Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Kehebatan Nokia 5233 dan Perpisahan yang Berat

Bayu Kharisma Putra oleh Bayu Kharisma Putra
4 November 2021
A A
nokia 5233

nokia 5233

Share on FacebookShare on Twitter

HP pertama saya saat SD adalah lungsuran dari orang tua. Siemens C45, HP yang kerap disamakan dengan sabun batang. Kemudian saya diberi HP bekas dari ibu saya, Ericsson yang lagi-lagi belum polyphonic apalagi berkamera. Hingga akhirnya saya dibelikan sebuah HP untuk pertama kali. Yaitu HP GSM Fren. Lagi-lagi bukan Nokia, HP idaman banyak orang.

Sebagai anak yang mengidam-idamkan Nokia, tentu agak berat untuk menerima semua pemberian itu. Meski, pemberian yang sebenarnya sudah sangat baik untuk ukuran zaman dulu. Tapi, pucuk dicinta ulam pun tiba. Akhirnya saya punya HP Nokia pertama saya, sudah berkamera dan bisa untuk memutar lagu, lagi-lagi lungsuran bapak saya. HP tersebut membawa saya pada Nokia-Nokia saya yang lain. Mulai dari Nokia 3220, 5200, hingga si N73. Sampai pada akhirnya saya punya HP Nokia 5233.

ADVERTISEMENT

HP bekas produksi 2011 itu saya gunakan di masa ABG saya. Saat itu, Nokia 5233 bisa dibilang sudah lumayan. Bisa buat Twitteran, FB, YouTube, main gim dengan grafik tokcer pada zamannya, hingga mengetik tugas lewat Microsoft Word. Dia punya kamera dan penyimpanan yang masih boleh beradu dengan BB dan smartphone Samsung. Bisa saya bilang Nokia 5233 milik saya adalah HP Nokia yang punya teknologi terbaru di masanya. Meski stylus zaman itu tidak begitu disukai, namun saya tak punya pilihan. Gitu-gitu, tetep saja hape mahal lho.

Kehebatan Nokia sudah kita ketahui bersama, dan Nokia 5233 saya pun menjadi buktinya. Badan mungkin dari plastik, tapi serat-seratnya seolah dilapisi serpihan sisik naga. Lebih dari lima kali jatuh parah. Berkali-kali jatuh dari motor, terlindas sepeda dan skateboard, sehari semalam tersembunyi karena jatuh di bawah tebing saat naik gunung, hingga pernah jatuh dan berhamburan mencar ke sana kemari. Tak pernah mati, hanya ada retak sedikit di bagian penutup belakang. Selebihnya aspal dan ban yang pecah, hingga tebing yang longsor. Sungguh hebat dan luar biasa.

Masuk ke air dan kehujanan juga tak hanya sering, tapi serupa shalat lima waktu, wajib, rutin, dan repetitif. Pernah diperbaiki dengan cara paling mutakhir. Mulai dari dijemur, ditaruh di atas ricecooker, hingga dimasukin ke beras. Ia tetap hidup sehat walafiat dan nggak rewel. Sekalinya ganti onderdil, hanya ganti stiker yang menempel di casing belakang. Dari yang tadinya stiker Avenged Sevenfold, menjadi stiker The Beatles.

Tapi, sebagaimana anak muda pada umumnya, kalah juga saya sama terpaan tren dan zaman. Pada awal 2014, akhirnya saya terpaksa ganti hape juga Nokia ada di masa-masa kehancuran, dan saya harus ganti hape untuk kemudahan. Akhirnya, Nokia 5233 yang jadi kawan suka dan duka itu terpaksa menepi, memberikan ruang untuk Samsung Galaxy.

Tak bisa dimungkiri, Nokia menemani perjalanan saya. Sebuah perjalanan yang mungkin dirasakan oleh banyak orang juga. Dan Nokia 5233 itu menjadi jembatan untuk saya menggapai dunia yang baru, android. Yang tak sekuat dirinya, tak seperkasa dirinya, dan setahan dirinya. Jangan sampai jatuh, apalagi masuk ke air. Sebab, tak ada lagi yang bisa setangguh Nokia.

Kalau saja Nokia beradaptasi dan nggak ngeyel, mungkin mereka masih jadi raja tak tergantikan di dunia hape. Membayangkan hape canggih dengan ketahanan mirip tank jadi hal yang tak mustahil. Tapi, tak apalah, Nokia akan selalu abadi dalam kenangan.

Baca Juga:

5 Alasan Tablet Mahalmu Tidak Bakal Bisa Menggantikan Fungsi Laptop 4 Jutaan

13 Tahun Menjadi Pengguna Samsung: Kadang Sebel, Kadang Sebel Banget, tapi Nggak Mau Pindah, Telanjur Sayang

Sumber gambar: Pixabay

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya

Terakhir diperbarui pada 4 November 2021 oleh

Tags: nokianokia 5233samsungsmartphone
Bayu Kharisma Putra

Bayu Kharisma Putra

Hanya salah satu dari jutaan manusia yang kebetulan ditakdirkan lahir dan tumbuh di bentangan khatulistiwa ini. Masih setia memegang identitas sebagai Warga Negara Indonesia, menjalani hari-hari dengan segala dinamika.

ArtikelTerkait

Mengenang Ponsel BlackBerry dan Kepopulerannya Dulu

Mengenang Ponsel BlackBerry dan Kepopulerannya Dulu

7 Januari 2020
Pengalaman Menggunakan Samsung S21+ Selama 2 Tahun Bikin Saya Yakin Mending Beli Flagship Seken ketimbang Hape Midrange Baru hape samsung saber line samsung a06 5g

13 Tahun Menjadi Pengguna Samsung: Kadang Sebel, Kadang Sebel Banget, tapi Nggak Mau Pindah, Telanjur Sayang

10 Juli 2025
iPhone Memang Overrated dan Penggunanya Bakal Menyesal (Unsplash)

iPhone Memang Overrated dan Penggunanya Bakal Menyesal

12 Maret 2023
Itel S23, Smartphone Murah dengan Spesifikasi Luar Biasa

Itel S23, Smartphone Murah dengan Spesifikasi Luar Biasa

30 Agustus 2023
telkomsel rekomendasi hp di bawah 10 juta smartphone mojok

5 Rekomendasi Smartphone Satu Jutaan Terbaik 2021

14 Desember 2020
Redmi Note 8 Pro: Tetap Gahar meski Terlihat Usang

Redmi Note 8 Pro: Tetap Gahar meski Terlihat Usang

17 Maret 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan Terminal

Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan

15 Juli 2026
Kebodohan konsumen Indomaret yang merusak kenyamanan belanja (Unsplash)

Akulah pelanggan Indomaret yang resah itu gara-gara konsumen nggak ada akhlak yang merusak kenyamanan belanja

17 Juli 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Sleman semakin mahal, tetapi narasi kota mahasiswa murah tetap dipelihara

15 Juli 2026
Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

16 Juli 2026
Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

21 Juli 2026
Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia Mojok.co

Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia 

16 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.