Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Kelangkaan Gas LPG Menjelang Lebaran Adalah Drama Jelek Tahunan yang Tak (Akan) Pernah Selesai

Riko Prihandoyo oleh Riko Prihandoyo
5 Maret 2026
A A
Kelangkaan Gas 3 KG Menjelang Lebaran Adalah Drama Jelek Tahunan yang Tak (Akan) Pernah Selesai

Kelangkaan Gas 3 KG Menjelang Lebaran Adalah Drama Jelek Tahunan yang Tak (Akan) Pernah Selesai

Share on FacebookShare on Twitter

Saya tidak pernah membenci Lebaran. Saya suka ketupat, suka opor, juga suka berkumpul sama keluarga. Yang bikin saya sering menghela napas panjang justru momen sebelum Lebaran itu tiba: ketika gas LPG 3 kg mendadak langka dan harganya naik sendiri seperti ikut dapat THR.

Sebagai anak rumahan, saya sudah sering melihat drama ini berulang setiap tahun seperti acara tahunan. Ibu saya bahkan pernah bertanya:

“Di situ juga susah dapat gas 3 kg?”

Pertanyaan itu terdengar sederhana, tapi kekhawatiran di baliknya terasa nyata. Kita tahu, Lebaran itu tak pernah tentang hal yang sederhana, dan hampir semuanya butuh gas LPG agar berjalan lancar. Tapi begitu Lebaran mendekat, gas 3 kg seolah ikut mudik duluan. Kalaupun ada di agen atau pengecer, harganya bisa naik seolah ikut merayakan puasa. Masalahnya, ini bukan kejadian sekali-dua kali, ini pola yang terulang di waktu yang sama.

Sebenernya di balik statistik pasokan dan produksi, kelangkaan itu tidak tiba-tiba seperti meteor yang jatuh dari langit. Seringnya ini kombinasi dari beberapa hal yang sebenarnya juga wajar. Kita bicarakan secara detil di bawah ini.

BACA JUGA: Karet Tabung Gas LPG dan Kerelaan Berbagi

Lebaran memang bikin orang jadi lebih aktif

Kelangkaan itu pasti ada hubungannya dengan permintaan pasar. Pasti. Gas LPG pun tak luput dari hal ini. menuju Lebaran, permintaan domestik naik tajam sebab rumah tangga jadi lebih aktif memasak. Sebab, dapur tidak cuma buat kebutuhan harian; dapur jadi markas besar operasi Lebaran. Jadi permintaan LPG 3 kg naik dalam waktu singkat.

Untuk ini, kita bisa memahami. Tapi masih ada satu hal lagi: distribusi.

Baca Juga:

Bukit Menoreh Memang Tidak Nyaman, dan Kamu Juga Nggak Harus Suka kok

Betapa Beruntungnya Punya Rumah Dekat Jalan Lingkar Utara Kudus, Selalu Ada Hiburan Balap Liar Datang Tanpa Undangan

Lancar tidaknya distribusi itu faktornya banyak, salah satunya, lancar tidaknya jalan untuk urusan logistik. Nah, menjelang Lebaran, logistik nasional jelas kena imbas arus mudik. Truk-truk yang mengangkut gas LPG harus berbagi jalan dengan kendaraan lain, kadang terjebak macet, jadi distribusi ke pengecer juga tertunda.

Selain itu, memang ada dinamika distribusi yang tidak merata kayak pengecer yang lebih dulu ngamankan stok, atau yang pegang beberapa tabung sekaligus. Kadang tidak cuma untuk konsumsi rumah tangga biasa, tetapi juga untuk usaha kecil yang bayar lebih cepat.

Terakhir, ini yang paling manusiawi secara sosial. Ketika rumor langka beredar, banyak orang langsung ikut panik. “Gas susah!” begitu katanya. Berita itu menyebar cepat akhirnya orang jadi membeli lebih banyak dari kebutuhan awal, yang justru memperparah kelangkaan itu sendiri.

Dan ibu saya? Beliau akhirnya menemukan gas 3 kg itu, tapi harganya lebih tinggi dari biasanya, membuat daftar belanja yang sebenarnya sudah direncanakan jadi berubah sedikit lebih kencang. Itu bukan tragedi besar, tetapi tetap saja membuat ibu saya mengernyit.

“Ya bukan masalah enggak dapat,” katanya lalu tertawa kecil, “tapi kenapa harus begini setiap tahun?”

BACA JUGA: Menteri ESDM Bahlil Bikin Kebijakan Ngawur yang Mematikan Pedagang Kecil

Pola berulang kelangkaan gas LPG yang sepertinya tidak pernah selesai

Pertanyaan Ibu saya tadi memang terlihat sederhana, tapi menunjukkan masalah penting: distribusi gas LPG tiap tahun memang menemui kendala. Sekilas ini memang masalah yang sebenernya bisa diselesaikan. Tapi faktanya berkata lain. Ya meski ada upaya-upaya dari pemerintah, sebagai contoh pasokan gas LPG 3 kg di DI Yogyakarta akan ditingkatkan. Tapi entah kenapa, tidak bisa menghentikan pola berulang ini. 

Pertanyaan tentang kelangkaan gas LPG kini jadi pertanyaan yang rumit. Ujung-ujungnya, kita semua harus mencari penyelesaiannya sendiri tiap tahun. Dan Lebaran, pada akhirnya, dirayakan dengan bahagia, sekaligus dengan prasangka gas di rumah cukup atau tidak ya?

Penulis: Riko Prihandoyo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Bisnis Pangkalan Elpiji, Untungnya Lumayan, tapi Target dari Agen Bisa Bikin Tertekan!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Maret 2026 oleh

Riko Prihandoyo

Riko Prihandoyo

Bekerja membantu usaha orang lain sambil menempuh pendidikan di Universitas Terbuka. Menulis ketika suasana hati memberi ruang, sembari terus belajar menyemangati diri sendiri.

ArtikelTerkait

Grave of the Fireflies (Hotaru no Haka) adalah Anime Paling Bikin Sakit Hati

Grave of the Fireflies (Hotaru no Haka) adalah Anime Paling Bikin Sakit Hati

1 September 2020
Menu Yummy Choice Indomaret Ada yang Enak, Ada yang Biasa Aja Terminal Mojok

Menu Yummy Choice Indomaret: Ada yang Enak, Ada yang Biasa Aja

21 November 2022
rumah daerah persawahan

Ingin Punya Rumah di Daerah Persawahan? Pikir-pikir Lagi

29 Oktober 2021
Konsep Alun-Alun Surabaya Itu Menyalahi Kodrat, tapi Justru Paling Relevan di Zaman Sekarang

Konsep Alun-Alun Surabaya Itu Menyalahi Kodrat, tapi Justru Paling Relevan di Zaman Sekarang

20 Oktober 2024
liga 2 judi bola shin tae-yong konstitusi indonesia Sepakbola: The Indonesian Way of Life amerika serikat Budaya Sepak Bola di Kampung Bajo: Bajo Club dan Sejarahnya yang Manis terminal mojok.co

Budaya Sepak Bola di Kampung Bajo: Bajo Club dan Sejarahnya yang Manis

24 November 2020
Update Aplikasi KAI Access Bikin Pusing, Tampilannya Aneh dan Informasinya Nggak Jelas!

Update Aplikasi KAI Access Bikin Pusing, Tampilannya Aneh dan Informasinya Nggak Jelas!

21 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Senikmat-Nikmatnya Kopi Joss Jogja, Saya Tetap Nggak Berani Coba. Lihat Arangnya Saja Sudah Ngeri Duluan

Senikmat-Nikmatnya Kopi Joss Jogja, Saya Tetap Nggak Berani Coba. Lihat Arangnya Saja Sudah Ngeri Duluan

3 Maret 2026
Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Pekalongan Masuk Jawa Tengah, tapi Secara Budaya Lebih Dekat dengan Atlantis

28 Februari 2026
Fisioterapis, Profesi Menjanjikan dan Krusial di Tengah Masyarakat yang Sedang Begitu Gila Olahraga fisioterapi

Fisioterapis, Profesi Serius yang Terlalu Sering Dianggap Receh

3 Maret 2026
5 Alasan Orang Kabupaten Bogor Malas Bepergian ke Ibu Kotanya, Cibinong, dam Lebih Memilih ke Kota Bogor Mojok.co surabaya

Kota Bogor Bukan Destinasi Liburan yang Cocok buat Orang Surabaya, Tata Kota Bogor Kalah Jauh ketimbang Surabaya!

4 Maret 2026
Ormawa Lebih Tepat Jadi Tempat Melatih Kesabaran daripada Berorganisasi. Terlalu Banyak Masalah! Mojok.co

Ormawa Sepi Peminat, Mahasiswa Gen Z Lebih Pilih Magang dan Side Job, Salah Siapa?

2 Maret 2026
Kelangkaan Gas 3 KG Menjelang Lebaran Adalah Drama Jelek Tahunan yang Tak (Akan) Pernah Selesai

Kelangkaan Gas LPG Menjelang Lebaran Adalah Drama Jelek Tahunan yang Tak (Akan) Pernah Selesai

5 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Perang Iran Israel Berpotensi Jadi Krisis Global, Kelas Menengah Ikutin Cara Ini Biar Tetap Waras Selama Bertahan Hidup
  • Untung Kuliah di UIN Era Dulu meski Ala Kadarnya, Beda Gaya dengan Mahasiswa Sekarang yang Bikin Terintimidasi
  • Perjalanan Memaafkan: Dendam ke Orang Tua karena Tak Diizinkan Kuliah di UGM, Jadi Luruh karena Bekal “Ndeso” Bikinan Ibu
  • Alfagift, Penyelamat Pekerja Jakarta dari “Mati” Kelaparan karena Kelelahan dan Tak Punya Teman Makan
  • Ironi Kejar Mimpi Kuliah S2 di Jerman: Bisa Kerja sambil Numpang Gratis di Rumah Warga, tapi Diremehkan sampai Diusir Majikan
  • Anak Muda Isi BBM Tergantung Antrean SPBU: Pertalite-Pertamax Dianggap Sama, padahal Terbiasa Buru-buru dan “Buta” Kualitas

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.