Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Konvoi Moge Itu Nggak Keren, Justru Mimpi Buruk bagi Pengguna Jalan Lain

Deddi Imanul Rahmadian oleh Deddi Imanul Rahmadian
11 Januari 2024
A A
Konvoi Moge Itu Nggak Keren, Justru Mimpi Buruk bagi Pengguna Jalan Lain Mojok.co

Konvoi Moge Itu Nggak Keren, Justru Mimpi Buruk bagi Pengguna Jalan Lain (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Konvoi moge (motor gede) mungkin dianggap keren di mata peserta konvoi. Ya kapan lagi mereka bisa memamerkan motor seharga ratusan juta itu di jalanan. Apalagi dilakukan bersama pengendara moge lain, pasti jadi pengalaman tidak terlupakan bagi mereka. 

Tidak hanya menjadi pengalaman tidak terlupakan bagi pengendaranya, konvoi moge juga tidak terlupakan bagi pengguna jalan lain. Konvoi seperti ini adalah mimpi buruk. Konvoi hanya bikin bising hingga macet. Pokoknya hobi yang satu ini serba merepotkan pengguna jalan lainnya, nggak ada keren-kerennya!

Bising dan bikin macet

Sudah pernah dengar suara motor gede? Satu motor gede berisiknya minta ampun. Kalau kalian tinggal di kompleks, orang-orang bisa dengan mudah mengenali pemilik motor gede sedang pergi atau pulang hanya dari suaranya. Iya sebegitu khas dan kencangnya suara moge. Nah, bisa dibayangkan bagaimana suasana konvoi moge. Bisingnya minta ampun. 

Bagi yang tidak biasa dengan kebisingan, suara kendaraan ini  bisa menimbulkan ketidaknyamanan. Apalagi kalau kalian sedang berkendara, seperti ada rasa kaget dan was-was ketika mendengarnya. Kalau kalian sedang sial dan harus berbagi jalan dengan pengendara motor gede, pastikan kalian meningkatkan konsentrasi. 

Tidak hanya polusi suara, konvoi moge merepotkan pengguna jalan lain karena memicu kemacetan. Ya bagaimana tidak macet, ukuran satu kendaraan yang cukup besar, belum jumlah peserta konvoi yang biasanya tidak sedikit. Dijamin peserta konvoi akan memenuhi seluruh jalur jalan. Pergerakan pengguna jalan lain jadi terbatas, macet tidak terhindarkan. 

Bahkan, tidak jarang ditemui suatu jalan ditutup sementara demi konvoi moge bisa melintas dengan bebas. Tentu penutupan jalan seperti ini sudah mendapat izin dan melibatkan pihak-pihak yang berwenang. Namun, tetap saja, penutupan jalan bisa menimbulkan kemacetan, apalagi di jam-jam padat.

Kalau tidak ingin terjebak kemacetan sebenarnya pengguna jalan bisa memutar memilih jalan lain. Eh sebentar, tapi jalan kan milik bersama ya, kok bisa-bisanya pengguna jalan lain yang mengalah hingga rela memutar. Sungguh tidak adil. Apalagi demi hal-hal yang tidak krusial seperti konvoi motor gede.  

Satu-satunya pelajaran dari konvoi moge

Saya berpikir cukup keras untuk melihat sisi positif konvoi moge. Kalau memang harus memetik pelajaran dari hobi mahal ini, konvoi moge menyadarkan masyarakat bahwa ada lho kelompok orang yang mampu membeli motor seharga ratusan juta. Asal tahu saja, moge atau motor gede adalah motor dengan kapasitas 250 cc. Moge dikenai pajak barang mewah atau PPnBM mulai dari 60 persen hingga 125 persen. Itu mengapa pemilik moge identik dengan orang-orang yang berlimpah harta. Jadi kalau di berita tersiar kabar pejabat publik punya moge, masyrakat bisa lebih kritis mempertanyakan sumber kekayaannya.

Baca Juga:

Lalu Lintas Medan Terlalu Barbar untuk Perantau Asal Surabaya seperti Saya

Jalan Persatuan UGM Surganya Kuliner, tapi Neraka bagi Pengendara dan Pejalan Kaki

Tentu butuh kantong yang super tebal untuk menekuni hobi yang satu ini. Sudah hobi yang mahal, banyak nggak disukai pengendara jalan lainnya lagi. Apa nggak ingin cari hobi lain saja? 

Penulis: Deddi Imanul Rahmadian
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Dear Para Cowok, Nggak Semua Cewek Suka Moge, Ini Alasannya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Januari 2024 oleh

Tags: konvoikonvoi mogelalu lintasmogemotor gedePengguna Jalan
Deddi Imanul Rahmadian

Deddi Imanul Rahmadian

Seorang pendidik yang memilih untuk melabuhkan ilmunya di pelosok desa. Menjadi jembatan bagi mimpi anak-anak daerah agar tetap tegak menatap masa depan.

ArtikelTerkait

Tegal di Mata Pendatang: Berkendara di Tegal Ngeri-ngeri Sedap, Warga Lokal Banyak yang Ugal-ugalan di Jalan

Tegal di Mata Pendatang: Berkendara di Tegal Ngeri-ngeri Sedap, Warga Lokal Banyak yang Ugal-ugalan di Jalan

3 Maret 2024
Supeltas Solo: Hadir Raganya, Terabaikan Jasanya

Supeltas Adalah Simbol Betapa Nggak Becusnya Polisi Lalu Lintas Kita

29 Mei 2023
Sopir Truk Ugal-ugalan, Makhluk Paling Menyeramkan di Jalanan yang Bikin Trauma Mojok.co

Sopir Truk Ugal-ugalan, Makhluk Paling Menyeramkan di Jalanan yang Bikin Trauma

3 April 2024
7 Dosa Ultimate yang Biasa Orang Indonesia Lakukan sebagai Pengguna Jalan terminal mojok.co

7 Dosa Ultimate yang Biasa Orang Indonesia Lakukan sebagai Pengguna Jalan

12 Januari 2021
Saya Justru Menyesal Tidak Jadi Kuliah di Jogja pariwisata jogja caleg jogja

Jogja Istimewa, tapi Pengguna Jalannya Bikin Sengsara!

28 Juni 2023
Pengendara Motor Matic Knalpot Brong, Jenis Pengendara yang Paling Menyebalkan dan Wajib Dihujat!

Pengendara Motor Matic Knalpot Brong, Jenis Pengendara yang Paling Menyebalkan dan Wajib Dihujat!

18 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

22 Februari 2026
Ironi Lumajang: Dekat dengan Laut, tapi Sulit Menemukan Seafood

Ironi Lumajang: Dekat dengan Laut, tapi Sulit Menemukan Seafood

25 Februari 2026
Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

25 Februari 2026
Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja (Unsplash)

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

24 Februari 2026
Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

25 Februari 2026
Bakpia Kukus Tidak Layak Pakai Nama Bakpia Asli Jogja (Unsplash)

Bakpia Kukus Tidak Layak Menyandang Nama “Bakpia” karena Ia Bolu Kukus yang Mengaku sebagai Kuliner Asli Jogja

21 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali
  • Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya
  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.