Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Kawasaki ZX-25R: Motor Sport Emang buat Gaya-gayaan, Bukan buat Harian

Tiara Uci oleh Tiara Uci
7 April 2023
A A
Kawasaki ZX-25R: Motor Sport Emang buat Gaya-gayaan, Bukan buat Harian (Instagram @zx25r_official)

Kawasaki ZX-25R: Motor Sport Emang buat Gaya-gayaan, Bukan buat Harian (Instagram @zx25r_official)

Share on FacebookShare on Twitter

Kawasaki ZX-25R takut air

Jujur saja, saat pertama kali melihat wajah Kawasaki ZX-25R yang memiliki lubang (air ram) di antara headlamp membuat saya overthinking. Saya khawatir ketika sedang hujan, airnya tersedot ke dalam tunnel air ram dan mengganggu kinerja mesinnya. Akan tetapi, saya tepis pikiran buruk tersebut dengan keyakinan bahwa engineering Kawasaki bukan orang bodoh, mana mungkin membuat design motor ceroboh. Jadi, ketika Surabaya sedang dilanda hujan deras, saya tetap percaya diri mengendarai motor satu ini.

Hasilnya, air hujan memang tidak mengganggu kinerja air ram. Namun, lampu MIL (Malfunction Indicator Lamp) pada speedometer-nya menyala terus dan nggak bisa dimatikan.

Ketika MIL menyala, saya tidak merasakan kendala pada motor, masih aman-aman saja, nggak brebet juga. Tapi, saya tetap panik dong, seperti yang kita tahu, MIL adalah indikator saat motor bermasalah, kalau MIL-nya menyala artinya ada yang nggak beres pada motornya. Lantaran takut sistem permesinannya eror, akhirnya saya membawa motor ini ke bengkel Kawasaki. Coba kalian tebak apa masalahnya? Ternyata sensor oksigen pada knalpotnya kemasukan air. Kocak nggak tuh, masa motor mahal dan macho takut air, sih. Ra mashok!

Ergonomi

Rangka dan bodi Kawasaki ZX-25R memang terlihat padat, kokoh dan kuat. Tapi, menurut saya riding positionnya nanggung dan tidak seperti pembalap. Meskipun stang ZX-25R underyork (rendah), tapi posisi footstep-nya agak maju ke depan dan joknya pendek sehingga membuat posisi tubuh kita tidak terlalu menunduk, kesannya jadi kurang sporty padahal ini motor full fairing. Riding position ini mungkin dimaksudkan agar motornya nyaman untuk penggunaan harian. Tapi, menurut saya kenyamanannya tak signifikan, malah kesan machonya berkurang.

Lantaran ZX-25R memiliki empat silinder berjejer, bagian tengah motor ini juga lebar dan bobotnya berat yaitu 180 kg. Jujur saja, jika motor ini dikendarai di jalan perkotaan yang padat dan sering macet, rasanya kedua tangan kemeng dan tubuh pegel linu. Padahal sebenarnya handling-nya cukup ringan, tapi karena jalannya padat (sering berhenti) dan motornya berat, akhirnya malah membuat tubuh mudah capek.

Tapi ya memang tak bisa dimungkiri, memang beginilah derita punya motor sport. Masalah ergonomi, jelas kalah dengan motor-motor standar yang lain. Kalau emang cari kenyamanan, ya sebaiknya jangan pakai motor sport.

Tetep aja, meskipun expected, tetep aja ZX-25R nggak nyaman bahkan untuk ukuran motor sport. Jan, wis.

Boros!!!

Kawasaki ZX-25R dibekali dengan dua pilihan output tenaga yaitu low mode (L) dan full mode (F). Untuk berkendara harian di jalan perkotaan lebih nyaman jika memilih low(L) dengan tenaga hanya 65 persen (tidak full) saja. Mode low membuat motor lebih jinak, sekaligus mampu menekan konsumsi bensin. Akan tetapi, meskipun menggunakan power low, saya tetap merasa kalau Kawasaki ZX-25R adalah motor yang boros.

Baca Juga:

Suzuki Satria Pro Punya Fitur Keren di Balik Bodi yang Tampak Payah

Motor Honda ADV 160: Bobot Berat, Desain Aneh, Ini Motor Bagusnya di Mana sih?

Namanya juga motor sport, kalau mau irit pakai Honda Beat. Mungkin itulah yang ada di benak kalian saat saya bilang ZX-25R boros. Padahal, saya tidak membandingkan konsumsi BBM ZX-25R dengan Honda Beat melainkan dengan Mobil Brio. Konsumsi bensin Kawasaki ZX-25R kalau dipakai kencang (full mode) bisa 21km/liter,lho. Sementara rata-rata konsumsi BBM Honda Brio adalah 23km/liter. Piye ini, masa naik motor lebih boros ketimbang naik mobil? Agak kurang masuk akal, tapi memang begitulah faktanya.

Mana bahan bakarnya pun mahal, Kawasai ZX-25R ideal dengan RON 95, artinya kita harus memberi minum motor ini dengan Pertamax Turbo, sementara Brio diisi Pertalite-pun masih oke oke saja.

Kesimpulan

Kawasaki ZX-25R memang memiliki tampilan keren dengan teknologi baru yang menarik seperti KTRC, KGS, power selection hingga immobilizer yang membuat motor lebih aman dari pencuri. Akan tetapi, jika digunakan untuk transportasi harian seperti pulang pergi kantor hingga ke pasar, motor satu ini kurang worth to buy karena harganya mahal dan membutuhkan maintenance extra. Kasarnya, Kawasaki ZX-25R adalah motor yang cocok untuk gaya-gayaan dan untuk orang yang kelebihan uang.

Nggak hanya itu, meskipun belum masuk barang mewah, pajak tahunan Kawasaki ZX-25R cukup tinggi yaitu sekitar Rp1.5 jutaan, Gaes. Piye? Masih ingin membeli Kawasaki ZX-25R untuk berangkat kerja? Ya monggo saja, asal punya duit dan tukang pijit.

Penulis: Tiara Uci
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Wahai Suzuki, Belajarlah dari Kawasaki

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 7 April 2023 oleh

Tags: ergonomihargaKawasaki ZX-25Rmotor sport
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

Suzuki Gixxer SF 250: Motor Sport kok Satu Silinder? Pede Betul

Suzuki Gixxer SF 250: Motor Sport kok Satu Silinder? Pede Betul

21 Juni 2023
Kaum yang Beli Motor Trail Cuma Buat Gaya, Kapan Tobat, Bos?terminal mojok motocross

Kaum yang Beli Motor Trail Cuma buat Gaya, Kapan Tobat, Bos?

19 Oktober 2020
Kawasaki Ninja 250RR Mono: Motor Underrated yang Harganya Setara Honda BeAT! kawasaki

Kawasaki Ninja 250RR Mono: Motor Underrated yang Harganya Setara Honda BeAT!

13 Juni 2023
4 Mekanisme Bertahan Hidup Anak Kos yang Bisa Dicoba Jika Harga Mi Instan Naik Beneran

4 Mekanisme Bertahan Hidup Anak Kos yang Bisa Dicoba Jika Harga Mi Instan Naik Beneran

10 Agustus 2022
Udahlah, Nggak Sok-sokan Beli Motor Sport Saat SMA! Ini Alasannya! terminal mojok.co

Udahlah, Nggak Sok-sokan Beli Motor Sport Saat SMA! Ini Alasannya!

28 Februari 2021
4 Dosa Warteg Mania yang Sebaiknya Dihentikan

Saat Warung Nasi Padang Makin Murah, Kenapa Warteg Tambah Mahal?

24 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Hal yang Harus Penumpang Ketahui tentang Stasiun Duri, Si Paling Sibuk dan Melelahkan se-Jakarta Barat

Stasiun Duri Lebih Bikin Stres dari Manggarai: Peron Sempit, Tangga Minim, Kereta Lama Datang

9 April 2026
Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

9 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Honda Odyssey: Mobil Indah, tapi Jalan Nasibnya Tak Mudah

Honda Odyssey: Mobil Indah, tapi Jalan Nasibnya Tak Mudah

11 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.