Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Personality

Kesialan Saya yang Selalu Kesulitan Menghafal Jalan

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
27 Juni 2019
A A
menghafal jalan

menghafal jalan

Share on FacebookShare on Twitter

Sewaktu kuliah, dijelaskan oleh salah satu dosen bahwa kecerdasan manusia itu terbagi menjadi beberapa bagian. Ada kecerdasan musikal, linguistik, interpersonal, visual dan spasial, kinestetik, dan lain sebagainya. Yang jelas itu semua mengacu pada teori dari beberapa tokoh.

Sebagai mahasiswa yang baik dan ingin cari perhatian ke dosen, kemudian saya bertanya apakah mungkin jika seseorang memiliki banyak kecerdasan atau semua kecerdasan yang ada. Pada saat itu, dosen saya menjawab sangat mungkin tetapi sulit. Sebab, biasanya dalam diri seseorang ada kecerdasan yang dominan ada pula yang kurang—bukan berarti tidak memiliki sama sekali.

Terakhir saya mengikuti psikotes adalah saat wawancara kerja, salah satunya ada alat tes yang mengukur tingkat kecerdasan. Saya memang sudah sepenuhnya menerima jika kecerdasan saya tergolong rata-rata atau terbilang biasa saja. Namun, rasanya masih berat bagi saya mengakui bahwa kecerdasan visual-spasial saya mungkin termasuk rendah—khususnya dalam mengingat atau menghafal jalan juga bangun ruang saat berada di suatu tempat.

Sebelum familiar dengan Maps—termasuk memiliki handphone yang terdapat aplikasinya—saya selalu kesulitan dan khawatir jika jalan-jalan ke suatu tempat. Lebih tepatnya sih takut nyasar. Entah kenapa saya mengakui kurang pintar dalam mengingat jalan. Meski berangkat dan pulang melalui jalan yang sama, bukan hanya satu atau dua kali saya bisa nyasar—bahkan sampai beberapa kali.

Tidak usahlah ke tempat yang baru, ke tempat atau jalan familiar yang biasa dilalui di domisili sendiri saja masih seringkali nyasar. Pernah bahkan dalam kondisi panik—dan hampir menangis—saya menelfon teman untuk minta diarahkan jalan pulang. Teman saya puas menertawakan sambil mengarahkan jalan melalui telfon. Pada saat itu saya merasa blank sehingga buta jika melihat peta—aplikasi Maps.

Bukan hanya soal jalan, beberapa kali saya nyasar di beberapa mall besar. Bagi saya, melihat tempat dengan banyak blok dan pembatas terbilang memusingkan—dan merepotkan—karena harus menghafal banyak belokan dan apa yang menjadi patokan jika ingin kembali ke tempat semula—ke parkiran misalnya.

Mungkin benar apa yang pernah dikatakan teman saya sewaktu kuliah, saya orangnya tidak bisa hidup sendiri—bukan soal cinta—karena ketergantungan saya dengan keberadaan orang lain cukup tinggi alias sulit hidup mandiri. Apalagi dengan fakta bahwa saya sulit sekali mengingat atau menghafal jalan, dapat dipastikan butuh seseorang yang bisa mendampingi saya jika berada dalam suatu perjalanan.

Hal tersebut menjadikan saya seringkali enggan jika harus sendiri dalam bepergian khususnya ke tempat baru. Di wilayah sendiri saja masih seringkali nyasar, apalagi di tempat yang baru. Dengan alasan itu, sudah jelas saya tidak mungkin menjadi seorang travell blogger—kecuali pada akhirnya saya memberanikan diri.

Baca Juga:

Tolong, Jadi Pengajar Jangan Curhat Oversharing ke Murid atau Mahasiswa, Kami Cuma Mau Belajar

Mengukur Kecerdasan Seseorang kok Dilihat dari Hafal Nama Ibu Kota? Kalian Sehat?

Hal itu juga yang membuat saya kurang begitu tertarik untuk melakukan perjalanan wisata alam termasuk mendaki gunung yang pastinya saya akan semakin kesulitan jika tersesat sendirian. Bagi saya, jalan-jalan ke mall atau pusat perbelanjaan sudah cukup untuk dijadikan hiburan—selain olahraga, bermain musik, atau membaca.

Bukannya sombong dengan tidak mau mencoba bergabung dengan segala aktivitas teman yang dilakukan, tapi saya merasa memiliki cara sendiri untuk membuat paling tidak merasa nyaman dan bahagia dalam melakukan sesuatu meski hanya sekadar berdiam diri di rumah. Satu yang pasti, hal tersebut tidak menjadikan saya mengklaim diri sendiri sebagai seseorang yang introvert—hanya punya cara sendiri saja dalam menikmati kebiasaan.

Dengan adanya kecanggihan teknologi beserta aplikasinya, saya merasa terbantu dan dimudahkan khususnya sewaktu ada dalam perjalanan. Apalagi dengan adanya aplikasi Maps juga Waze, semua hanya tinggal melihat arah jalan melalui layar handphone. Perlahan, saya mulai bisa membaca peta berbentuk digital tersebut tanpa harus nyasar di suatu tempat.

Dan jika kecanggihan teknologi tidak berfungsi karena kendala teknis—baterai habis pun dengan powerbank—cara lama atau tradisional masih bisa digunakan dan terbilang efektif, bertanya langsung saja pada orang atau warga di sekitar ya, Bambang. Sebagaimana pepatah lama katakan, malu bertanya sesat di jalan. Tapi, saran saya sih, jangan terlalu sering atau selalu bertanya untuk segala hal, bukannya terlihat kritis dan keren, malah menyebalkan.

Terakhir diperbarui pada 13 Januari 2022 oleh

Tags: Curhatkecerdasan manusialupa jalanmenghafal jalan
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

anak tertekan tinggal dalam keluarga perfeksionis mojok.co

Trauma Anak yang Hidup dalam Keluarga Perfeksionis

29 Agustus 2020
pilkades

Pilkades Rasa Pilpres

4 Agustus 2019
tukang pangkas rambut

Tukang Pangkas Rambut Berpenghasilan 45 Juta Tiap Bulan: Makanya Jangan Suka Menyepelekan Pekerjaan Orang

8 Agustus 2019
anak bungsu

Nasib Menjadi Anak Bungsu: Dari Disayang Sampai Dengan Menjadi Pesuruh

26 Juni 2019
driver ojol

Komunikasi Antara Driver Ojol dan Penumpang: Soal Titik Penjemputan Baiknya Saling Memahami Saja

30 Agustus 2019
mudik lebaran

Mudik Lebaran yang Menyisakan Sunyi

15 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal Mojok.co

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal

27 Februari 2026
Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

24 Februari 2026
Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang Mojok.co

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

23 Februari 2026
Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor Mojok.co

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor

23 Februari 2026
Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

26 Februari 2026
4 Penyesalan yang Akan Kalian Rasakan jika Kuliah di Bangkalan Madura, Pikir-pikir Lagi

Pemkab Bangkalan Madura Diisi oleh Pejabat Lebay, Banyak Ritual Cuma Pengen Dapat Pujian!

1 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.