Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Kebiasaan Orang Jepang yang Bikin Kuliah Cepat Kelar dan Namaste

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
10 Januari 2021
A A
Kebiasaan Orang Jepang yang Bikin Kuliah Cepat Kelar dan Namaste terminal mojok.co

Kebiasaan Orang Jepang yang Bikin Kuliah Cepat Kelar dan Namaste terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Seperti yang kita tahu, prinsip-prinsip dan kebiasaan orang Jepang sudah sangat populer dari zaman dahulu kala. Untuk saat ini, buku-buku bergenre self improvement juga banyak yang membahas tentang prinsip hidup dari Negeri Sakura tersebut untuk dikaitkan dengan pola hidup masyarakat kita. Saya paham setiap tempat tentu memiliki budaya dan prinsip tersendiri dalam menjalani hidup, namun tak ada salahnya juga menjadikan budaya atau prinsip hidup orang lain untuk memperbaiki pola hidup kita yang mungkin belum terstruktur dengan baik.

Prinsip-prinsip dan kebiasaan orang Jepang ini menurut saya jika dimiliki oleh para mahasiswa tentu akan membantu mereka memahami arti kuliah. Untuk para mahasiswa kupu-kupu yang kehilangan makna atau para mahasiswa dengan jumlah semester banyak, tapi tak kunjung wisuda, mungkin bisa menggunakan prinsip dan kebiasaan orang Jepang ini agar dihayati. Berikut beberapa prinsip yang hendaknya dimiliki setiap mahasiswa:

#1 Ikigai

Ikigai sendiri merupakan prinsip dan kebiasaan orang Jepang dalam menjelaskan kesenangan dan makna hidup. Kurang lebih ikigai ini memberi kita petunjuk seperti, “Untuk apa saya hidup di dunia ini?”

Jika ikigai dimiliki oleh para mahasiswa, mereka akan paham dengan alasan mereka kuliah. Tak akan ada lagi drama mahasiswa yang mengeluh, kenapa kuliah kok tugasnya kayak sinetron di TV? Nggak ada kelarnya.

Saat mereka sudah memahami makna dari “untuk apa saya kuliah?” mereka tentu akan tahu tentang tugas dan tanggung jawab yang harus mereka kerjakan. Makanya sebelum memutuskan untuk kuliah, kita perlu tahu tujuannya. Kalau masih mencari sebuah tujuan atau cita-cita, paling tidak ada satu alasan kenapa kita harus kuliah. 

Kalau memang belum menemukan passion-nya, kita mungkin bisa menggunakan alasan orang tua sebagai sebuah penguat. Saat tahu biaya UKT tidaklah murah, paling tidak kita bisa mikir bahwa kita harus kuliah dengan sungguh-sungguh. Sebb, orang tua bayar uang kuliah juga pakai uang yang dicari dengan keringat.

#2 Keishan

Keishan bermakna kreatif, inovatif, dan produktif. Jika prinsip ini dimiliki mahasiswa, tentu hari-hari kuliahnya bakalan bermakna bin berfaedah. Mereka yang memiliki prinsip ini tentu bakal belajar banyak hal. Tidak hanya di bangku kelas, mereka mungkin akan ikut beberapa organisasi, komunitas, ikut seminar, ikut lomba, jadi volunteer, dll.. Mereka mau belajar dari orang lain dan mau mengembangkan potensinya.

Mahasiswa yang memiliki prinsip dan kebiasaan layaknya orang Jepang seperti ini biasanya bakal lebih luwes ketika nanti lulus. Dengan modal skill yang dimiliki, mereka bisa dengan mudah masuk ke segala aspek dan melihat peluang usahanya sendiri. Kalaupun sudah kerja, mereka bisa menambah penghasilan dengan pekerjaan sampingan.

Baca Juga:

Orang Jepang Gila Kerja, Pemerintah Jepang Bikin Program Agar Pekerja Pulang Tepat Waktu

“Sushi Terrorism” di Restoran Sushi, Bukti Orang Jepang Juga Bisa Norak

#3 Kaizen

Kaizen merupakan prinsip dan kebiasaan orang Jepang yang mengajari kita untuk terus melakukan perbaikan, fokus, dan tidak menunda pekerjaan. Alasan utama para mahasiswa kenapa nggak kelar-kelar kuliahnya adalah suka menunda dan tidak fokus. Tugas ditumpuk-tumpuk, skripsi terbengkalai, lalu saat tahu temannya sudah wisuda semua, akhirnya meriang. Galau dan makin down buat kuliah.

Main hape nggak masalah, piknik nggak apa-apa, mau main medsos juga boleh, asal tugas dan kewajibannya sudah diselesaikan dulu. Pastikan sebagai mahasiswa, tugas utama kita itu kuliah. Jadi sebelum nyantai-nyantai, alangkah baiknya segala tugas dibayar lunas. Mulai fokus pada tujuan dan pastikan menyegerakan apa yang harus disegerakan.

#4 Makoto

Makoto diartikan sebagai sebuah kejujuran dan ketulusan. Meski kedengarannya klise, tapi ini sangat penting dimiliki oleh para mahasiswa. Belajar untuk jujur pada diri sendiri. Kalau lagi ujian ya kerjakan sendiri sesuai kemampuan. Kalau ada tugas ya kerjakan sendiri. Apalagi kalau skripsi. Ini adalah modal utama seseorang dalam hal kejujuran. Suatu saat ketika sudah lulus kuliah, kita akan terbiasa jujur.

#5 Ganbatte

Ganbatte sendiri diartikan sebagai sebuah semangat pantang menyerah dalam mencapai impian atau tujuannya. Tanpa sebuah semangat dalam kuliah, kita hanya seperti memasuki sebuah kendaraan tanpa bensin. Kita hanya terkurung di sana dan tak bisa pergi ke mana-mana. Itulah pentingnya semangat yang bisa mendorong kita mendekat pada tujuan yang kita inginkan.

Jika hari ini masih berjuang buat mengejar dosen pembimbing demi menuntaskan skripsi, tetaplah semangat. Jika hari ini masih harus lelah bekerja demi membayar uang kuliah sendiri, jangan menyerah. Jika hari ini masih banyak coretan di skripsi kita, tetaplah berjuang. Ganbatte! Semoga lekas lulus dan menjadi wisudawan yang berfaedah. 

Tidak ada salahnya mengimplementasikan prinsip dan kebiasaan orang Jepang dalam kehidupan perkuliahan. Siapa tahu kamu adalah seorang mahasiswa yang sedang mencari motivasi dan butuh memikirkan kembali makna hidup, saya sarankan untuk mempelajari makna-makna kebiasaan orang Jepang di atas dengan lebih mendalam.

BACA JUGA Apa Salahnya kalau Punya Usaha Toko Sembako di Usia Muda? dan tulisan Reni Soengkunie lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 8 Januari 2021 oleh

Tags: orang jepangtradisi jepang
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

Orang Jepang dan Kegemarannya Baca Buku Terminal Mojok

Orang Jepang dan Kegemarannya Baca Buku

16 Januari 2022
6 Hal yang Sebaiknya Nggak Ditanyakan ke Orang Jepang Saat Pertama Kali Kenalan Terminal Mojok

6 Hal yang Sebaiknya Nggak Ditanyakan ke Orang Jepang Saat Pertama Kali Kenalan

19 Februari 2022
Orang Jepang Gila Kerja, Pemerintah Jepang Bikin Program Agar Pekerja Pulang Tepat Waktu

Orang Jepang Gila Kerja, Pemerintah Jepang Bikin Program Agar Pekerja Pulang Tepat Waktu

15 Maret 2023
5 Hal yang Bikin Orang Jepang Bingung Saat Datang ke Indonesia Pertama Kali terminal mojok.co

5 Hal yang Bikin Orang Jepang Bingung Saat ke Indonesia Pertama Kali

25 Januari 2022
Ternyata Orang Jepang Sangat Religius, lho! terminal mojok

Ternyata Orang Jepang Sangat Religius, lho!

4 Desember 2021
5 Gaya Hidup Orang Jepang yang Bikin Mereka Bertubuh Langsing Ideal terminal mojok

5 Gaya Hidup Orang Jepang yang Bikin Mereka Bertubuh Langsing Ideal

15 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang  Mojok.co

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang 

13 Maret 2026
Tiga Makanan Para Pengembara di Timur Tengah

Tiga Makanan Para Pengembara di Timur Tengah

9 Maret 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
Jalan Raya Prembun-Wadaslintang, Jalur Penghubung Kebumen-Wonosobo yang Keadaannya Menyedihkan dan Gelap Gulita! wonosobo

Wonosobo, Kota Asri yang Jalanannya Ngeri, kalau Nggak Berlubang, ya Remuk!

13 Maret 2026
Honda Beat Motor yang Sempurna, Pantas Saja Didambakan Warga Kampung dan (Sayangnya) Jadi Incaran Empuk Maling Mojok.co

Honda Beat Motor yang Mudah Digunakan, Dirawat, dan Dimaling

11 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Kereta Ekonomi Tempatnya Penumpang-penumpang “Aneh” Mojok.co ka kahuripan

KA Sri Tanjung dan KA Kahuripan, Kereta Api Paling Nanggung dan Melelahkan bagi Penumpang

10 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan
  • Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika
  • Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja
  • Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki
  • Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda
  • ICW: Usut Tuntas Kekerasan “Brutal” terhadap Andrie Yunus, Indikator Bahaya untuk Pemberantasan Korupsi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.