Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Liburan di Kebumen Itu Aneh, tapi Justru Bisa Jadi Pilihan yang Tepat buat Kita yang Muak dengan Kota Besar

Alifia Putri Nur Rochmah oleh Alifia Putri Nur Rochmah
10 Maret 2026
A A
5 Fakta Menarik tentang Kebumen yang Tidak Diketahui (Unsplash)

5 Fakta Menarik tentang Kebumen yang Tidak Diketahui (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Setiap kali saya bilang mau liburan ke Kebumen, reaksi orang-orang selalu sama: ngapain? Dan saya selalu kesulitan menjawabnya, bukan karena nggak ada alasan, tapi karena alasannya terlalu manusiawi untuk dijelaskan ke orang yang otaknya sudah telanjur terisi oleh konten travel influencer.

Oke, Kebumen mungkin bukan destinasi yang selama ini selalu jadi pilihan orang-orang. Bahkan saya sendiri jarang dengar orang secara sengaja berlibur ke Kebumen. Maksudnya, merencanakan liburan ke sana dengan sengaja itu jarang banget. Jadi ya, misalkan ada yang heran, ya wajar.

Tapi, biarlah saya coba saya jelaskan pelan-pelan, kenapa ada orang liburan ke Kebumen.

Lelah liburan itu nyata, dan ini serius

Saya pernah liburan ke Jogja pas long weekend. Berangkat dengan semangat, pulang dengan punggung pegal, dompet sekarat, dan mental yang entah kenapa justru lebih butuh istirahat dari sebelum berangkat. Macet di Jalan Malioboro. Antre foto di depan Tugu. Semua itu saya lakoni dengan penuh kesadaran karena saya pikir itulah yang namanya “liburan yang sah.”

Sekarang saya nggak lagi berpikir seperti itu. Liburan yang bagus bukan liburan yang paling ramai, paling viral, atau paling banyak fotonya. Liburan yang bagus adalah yang bikin kamu pulang dengan kepala lebih ringan. Dan untuk itu, saya menemukan jawabannya di Kebumen.

Kebumen punya Pantai Menganti, Pantai Wedi Putih, Pantai Laguna Puring, Pantai Suwuk,  dan beberapa pantai lain yang namanya belum sempat saya hafalkan semua. Semuanya cantik. Tebing karstnya dramatis, airnya biru, anginnya segar sampai bikin rambut berantakan dengan cara yang tidak menyebalkan.

Yang bikin saya begitu suka adalah nggak ada antrean foto.

Kamu bisa duduk di mana saja. Bisa bengong menatap laut tanpa ada orang yang minta geser karena “ganggu backgroundnya.” Bisa rebahan di pasir tanpa khawatir diinjak orang lewat. Anak-anak bisa lari-larian tanpa harus dipelototin karena menghalangi momen foto siapa pun.

Baca Juga:

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

Di pantai Kebumen, kamu bukan pengunjung yang harus antre. Kamu tamu yang disambut.

BACA JUGA: Dulu Malu Bilang Orang Kebumen, Sekarang Malah Bangga: Transformasi Kota yang Bikin Kaget

Perjalanannya punya rasa

Salah satu hal yang diam-diam saya nikmati dari liburan ke Kebumen adalah perjalanannya sendiri. Di Kebumen, perjalanannya masih terasa seperti perjalanan. Bukan siksaan.

Jalannya berkelok. Sesekali naik turun. Pemandangannya sawah, perbukitan, desa-desa kecil yang tenang. Di beberapa titik ada penjual kelapa muda yang mangkal di pinggir jalan, dan berhenti beli satu-dua biji itu rasanya sudah seperti bagian dari wisatanya sendiri.

Ini beda jauh dengan pengalaman menuju pantai di tempat lain yang saya pernah alami.  dua jam terjebak macet, keluar di jalan sempit yang kanan kirinya penuh warung makan bermenu “instagramable,” lalu parkir di tempat yang tarifnya sudah ditetapkan semahal mungkin karena tahu kamu nggak punya pilihan lain.

Makanannya murah dan nggak pura-pura

Ini bagian favorit saya. Di Kebumen, warung sederhana masih jadi raja. Nggak ada konsep “harga naik karena view laut.” Nggak ada menu dengan nama Inggris yang ujung-ujungnya ya cuma nasi goreng juga. Kamu bisa makan ikan goreng, sambal, sama es teh dengan harga yang nggak bikin kamu hitung-hitungan sisa uang di dompet.

Lanthing, camilan khas Kebumen berbentuk angka delapan yang gurih dan renyah yang dijual di mana-mana dengan harga yang masuk akal. Nggak perlu embel-embel “artisanal” atau “small batch” supaya terlihat worth it.

Kebumen sepi bukan berarti nggak ada apa-apa

Saya tahu ada yang langsung ciut begitu dengar kata “sepi.” Tapi sepi di sini bukan berarti membosankan. Sepi di sini artinya kamu punya ruang untuk benar-benar hadir. Duduk lebih lama, ngobrol lebih panjang dengan orang yang kamu ajak pergi, perhatikan hal-hal kecil yang biasanya terlewat karena kamu terlalu sibuk memotret atau mengikuti itinerary yang sudah dirancang seminggu sebelumnya.

Di kota-kota wisata besar, semua hal terasa cepat. Jadwal padat, lokasi banyak, dan kamu terus bergerak sampai akhirnya nggak jelas ini lagi menikmati liburan atau lagi menyelesaikan tugas. Untunglah di Kebumen ritmenya lebih pelan, dan ini justru yang kita semua butuhkan. Ketergesa-gesaan membunuh apa-apa yang menyenangkan di dunia ini.

Jadi kalau kamu sedang merencanakan liburan dan bingung mau ke mana, dan kamu sudah agak bosan dengan jawaban yang itu-itu saja, coba pertimbangkan Kebumen. Nggak usah bikin itinerary terlalu detail. Tak perlu khawatir ketinggalan spot viral. Paling penting, nggak usah siapkan budget besar-besaran.

Cukup datang, duduk di pantai, makan lanthing, niscaya akan pulang dengan kepala yang lebih ringan. Dan ya memang sesederhana itu, sebab liburan memang seharusnya tak bikin pusing.

Penulis: Alifia Putri Nur Rochmah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Fakta Kebumen yang Jarang Diketahui Orang, Membuat Kabupaten Ini Terus Berada di Bawah Stigma Daerah Tertinggal

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Maret 2026 oleh

Tags: KebumenPantai Mengantiwisata di kebumen
Alifia Putri Nur Rochmah

Alifia Putri Nur Rochmah

Penulis kelahiran Kebumen. Anak Ekonomi Pembangunan UNS yang lebih tertarik pada cerita di balik data. Berpengalaman sebagai content writer dan content creator, gemar berkelana ke tempat-tempat baru, dan menulis tentang apa saja dari yang serius sampai yang receh.

ArtikelTerkait

Kebumen Bukan Sebatas Tempat Singgah di Antara Jogja & Purwokerto (Pexels)

Kebumen Layak Jadi Ibu Kota Provinsi, asalkan Memperbaiki Beberapa Hal yang Bikin Kebumen Tercoreng Citranya

17 Mei 2025
Moro Soetta, Malioboro Kebumen yang Layak Diapresiasi

Moro Soetta, Malioboro Kebumen yang Layak Diapresiasi

1 Oktober 2025
Usaha Kebumen Lepas dari Status Kabupaten Termiskin (Unsplash) purworejo

Mencoba Menyelesaikan Perdebatan Mana yang Lebih Maju, Kebumen atau Purworejo

24 Februari 2025
Jalan Raya Prembun-Wadaslintang, Jalur Penghubung Kebumen-Wonosobo yang Keadaannya Menyedihkan dan Gelap Gulita!

Jalan Raya Prembun-Wadaslintang, Jalur Penghubung Kebumen-Wonosobo yang Keadaannya Menyedihkan dan Gelap Gulita!

15 Juli 2024
Kebumen Miskin Kuliner Adalah Bualan dan Tuduhan Sesat (Unsplash)

Kebumen Miskin Kuliner Adalah Anggapan Sesat. Berikut 5 Kuliner yang Saya Sarankan Saat Berkunjung ke Kota Beriman

27 Juni 2024
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

All New Honda Vario 125 eSP 2018: Motor Matik Kencang, Nyaman, dan Paling Enak Dipakai Harian motor honda blade 110 honda vario 160 supra x 125 vario street

Honda Vario 125 Generasi Keenam, Motor dengan Desain Gagah tapi Kualitasnya Ampas

4 Maret 2026
Lontong Kupang Kuliner Red Flag Jawa Timur, tapi Banyak yang Suka Mojok.co

Lontong Kupang Makanan Jawa Timur Paling Red, tapi Anehnya Banyak yang Suka

3 Maret 2026
Apa itu Selat Hormuz dan Kenapa Posisinya Strategis?

Apa itu Selat Hormuz dan Kenapa Posisinya Strategis?

9 Maret 2026
Turunan Panjang Exit Tol Bawen, Tempat Paling Berbahaya bagi Kendaraan yang Remnya Bermasalah

Turunan Panjang Exit Tol Bawen, Tempat Paling Berbahaya bagi Kendaraan yang Remnya Bermasalah

6 Maret 2026
Motor Honda CB Lawas, Standar Sukses Pemuda Purworejo yang Merantau ke Jakarta Mojok.co

Motor Honda CB Lawas, Standar Sukses Pemuda Purworejo yang Merantau ke Jakarta 

6 Maret 2026
Tuhan Bersama Mahasiswa yang Sibuk Mengejar IPK (Unsplash)

Tuhan Bersama Mahasiswa yang Sibuk Mengejar IPK, tapi Masih Bingung Mau Jadi Apa

9 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Lepas WNI karena Hidup Ribet dan Nelangsa di Indonesia, Hidup Jadi Lebih Mudah usai Pindah ke Jerman
  • Dulu Kerap Dihina, Ditolak Kampus Top hingga Nyaris DO dan Beasiswa Dicabut, Kini Buktikan Bisa Lolos Seleksi CPNS
  • Kuliah Beasiswa di Australia usai Diejek dan Ditertawakan, Tolak Karier Dewan karena Pilih Bermanfaat di Kampung Pedalaman
  • Senyum Palsu Anak Pertama Saat Adik Lolos PTN Impiannya, Pura-Pura Bahagia Meski Aslinya Penuh Derita dan Pusing Mikir Biaya
  • Mendewakan Innova Zenix Adalah Kesesatan Finansial, Wujud Kebodohan Struktural yang Sangat Hakiki karena Tetap Kalah Aura Dibanding Innova Reborn
  • Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.