Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Kesan Pertama Mencoba Beras SPHP dari Bulog: Lebih Baik dari Beras Indomaret, Kalah dari Beraskita Premium

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
28 Juli 2023
A A
Kesan Pertama Mencoba Beras SPHP dari Bulog: Lebih Baik dari Beras Indomaret

Kesan Pertama Mencoba Beras SPHP dari Bulog: Lebih Baik dari Beras Indomaret (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bulog meluncurkan beras SPHP melalui Badan Pangan Nasional. Berasnya kayak apa, sih?

Beberapa waktu lalu ada bazar sembako murah di sekitar daerah domisili saya. Kebetulan persediaan beras di rumah saya sudah menipis. Akhirnya istri saya memutuskan untuk datang ke bazar sembako demi mendapatkan beras dengan harga terjangkau.

Syukurnya perjuangan istri saya tak sia-sia. Dia berhasil membeli satu karung beras dengan berat lima kilogram. Yang unik dari beras tersebut adalah mereknya. Bagian depan kemasan tertulis beras SPHP (Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan) yang berasal dari perusahaan Bulog.

Dilansir dari republika.co.id, beras SPHP merupakan beras program khusus penugasan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan kriteria medium. Setelah mengonsumsi beras ini selama seminggu, berikut kesan-kesan yang saya alami dan rasakan:

Kualitas beras SPHP

“Beras dari Bulog pasti nggak bagus” hanya anggapan lama bagi saya. Ada kok beras Bulog yang bagus, salah satunya beras SPHP ini. Dari segi warnanya, beras ini putih bersih. Mirip beras-beras kualitas terbaik.

Butiran-butiran berasnya pun terlihat utuh. Hampir nggak ada yang pecah sama sekali. Apalagi remuk seperti beras kualitas rendah. Mungkin ada butiran beras yang pecah, tapi jumlahnya sangat sedikit.

Gimana setelah beras dimasak? Cukup pulen, kok. Rasa nasinya pun enak, nggak kalah dengan nasi yang berasal dari beras premium. Saya berani menjamin mutu dari beras ini.

Masih ada kutu di beras SPHP

Selain remuk, beras dari Bulog terkenal banyak kutunya. Sayangnya, pada beras SPHP ini saya masih menemukan kutu. Meski kutunya cuma sedikit, hanya satu atau dua ekor.

Baca Juga:

Sumo, Beras Pulen yang Tetap Dicari meski Harganya Bikin Gigit Jari

Nggak Masalah Sawah di Jogja Habis dan Berubah Fungsi Jadi Perumahan, wong Warga Jogja Lebih Suka Beras Daerah Lain dan Pemerintah Lebih Suka Impor

Entah kutu tersebut berasal dari mana. Boleh jadi dari tempat penyimpanannya, atau jangan-jangan memang dari berasnya. Selain itu, masih ada satu atau dua butir beras yang masih ada bekatulnya.

Lebih baik ketimbang beras Indomaret

Berdasarkan pengalaman saya, beras SPHP lebih worth to buy ketimbang beras ramos super Indomaret. Soal harga, beras SPHP jelas lebih unggul. Harga satu sak (5 kg) beras Bulog satu ini maksimal sekitar RP58.500. Sedangkan beras ramos super Indomaret dengan berat yang sama dijual dengan harga Rp68.500, jika nggak ada diskon.

Sepenglihatan saya, beras SPHP sedikit lebih putih daripada beras ramos super Indomaret. Butir-butir beras yang patah juga lebih banyak di beras Indomaret. Mungkin faktor bongkar muat atau peletakan beras yang kurang hati-hati membuat butir-butir beras Indomaret lebih banyak yang patah.

Rasa nasi dari beras keluaran Bulog ini juga lebih cocok di lidah saya dibandingkan rasa nasi dari beras ramos super Indomaret. Tingkat kepulenannya juga sedikit lebih unggul dari beras Indomaret tersebut.

Kalah dari Beraskita Premium

Beras SPHP bukan satu-satunya produk keluaran Bulog yang saya cicipi. Sebelumnya saya pernah berlangganan Beraskita Premium, salah satu merek beras dari perusahaan milik negara tersebut. Beraskita ini yang mematahkan anggapan miring saya tentang kualitas beras Bulog yang seadanya.

Jika disuruh memilih antara kedua beras keluaran Bulog tersebut, jelas saya pilih Beraskita. Beraskita jauh lebih putih bersih. Aroma berasnya pun semerbak mewangi. Ketika dimasak, hasil nasi Beraskita sangat pulen. Bikin saya dan keluarga makan dengan lahap.

Hal itu cukup wajar, sih, mengingat kelas kedua beras Bulog tersebut berbeda. SPHP masuk kelas medium, sementara Beraskita—seperti namanya—masuk dalam kategori premium.

Begitulah kesan pertama saya mencicipi beras SPHP dari Bulog. Hal ini semakin membuat saya yakin bahwa banyak produk beras Bulog yang patut untuk dicicipi. Stigma tentang kualitas rendah beras keluaran Bulog yang beredar di masyarakat sudah nggak saya percayai lagi. Maklum saja, sudah dua beras Bulog (Beraskita dan SPHP) yang saya konsumsi jauh dari kata mengecewakan.

Jadi, buat kalian yang mau nyobain beras Bulog untuk membuktikan kebenaran tulisan ini, silakan cari berasnya di Transmart terdekat. Sebab, hipermarket satu ini juga menjual beras SPHP. Atau kalau nggak ada Transmart dekat rumah kalian, kalian bisa kok memesannya di marketplace kesayangan kalian. Selamat berburu beras!

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kesan Saya Nyobain Beras Bulog untuk Pertama Kali.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Juli 2023 oleh

Tags: Berasberas Bulogberas SPHPbulog
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Daripada Beras 20 Ribu Ton Dimusnahkan, Lebih Baik Dijadikan Pakan Babi Saja

Daripada Beras 20 Ribu Ton Dimusnahkan, Lebih Baik Dijadikan Pakan Babi Saja

9 Desember 2019
Kesan Saya Nyobain Beras Bulog untuk Pertama Kali Terminal Mojok.co

Kesan Saya Nyobain Beras Bulog untuk Pertama Kali

26 Februari 2022
Tara Nasiku: Nasi Instan Ambigu yang Nggak Laku

Tara Nasiku: Nasi Instan Ambigu yang Nggak Laku

27 September 2022
Nasib Sepetak Sawah di Tengah Kota Jogja yang Sudah di Ujung Tanduk, Tinggal Menunggu Waktu untuk Berubah Jadi Bangunan

Nggak Masalah Sawah di Jogja Habis dan Berubah Fungsi Jadi Perumahan, wong Warga Jogja Lebih Suka Beras Daerah Lain dan Pemerintah Lebih Suka Impor

15 November 2024
4 Khasiat Super Beras yang Ada Fotonya Puan Maharani

4 Khasiat Super Beras yang Ada Fotonya Puan Maharani

29 Desember 2021
Duka Pengidap Fobia Nasi yang Hidup di Indonesia

Duka Pengidap Fobia Nasi yang Hidup di Indonesia

17 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Nyaman, tapi Salatiga yang lebih Menjanjikan Jika Kamu Ingin Menetap di Hari Tua

1 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang Mojok.co

Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang

1 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.