Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Semoga Mereka yang Merayakan Ultah Tanpa Izin di Kedai Kopi Itu Bernasib Sama Seperti Malin Kundang

Achmad Fauzan Syaikhoni oleh Achmad Fauzan Syaikhoni
27 Agustus 2023
A A
Membaca 6 Kepribadian Berdasarkan Minuman yang Dipesan di Kedai Kopi terminal mojok.co

Membaca 6 Kepribadian Berdasarkan Minuman yang Dipesan di Kedai Kopi terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Pekan lalu, saya berkunjung ke salah satu kedai kopi ternama yang ada di daerah pegunungan di kota tempat saya kuliah. Suasananya enak; nggak begitu dingin meskipun ada kabut-kabut kecil. Tempat duduknya ala-ala rooftop pun mendukung saya untuk menikmati “ngopi with view” bukit-bukit dan tata letak perkotaan. Saya yakin, bagi yang hobi ke kedai kopi ataupun penikmat kopi, suasana semacam itu adalah salah satu syurga dunia yang dicari-cari.

Sayangnya, tak lama semua kenikmatan itu sirna. Masalah datang ketika segerombol manusia merasa nggak berdosa ngasih surprise ulang tahun pada temannya. Perasaan nggak berdosa itu terlihat saat mereka ujug-ujug berteriak, “Yeay, selamat ulang tahun,” sementara di situ ada saya dan banyak sekali pengunjung lain yang bukan sedang ulang tahun, melainkan sedang menikmati suasana.

Saya pribadi sebenarnya masih memaklumi teriakan berisik mereka. Tapi sesaat setelahnya, masalah semakin menjadi-jadi ketika perayaan ulang tahun itu beralih ke sesi lempar kue, foto-foto, kemudian berkelakar dengan berisik seakan-akan kedai kopi itu adalah rumahnya sendiri. Ini bukan saya sinis atau iri, melainkan jengkel melihat kelakuan mereka yang mengganggu keadilan sosial bagi seluruh rakyat kedai kopi.

Mending cabut ketimbang makin nggak mood

Mendapati musibah tersebut, saya akhirnya memutuskan untuk membayar pesanan dan pergi dari kedai kopi yang sudah tercemar itu. Saat saya membayar, saya sempat bertanya pada petugas kasir soal apakah mereka sebelumnya sudah izin kalau mau merayakan ulang tahun di sana. Ajaibnya, petugas kasir menjawab “tidak”, dan katanya pun beberapa orang dari mereka itu hanya dua orang yang memesan. Sontak saya membatin, memang sudah sepatutnya mereka ini bernasib sama seperti Malin Kundang.

Sebenarnya kejadian merayakan ulang tahun di kedai kopi yang akhirnya berubah jadi akar masalah sosial bukan masalah baru. Di Terminal Mojok, Mas Riyanto sudah membahasnya. Tapi, setelah saya yang bukan barista ini masih terkena musibah dari perayaan ulang tahun mereka, saya akhirnya merasa perlu menegaskan kembali ke mereka soal perayaan ulang tahun di kedai kopi dari sisi pengunjung. Biar apa? Biar akhlaknya nggak terkutuk jadi buruk seperti Malin Kundang.

Kedai kopi bukan tempat bebas dari etika sosial

Pertama-tama, mereka itu kayaknya masih buta huruf dengan etika di kedai kopi. Dikira, kedai kopi itu tempat yang bebas untuk berekspresi dan berperilaku secara pribadi. Padahal, sebebas-bebasnya berekspresi dan berperilaku di sana, selalu ada keterkaitan dengan urusan orang banyak. Artinya, kedai kopi manapun, aturan nggak tertulis bernama etika sosial itu selalu ada di sana.

Tentu saja bukan berarti kita kemudian membatasi diri untuk nggak ngobrol dengan teman atau urusan-urusan pribadi lainnya yang bisa dilakukan di kedai kopi. Tapi maksudnya, etika sosial itu musti dipahami sebagai batasan atau teguran sebelum melakukan tindakan berakhlak rendah seperti merayakan ultah tadi.

Setidaknya, izin ke pihak kedai kopi kalau mau merayakan ultah. Supaya pihak PEMILIK tenang dan percaya kalau nanti apa pun yang terjadi saat perayaan ultah, itu tanggung jawab yang merayakannya. Termasuk ketika misalnya terjadi lempar kue, maka urusan bersih-bersih ditanggung oleh yang merayakannya.

Baca Juga:

4 Alasan Saya Lebih Memilih Ice Americano Buatan Minimarket ketimbang Racikan Barista Coffee Shop

Menebak Alasan Starbucks di Tegal Sepi Pengunjung

Baca halaman selanjutnya

Minimal nggak berisik, dan minimal pesen!

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Agustus 2023 oleh

Tags: Kedai Kopikenyamanan pengunjungperayaanpesananUlang Tahun
Achmad Fauzan Syaikhoni

Achmad Fauzan Syaikhoni

Pemuda setengah matang asal Mojokerto, yang selalu ekstase ingin menulis ketika insomnia. Pemerhati isu kemahasiswaan, lokalitas, dan hal-hal yang berbau cacat logika.

ArtikelTerkait

Selamat Ulang Tahun Jogja, Selamat Ulang Tahun Cinta Pertama

Selamat Ulang Tahun Jogja, Selamat Ulang Tahun Cinta Pertama

8 Oktober 2022
kejutan

Memberikan Kejutan Sewajarnya Saja

4 Agustus 2019
Alasan Logis Coffee Shop Melarang Makanan/Minuman dari Luar (Unsplash)

Alasan Logis Coffee Shop Melarang Pengunjung Membawa Makanan atau Minuman dari Luar Bukan karena Semata Bisnis, tapi Ada Alasan Moral

19 November 2023
Ketika Orang yang Biasa ke Angkringan Mengunjungi Kafe Kelas Menengah terminal mojok.co

Ketika Orang yang Biasa ke Angkringan Mengunjungi Kafe Kelas Menengah

28 Oktober 2020
Hal yang Seharusnya Tidak Dilakukan Istri Ketika Suami Ngopi-ngopi terminal mojok.co

Kedai Kopi: Tongkrongan Bebas yang Bisa Bikin Orang Murtad

22 Agustus 2019
Barista Coffee Shop yang Sombong dan Judes Mending Resign dan Fokus Kuliah Aja!

Barista yang Sombong dan Judes Mending Resign dan Fokus Kuliah Aja!

30 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bayar STNK Sudah Bikin Pusing, Sekarang Mau Ditambah Parkir Setahun, Selalu Ada Cara Baru Nambah Beban Rakyat

Bayar STNK Sudah Bikin Pusing, Sekarang Mau Ditambah Parkir Setahun, Selalu Ada Cara Baru Nambah Beban Rakyat

22 Februari 2026
Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

25 Februari 2026
Pulang ke Lembata NTT Setelah Lama Merantau di Jawa, Kaget karena Kampung Halaman Banyak Berubah Mojok.co

Momen Pulang ke Lembata NTT Setelah Sekian Lama Merantau di Jawa Diliputi Rasa Kaget, Kampung Halaman Banyak Berubah

25 Februari 2026
Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja Mojok.co

Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja

22 Februari 2026
Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang Mojok.co

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

23 Februari 2026
Jalan Kertek Wonosobo, Jadi Pusat Ekonomi tapi Bikin Sengsara (Unsplash)

Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo Mematikan, tapi Pemerintah, Warga, hingga Ahli Klenik Saja Bingung Cari Solusinya

24 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.