak Siap dan Tidak Kuat Iman

Baca Juga:

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua

7 hari di Malang

Selama tujuh hari di Malang, saya mencoba berjalan-jalan ke berbagai tempat, mulai dari kawasan kampus, pasar, hingga beberapa tempat wisata di sekitarnya. Yang menarik, kota ini terasa cukup nyaman untuk ditelusuri tanpa harus selalu terburu-buru. Banyak jalan yang dipenuhi pohon besar, membuat suasana kota terasa teduh.

Kehidupan kotanya juga terasa cukup hidup karena Malang dikenal sebagai kota pelajar. Banyak mahasiswa dari berbagai daerah datang untuk kuliah di sini. Kehadiran mereka membuat banyak tempat makan, kafe kecil, dan warung sederhana berkembang di sekitar kampus. Suasananya mengingatkan saya pada beberapa kawasan mahasiswa di Bandung.

Baca halaman selanjutnya

Malang begitu teratur

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 10 Maret 2026 oleh

Tags: Bandungcuaca di bandungcuaca di malangMalang
Intan Permata Putri

Intan Permata Putri

Mahasiswa semester akhir Institut Teknologi Sumatera yang sedang tertarik dengan isu-isu sosial dan lingkungan. Pernah nulis di Wattpad.

ArtikelTerkait

Orang Bandung Lebih Senang Berwisata ke Ciater, Subang daripada Lembang Mojok.co

Orang Bandung Lebih Senang Berwisata ke Ciater, Subang daripada Lembang

25 Januari 2025
Kultur Ngopi di Malang: Dipenuhi Mahasiswa, Mirip Yogyakarta

Kultur Ngopi di Malang: Dipenuhi Mahasiswa, Mirip Yogyakarta

1 September 2022
Sisi Terang Jogja di Mata Orang Bandung (unsplash)

Sebagai Orang Bandung, Saya Bersyukur Bisa Merantau dan Kuliah ke Jogja

17 Mei 2025
5 Rekomendasi Tempat Berburu Takjil di Malang. Takjil Hunter, Merapat!

5 Rekomendasi Tempat Berburu Takjil di Malang. Takjil Hunter, Merapat!

4 April 2022
Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Nggak Menyesal Kuliah di Malang  Mojok.co wisata di malang surabaya

7 Tempat Wisata yang Overrated di Malang. Memangnya Masih Ada yang Spesial?  

18 Juli 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Tradisi lek-lekan di hajatan perkawinan diam-diam bikin biaya bengkak  Mojok.co

Tradisi lek-lekan di hajatan pernikahan diam-diam bikin biaya bengkak 

18 Agustus 2026
Jabatan korlas SD kini jadi momok bagi orang tua murid karena ada saja dramanya Mojok.co

Jabatan korlas SD kini jadi momok bagi orang tua murid karena ada saja dramanya

19 Agustus 2026
Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura Mojok.co

Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura

20 Agustus 2026
Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda Mojok.co

Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda

18 Agustus 2026
KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar Mojok.co

KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar

20 Agustus 2026
Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima Mojok.co

Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima

18 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.