Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Kerja Sampingan Jadi Pengantar Konsumen Bakpia Itu Nggak Ada Salahnya, kok

Muhammad Mawin Asif Hakiki oleh Muhammad Mawin Asif Hakiki
29 Januari 2021
A A
Kerja Sampingan Jadi Pengantar Konsumen Bakpia Itu Nggak Ada Salahnya, kok Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Sekitar bulan Agustus tahun lalu, saya mulai bekerja dekat pasar yang menjadi salah satu pusat oleh-oleh di Jogja, yaitu pasar Pathuk. Di sekitar pasar Pathuk bertebaran toko bakpia dengan beragam nama. Beberapa di antaranya menggunakan angka seperti Bakpia 75, 45, 25, 69, 99, dan ada juga yang menggunakan nama pemiliknya langsung.

Cita rasa yang disajikan pada masing-masing produsen bakpia tentu mempunyai ciri khas masing-masing. Ada yang bertekstur tebal pada kulitnya, tebal pada isinya, maupun tebal pada harganya. Bila menerangkan mboko siji tiap toko bakpia akan memakan waktu saya untuk menjelaskan pendapat saya mengenai jasa pengantar konsumen bakpia pathuk.

ADVERTISEMENT

Seperti karyawan baru pada umumnya, awalnya saya hanya fokus bekerja tanpa memedulikan keadaan sekitar. Beberapa minggu kemudian saya mulai berkenalan dengan teman kerja yang beda tempat, tepatnya di seberang jalan namun masih satu owner.

Setelah beberapa kali, saya mendapati tiap orang asing yang hendak berjalan ke arah pasar Pathuk selalu dihampiri dan diajak ngobrol satu patah dua patah kata oleh seseorang. Akhirnya, saya bertanya pada teman kerja yang sudah cukup lama bekerja di sekitar pasar Pathuk. Blio lalu menjelaskan kepada saya mengenai kerja sampingan dengan membuka jasa pengantar konsumen bakpia yang bisa dilakoni siapa saja, kecuali si empunya toko dan pegawai toko bakpia itu sendiri.

Beberapa orang seperti tukang parkir, preman pasar, tukang becak, karyawan, hingga orang yang bekerja di dekat pasar akan dengan sigap menghampiri para wisatawan dan mengajukan pertanyaan yang intinya sama, “Mohon maaf, mau ke mana, ya?”

Ketika wisatawan itu menerangkan bahwa dirinya sedang mencari oleh-oleh, maka jasa pengantar bakpia otomatis akan mengarahkan para wisatawan untuk membeli bakpia ke toko yang memberi mereka komisi. Tanpa ada paksaan, para pengantar hanya menjelaskan tentu dengan beberapa kata-kata promosi agar wisatawan tertarik dan bersedia diantar ke toko bakpia langsung.

Dalam hal ini, produsen bakpia telah mampu menerapkan strategi pemasaran dengan baik, di mana pihak produsen mengajak komponen eksternal untuk ikut berkontribusi. Salah satunya peran masyarakat sekitar dalam memasarkan produk yang dibuat oleh produsen tersebut.

Masyarakat yang berhasil mengantarkan konsumen ke toko akan mendapat komisi Rp5.000 per kotak bakpia yang konsumen beli. Jadi, tergantung jumlah bakpia yang dibeli konsumen. Semakin banyak konsumen membeli, maka semakin lumayan juga komisi yang didapatkan si jasa pengantar.

Baca Juga:

Bakpia Kukus Tidak Layak Menyandang Nama “Bakpia” karena Ia Bolu Kukus yang Mengaku sebagai Kuliner Asli Jogja

4 Pekerjaan Sampingan Paling Cuan di Jogja yang Wajib Mahasiswa Tahu

Selain itu, ada dua hal yang bisa kita pelajari saat melakoni kerja sampingan menjadi pengantar ke toko bakpia. Hal tersebut saya kira tidak disadari oleh masyarakat karena mereka cenderung lebih fokus pada insentif yang didapat dari kerja sampingan tersebut.

Pelajaran pertama adalah proses pemasaran (marketing) yang dilakukan oleh masyarakat sewaktu menjelaskan keunggulan bakpia yang hendak dituju. Sebenarnya gampang-gampang susah meyakinkan minat konsumen untuk membeli di satu toko bakpia yang berani memberikan bonus komisi kepada pengantarnya. Seperti yang kita ketahui, di sana banyak bermacam-macam toko lain, sehingga persaingan bisnis yang terjadi semakin ketat. Dalam situasi tersebut, konsumen memiliki lebih banyak opsi oleh-oleh untuk dibawa ke daerah asal. Dengan demikian, peranan para pengantar juga penting dalam memberikan penjelasan terkait kualitas yang dimiliki oleh toko bakpia tersebut. “Ke bakpia situ saja, Bu. Rasanya terjamin anjim banget.”

Sedangkan pelajaran kedua adalah kepedulian sosial terhadap orang asing yang terlihat celingak-celinguk kebingungan. Dengan adanya program pemberian komisi pada tiap jasa pengantar konsumen bakpia itu, masyarakat menjadi lebih melek kepada orang asing. Meskipun memang tidak semua orang yang kelihatan bingung mencari sesuatu itu sedang mencari toko oleh-oleh.

Tapi justru itulah sebab terciptanya kepedulian sosial. Di mana penduduk di sekitar pasar Pathuk menjadi ramah kepada orang asing. Hal ini memudahkan pemuda tersesat atau siapa saja yang kesasar tak perlu pusing-pusing mikirin peribahasa yang berbunyi “Malu bertanya sesat dijalan”. Bagaimana tidak, tanpa mereka bertanya dahulu orang-orang sekitar pasar sudah menyodorkan pertanyaan tentang maksud kedatangan mereka. Kurang enak piye jal?

Dari tulisan ini juga saya berharap dapat menginformasikan bahwa ketika Anda sedang berada di sekitar pasar Pathuk dan ada orang yang mengikuti kemudian bertanya, mereka adalah orang baik bukan klitih yang ingin membacok Anda. Terakhir, maaf kepada seluruh wisatawan yang kurang nyaman kalau sedang dibuntuti seseorang yang merupakan pengantar jasa konsumen bakpia. Harap maklum, sejak pandemi ini banyak yang randedet randue yang.

BACA JUGA Tipe Kepribadian Pendatang di Jogja dari Merek Bakpia yang Dibeli dan tulisan Muhammad Mawin Asif Hakiki lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Januari 2021 oleh

Tags: bakpiakerja sampingan
Muhammad Mawin Asif Hakiki

Muhammad Mawin Asif Hakiki

Buruh mebel yang sesekali upload foto instagramable dan seringkali beranagram

ArtikelTerkait

3 Kasta Tertinggi Bakpia Jogja yang Pantas Dijadikan Oleh-Oleh  Mojok.co

3 Kasta Tertinggi Bakpia Jogja yang Pantas Dijadikan Oleh-Oleh 

4 Juni 2025
5 Kerja Sampingan yang Sebaiknya Dihindari Mahasiswa (Unsplash.com)

5 Kerja Sampingan yang Sebaiknya Dihindari Mahasiswa

31 Agustus 2022
4 Pekerjaan Sampingan Paling Cuan di Jogja yang Wajib Mahasiswa Tahu

4 Pekerjaan Sampingan Paling Cuan di Jogja yang Wajib Mahasiswa Tahu

29 Agustus 2025
Nopia, Camilan Banyumas Kembaran Bakpia yang Kalah Pamor Mojok.co

Nopia, Camilan Banyumas Kembaran Bakpia yang Kalah Pamor

15 Januari 2024
Rekomendasi Oleh-oleh Bakpia Jogja selain Bakpia Pathok 25

Rekomendasi Oleh-oleh Bakpia Jogja selain Bakpia Pathok 25

11 Maret 2023
Pengalaman Kerja Sampingan Isi Survei Online, Harus Pintar Pilih-pilih Platform supaya Tidak Zonk Mojok.co

Pengalaman Kerja Sampingan Isi Survei Online, Harus Pintar Pilih-pilih Platform supaya Tidak Zonk

17 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nasib apes mahasiswa tanggung, susah dapat beasiswa karena kebanyakan untuk mahasiswa kurang mampu Mojok.co

Nasib apes mahasiswa tanggung, susah dapat beasiswa karena kebanyakan untuk mahasiswa kurang mampu

26 Juli 2026
Stasiun Cawang adalah kunci warga untuk tetap waras sehari-hari naik KRL Depok Jakarta Mojok.co

Stasiun Cawang adalah kunci untuk tetap waras bagi warga yang sehari-hari naik KRL Depok-Jakarta

23 Juli 2026
MagangHub Kemnaker bukan tempat cari magang, tapi wadah menguji kesabaran para fresh graduate Mojok.co

MagangHub Kemnaker bukan tempat cari magang, tapi wadah menguji kesabaran para fresh graduate

25 Juli 2026
Setengah anggaran Perpusnas RI dipangkas, bukti pemerintah memang tidak ingin mencerdaskan rakyat Mojok.co

Setengah anggaran Perpusnas RI dipangkas, bukti pemerintah memang tidak ingin mencerdaskan rakyat

27 Juli 2026
Kebodohan pembeli soto ayam yang bikin saya muak dan jijik (Wikimedia Commons)

Akulah pelanggan soto ayam yang marah itu gara-gara konsumen nggak punya hati yang bikin muak, mual, dan jijik

26 Juli 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

In this economy, cuma Point Coffee yang masih masuk akal untuk dibeli karena promonya bejibun

26 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.