Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Kesalahan Finansial di Usia Muda yang Sering Terjadi, namun Jarang Disadari

Margaretha Lina Prabawanti oleh Margaretha Lina Prabawanti
25 September 2021
A A
kesalahan finansial uang habis bokek mojok

kesalahan finansial uang habis bokek mojok

Share on FacebookShare on Twitter

“Minta saran Lur… enaknya ambil Vario atau Mobilio ya? Cepetan ya, yang punya sudah mau datang….”

Saya ngakak membaca postingan teman di media sosialnya. Maksudnya memang hanya guyon, namun di balik itu, saya tahu teman saya itu memang nafsu ingin membeli mobil sejak hari pertama mulai bekerja.

Sebagai generasi muda yang sudah memiliki penghasilan sendiri, memang tak ada salahnya punya keinginan. Namun, keinginan yang terlalu muluk justru akan menyengsarakan kita sendiri di kemudian hari. Sebab, karena keinginan-keinginan yang muncul terkadang menutupi akal sehat kita.

Supaya tidak mudah tergelincir dan menyesal di kemudian hari, kita bahas yuk lima kesalahan finansial yang sering terjadi namun jarang kita sadari.

Pecicilan tiada akhir

Ini nih kesalahan finansial paling banyak dan paling gampang ditemukan di dunia yang fana ini. Baru mulai kerja sudah berani ambil cicilan. Apakah kita siap untuk pecicilan setiap datang tagihan?

Banyak orang mudah tergoda melihat barang incaran yang dikombinasikan dengan kemudahan cara membayar yang ditawarkan oleh penjual barang dengan cicilan. Padahal kemudahan pembayaran ini hanya jebakan yang membentuk pola pikir bahwa semua barang impian bisa dibeli dengan cicilan.

Pada saat cicilan pertama belum selesai, cicilan kedua sudah menyusul di belakangnya. Berlanjut dengan cicilan ketiga, keempat dan seterusnya.  Akhirnya bisa ditebak, gaji sebulan habis untuk bayar cicilan. Kalau kek gini kan, seakan-akan kita bekerja untuk menggaji pihak leasing doang. Nyambung nggak? Nyambung lah ya

Gali lubang, tutup lubang, gali lagi

Oleh karena gaji bulanan habis untuk membayar cicilan barang-barang impian yang sudah terlanjur dibeli, akhirnya untuk biaya sehari-hari terpaksa berutang.

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

Nasib Dianggap Jadi Warga Kelas Menengah: Dianggap Banyak Uang, Tak Pernah Dapat Bantuan, tapi Hidupnya Justru Paling Sering Nelangsa

Pola yang sama akan kembali berulang. Untuk membayar utang bulan ini, maka bulan depan pun kembali berutang, begitu terus sehingga lubang demi lubang terus digali dan tak pernah tertutup sempurna karena kekurangan material. Lubang demi lubang pun terus menganga dengan sempurna.

Orang-orang yang melakukan kesalahan finansial dengan berutang kadang juga lupa atas fakta bahwa cicilan sebenarnya adalah bentuk utang. Cuma ya jadi barang, gitu aja.

Hidup untuk hari ini

Kemarin adalah kenangan, esok adalah masa depan, dan hari ini adalah kenyataan. Tak dimungkiri, pandangan hidup yang mengagungkan masa kini memang bagus dan membuat kita hidup tenang dan bahagia.

Namun, bila berhubungan dengan masalah finansial, tidak memiliki rencana keuangan yang matang untuk masa depan adalah kesalahan fatal karena usia produktif manusia terbatas. Ada masanya kelak kita tak lagi kuat bekerja seperti sekarang.

Apakah kita siap tidak memiliki aset sama sekali ketika pensiun dan menjadikan anak-anak kita menjadi generasi sandwich ?

Bergaya sultan

Sudah bekerja dan menghasilkan uang sendiri bukan berarti bebas berfoya-foya. Pengeluaran tetap harus diselaraskan dengan penghasilan. Bila kemampuan masih sebatas kopi gunting, tak perlu memaksanya menjadi kopi giling, meskipun minuman sultan itu membuat kadar keren kita naik satu setrip.

Pengeluaran yang berlebihan dan tidak diperlukan hanya demi gaya hidup tak layak membuat kita bangkrut. Kesalahan finansial jenis ini sebenarnya amat bisa dihindari. Nggak perlu belajar dengan mengalami kebangkrutan, kita selalu bisa belajar dari kebangkrutan orang lain.

Selalu mengikuti tren tanpa berpikir panjang

Mengikuti tren memang perlu demi eksistensi. Namun, bila tren yang diikuti bisa menggerus saldo rekening, ada baiknya untuk menolak terbawa arus.

Apakah setiap produk baru wajib kita ikuti? Bila kita memaksakan diri mengikuti tren gadget baru tanpa didukung budget tentu hanya akan membuat kita sengsara, alih-alih keren. Keren sih emang, tapi kalau ujungnya bikin situ makan nasi lauk obat maag ya jadi lucu. Kesalahan finansial ini bisa banget dihindari, tinggal situ punya keteguhan hati atau tidak.

Nah, itu lima macam kesalahan finansial yang sering kita temui dan mungkin kita alami. Sebaiknya sih, setelah membaca ini, kalian hindari kegiatan-kegiatan yang bisa menguras dompet kalian yang nggak seberapa ini.

Kecuali Anda-anda ini balungan sugih atau anak orang tajir. Artikel ini nggak membantu sama sekali. Tapi, bisa sih dikasih ke teman-teman kalian yang duitnya nggak seberapa itu wqwqwq. 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Januari 2026 oleh

Tags: cicilanekonomikesalahan finansialUtang
Margaretha Lina Prabawanti

Margaretha Lina Prabawanti

Mahasiswa S3 dan pekerja sektor keuangan di Jakarta. Menyukai langit, kopi dan peristiwa. Menulis tentang literasi keuangan dan slice of life adalah salah satu cara yang dipilihnya untuk mengurai kerumitan di kepalanya.

ArtikelTerkait

15 Istilah yang Sering Digunakan dalam Kegiatan Instansi Pemerintah PNS

Sebaiknya PNS Dipersulit Ngambil Kredit di Bank: Utang kok Hobi, Ra Mashok!

18 Mei 2023
5 Hal yang Sering Ditutup-tutupi Soal Bank Syariah BSI

5 Hal yang Sering Ditutup-tutupi Soal Bank Syariah

19 Agustus 2022
Lowongan Kerja sebagai Tukang Tagih Merebak, Pertanda Berutang Semakin Dianggap Normal? utang

Lowongan Kerja sebagai Tukang Tagih Merebak, Pertanda Berutang Semakin Dianggap Normal?

7 Agustus 2024
petani cabai

Curahan Hati Petani Cabai

26 Juli 2019
67 kosakata bahasa madura

Duka di Balik Gemerlap Toko Kelontong Madura

5 Februari 2023
Gadai SK PNS: Cara Cepat untuk Kaya sekaligus Menderita Hingga Akhir Hayat

Gadai SK: Cara Cepat untuk Kaya sekaligus Menderita Hingga Akhir Hayat

10 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.