Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kekurangan-kekurangan yang Mesti Diterima dari Kos 300 Ribuan di Solo

Dicky Setyawan oleh Dicky Setyawan
26 Desember 2021
A A
kos murah 300 ribuan di solo

Hal-hal Absurd yang Hanya Terjadi di Kos Murah

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai salah satu kota dengan biaya hidup termurah di Indonesia, di Solo kalian masih bisa menemukan kosan murah dengan harga 300 ribuan, atau bahkan lebih murah. Masih lumayan banyak, Lur. Bahkan, selama empat kali saya berpindah kosan di Solo, tiga kos di antaranya dipatok di harga tak lebih dari 300 ribu. Salah satunya malahan hanya dipatok 250 ribu.

Bagi saya, di harga segitu untuk ukuran biaya hidup kota Solo, lumayan layak ditempati, sih. Malahan, bisa jadi di kota lain bisa dipatok dengan harga lebih mahal. Jadi, ya, nggak buruk-buruk amat.

Hanya saja, kendati kosan di harga segitu sudah cukup layak, kos 300 ribuan di Solo sendiri sering memiliki banyak kekurangan. Seperti beberapa kekurangan yang akan saya jabarkan berikut:

Kamar mandi

Dari tiga kos 300 ribuan yang pernah saya tempati, dua di antara memiliki problem kamar mandi yang lumayan serius. Di kosan pertama, yang menjadi masalah adalah airnya, yang seringkali tidak lancar. Bukan hanya kerannya saja, selokannya juga. Nah, di kosan kedua beda lagi, masalah utamanya adalah pintunya yang sudah rusak, namun tidak diganti. Di kosan teman saya yang harganya sama masalahnya lebih aneh lagi; salah satu dari dua kamar mandinya, pintunya malah nggak ada. Kamar mandi 8 bit. Heuheu.

Dan persamaan lagi untuk kamar mandi dari ketiga kosan tersebut adalah ukuran kamar mandinya yang mungil. Serta yang pasti lagi, letak kamar mandinya di luar. Muskil rasanya menemukan kosan 300 ribu tapi kamar mandi dalam. Kalau kalian tidak terlalu mempermasalahkan kamar mandi, kos 300 ribuan cukup worth sebenarnya.

Parkiran

Seringnya kos 300 ribuan di Solo itu parkirannya sempit. Bahkan tak jarang parkirannya mepet pintu-pintu kamar kosnya. Agak merepotkan kalau mesti keluar buru-buru. Bukan hanya sempit, parkiran di kosan segitu juga memiliki masalah lain, yakni kapasitas parkirannya sering overload. Yang mana jika penuh, mesti parkir motor di luar kosan.

Tapi, beruntungnya kota Solo ini cukup aman-aman saja kalau perihal memarkirkan motor di luar. Beberapa kali saya, dan teman saya malah lupa ngambil kunci motor di parkiran. Dan syukurnya kok motor saya masih ada. Tapi, ya jangan ditiru, terus sengaja nggak ngambil kunci motor di parkiran. Jangan. Kalau bisa sih, ya, dikunci setang.

Ukuran kamar

Sama seperti kamar mandinya yang seringnya mungil, kamar utamanya pun sama. Biasanya ukuran kamar kos di harga 300 ribuan di Solo itu tak lebih dari 3 x 3 meter. Beberapa malah cuma 2 x 3 meter. Jadi usahain bawa barang sewajarnya aja. Nggak perlu juga bawa papan karambol. Ndak usah.

Baca Juga:

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali

Kasur bawaan

Jangan terlalu berharap di harga 300 ribuan kamu bakal dapat kasur mentul-mentul yang bisa dipakai loncat-loncat. Sebab, dari beberapa kosan 300 ribuan di Solo yang saya temui, kebanyakan memakai kasur kapuk jadul dengan garis-garis vertikalnya.

Solusi kalau kalian mau tidur lebih nyaman, ya, beli kasur sendiri. Atau, kalau kalian memang tidak modal, kalian berdoa saja semoga dapat lungsuran kasur yang lebih proper dari penghuni yang terdahulu.

Furnitur

Ketika menempati kos 300 ribuan di Solo, saya sering merasa seolah terbawa ke masa lalu. Perasaan yang datang karena saya selalu mendapatkan lemari, ranjang, atau meja dengan model jadul. Di dua kosan saya, beberapa penghuni malah memindahkan lemari berbentuk jadul dan segede gaban, lantas ditaruh di luar kamar, karena memang bentuknya sudah tidak relevan dengan zaman. Kalau saya sendiri sih, nggak saya apa-apain. Malas soalnya, Lur. Jadi saya biarkan lemari segede gaban itu bertahan di kamar saya. Heuheu.

Oh, iya, sebagai penutup, saya mau bagi tips saja kalau teman-teman berminat menempati kos 300 ribuan di Solo. Kalau punya uang dan tenaga lebih, kalian bisa ubah apa yang bisa diubah, seperti kasur atau perabotan tadi. Bisa kok bikin kamar estetik minimalis di harga 300 ribuan, asal modal. Atau, kalau pun nggak, juga nggak masalah, toh kos 300 ribuan di Solo itu nggak buruk-buruk amat. Ya, lumayan lah, Lur.

Sumber Gambar: Unsplash

Editor: Rizky Prasetya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Desember 2021 oleh

Tags: kossolo
Dicky Setyawan

Dicky Setyawan

Pemuda asal Boyolali. Suka menulis dan suka teh kampul.

ArtikelTerkait

Mie Ayam Jogja Ternyata Tak Seenak Reputasinya, Makan Sekali Langsung Kapok, Mie Ayam Malang Jauh Lebih Enak mie ayam solo

Mie Ayam Jogja dan Mie Ayam Solo: Begitu Berbeda, tapi Sama-sama Bikin Hati Tenang

27 Oktober 2025
kampus bengawan

Romantisme Kampus Bengawan dari Ke-uwu-an Sampai Ke-cidro-an

8 Mei 2020
Kosan Gerbang Belakang UNS: Surga Fasilitas dan Konsumsi (Jeffrey Beall via Wikimedia Commons) bakso UPT

Bakso UPT: Kuliner Legendaris Favorit Mahasiswa UNS

22 Desember 2022
Sisi Gelap Solo, Serba Murah Itu Kini Cuma Sebatas Dongeng (Shutterstock)

6 Kebiasaan Warga Solo yang Awalnya Saya Kira Aneh, tapi Lama-lama Saya Ikuti Juga

27 Januari 2026
3 Kedai Es di Solo yang Sayang untuk Dilewatkan, Wajib Mampir!

3 Kedai Es di Solo yang Sayang untuk Dilewatkan, Wajib Mampir!

6 Juni 2023
Jalan Slamet Riyadi Solo Tidak Seindah Dulu, Sudah Tak Nyaman Dilalui dan Bikin Waswas

Jalan Slamet Riyadi Solo Tidak Seindah Dulu, Sudah Tak Nyaman Dilalui dan Bikin Waswas

18 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.