Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Katanya, Orang Betawi Masuk Surga Duluan

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
23 Juni 2020
A A
orang betawi masuk surga duluan

Katanya, Orang Betawi Masuk Surga Duluan

Share on FacebookShare on Twitter

Mumpung masih hangat suasana ulang tahun Ibukota DKI Jakarta yang tercinta, saya mau menulis tentang salah satu suku asli yang mendiami daerah ini dari zaman kolonial sampai sekarang. Apalagi kalau bukan suku Betawi, yang dikenalkan lebih baik oleh Rano Karno melalui sinetron legenda Doel Anak Sekolahan itu. Tapi sayang nggak mau membahas secara historis, kultural atau formal-formal amat. Bukan kapasitasnya, wqwqwq.

Ada sedikit cerita soal Betawi yang sering dapatkan dari pengajian-pengajian, tentunya juga pengajian ini diisi oleh ustaz setempat yang Betawi punya. Entah di tempat lain sama atau tidak, tapi cerita ini turun-temurun saya dapatkan di daerah rumah saya. Mau dari engkong, nyai, ncang, ncing, nyak, babeh di daerah saya sepertinya juga sudah lumrah dengan cerita ini.

Katanya, orang Betawi itu masuk surganya duluan dibandingkan orang lain. Waduh, awalnya saya juga kaget. Kok bisa-bisanya ada self-proclaim macam ini, apa nggak terkesan glorifikasi. Tapi, ternyata itu hanya guyonan saja. Soalnya saat diterangkan kenapa masuk surga duluan, alasannya adalah orang Betawi suka mengadakan maulid setiap ada hajat atau acara. Dalam bahasa Betawi, maulid seringkali disebut “muludan”. 

Sedikit-sedikit muludan. Ada yang mau naik haji, muludan dulu. Ada yang baru punya rumah, muludan dulu. Ada yang sunatan, muludan dulu. Ada yang mau nikah, muludan dulu. Pokoknya apa pun acara dan hajatnya, muludan harus ada. Boleh jadi, ini karena Islam tradisional dan Betawi sudah erat dari dahulu. Apalagi, pengaruh habaib dari hadramaut yang membawa tradisi maulid ini membuat orang Betawi suka maulid.

Pernah juga, ada tetangga saya yang benar-benar Betawi totok (nggak kaya saya yang sudah blasteran, wqwqwq) mengadakan maulid karena apa? Karena dia baru khatam mengaji Quran, yawloh padahal itu kan ibadah sendiri yak. Sampai membuat muludan, dan semua orang hampir diundang semuanya. Nggak mewah, sederhana pun tapi semuanya kebagian makanan. Gila betul memang tradisi muludan ini.

Biasanya, kitab maulid yang dibaca adalah Barzanji yang dikarang oleh Syekh Ja’far al-Barzanji bin Hasan bin Abdul Karim. Kadang diiringi hadrah, kadang cukup hanya dibaca bergantian setiap rawi yang dibaca. Tapi, akhir-akhir ini tidak hanya barzanji, kadang maulid Diba’ bahkan Simtudduror. Mulai banyak variasinya, dan tentu semakin dengan banyaknya salawat baru dan juga majelis di Jakarta. 

Kalau kita bicara soal Islam dan Betawi, saya mengutip sedikit dari bukunya Kiai Saifuddin Zuhri (kalau nggak tahu beliau, beliau ini menteri era Soekarno dan bapak dari Mantan Menag Lukman Hakim Saifuddin) yang berjudul “Kaleidoskop Politik di Indonesia Jilid III” yang isinya begini, “Jakarta sebuah kota di dunia yang memiliki paling banyak masjid dan mushalla. Barangkali cuma Kairo yang sanggup menandingi Jakarta dalam hal banyaknya masjid dan mushalla.”

Betawi dan Islam memang erat sekali, bahkan orang Betawi sedari kecil yang paling penting diajar ilmu agama. Lihat saja si Doel, lagunya saja menunjukkan kalau anak Betawi memang banyak pandai sembayang dan mengaji. Karena itu sudah ajaran dari engkong, sama ajaran orang-orang tua di Betawi. Apalagi, kalau kalian baca beberapa jurnal tentang Islam dan Betawi, pasti akan tahu kalau orang Betawi itu paling takut sama ulama.

Baca Juga:

Ketika Tuhan Menciptakan Tanah Betawi dari Gelak Tawa

Tulisan Soal 8 Karakter Orang Betawi Itu Sungguh Ngadi-ngadi!

Guyonan macam orang Betawi masuk surga duluan sebenarnya itu juga menjadi teguran sendiri buat orang Betawi, dalam artian kadang ada orang yang tidak mampu dan memaksakan untuk mengadakan maulid. Padahal maulid itu nggak wajib, kalau bisa ya silahkan saja adakan. Tapi, yang nggak suka maulid jangan melarang orang untuk muludan. Sebab apa? Sebab ajaran maulid atau muludan itulah yang menjadi perantara tersebarnya Islam di tanah Betawi, dan sudah menjadi identitas dari Betawi sendiri.

Intinya, selamat ulang tahun untuk Jakarta dan terima kasih banyak kepada Betawi yang banyak mengajari saya banyak hal. Meskipun Betawi identik dengan Islam, percayalah orang Betawi adalah orang-orang yang baik dan menjunjung tinggi pluralitas, serta keragaman dalam perbedaan Indonesia. Semoga Jakarta, dan Indonesia panjang umur dalam kebaikan. 

Semoga, ya semoga~

BACA JUGA Percampuran Budaya Sunda dan Betawi di Pernikahan Orang Bekasi dan tulisan Nasrulloh Alif Suherman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 22 Juni 2020 oleh

Tags: masuk surgaorang betawiulang tahun jakarta
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

Tuhan Menciptakan Tanah Betawi dari Gelak Tawa terminal mojok

Ketika Tuhan Menciptakan Tanah Betawi dari Gelak Tawa

9 Agustus 2021
Tidak Semua Setan Betah di Kota Jakarta, Tidak Semua Malaikat Nyaman di Jogja mojok.co/terminal

8 Karakter Orang Betawi yang Perlu Dipelajari kalau Tinggal di Jakarta

18 Januari 2021
Tulisan Soal 8 Karakter Orang Betawi Itu Sungguh Ngadi-ngadi! terminal mojok.co

Tulisan Soal 8 Karakter Orang Betawi Itu Sungguh Ngadi-ngadi!

26 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Derita Orang Pasar Rebo, Jauh dari Jakarta Bagian Mana pun, Malah Lebih Dekat ke Depok!

22 April 2026
Motor Bagus Sebanyak Itu di Pasaran dan Kalian Masih Memilih Beli Motor Honda BeAT? Ya Tuhan, Seleramu lho yamaha mio m3

Setia Bersama Honda Beat Biru 2013: Motor yang Dibeli Mertua dan Masih Nyaman Sampai Sekarang, Motor Lain Mana Bisa?

17 April 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jalan-jalan di Surabaya Itu Mudah dan Murah, tapi Jadi Mahal karena Kebanyakan Tukang Parkir Liar

21 April 2026
Konten Tutorial Naik Pesawat Nggak Norak Sama Sekali, Justru Amat Penting buat Mayoritas Rakyat Indonesia

Konten Tutorial Naik Pesawat Nggak Norak Sama Sekali, Justru Amat Penting buat Mayoritas Rakyat Indonesia

20 April 2026
Membayangkan Apa yang Akan Terjadi Jika di Bogor Tidak Ada Angkot terminal di bogor angkot jakarta

4 Hal Menyebalkan dari Oknum Sopir Angkot yang Bakal Kamu Temui saat Berada di Jakarta

16 April 2026
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Hubungan Istimewa di Balik Pohon Gayam sebagai “Tanaman Peneduh” dan Candi Borobudur
  • Pengguna iPhone Ingin “Naik Kelas” Bikin Muak, Gaya Elite padahal Dompet Sulit
  • Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami
  • Campus League Musim 1: Kompetisi Olahraga Kampus untuk Fondasi Masa Depan Atlet Mahasiswa, Menempa Soft Skills Krusial
  • Kuatnya Peran Perempuan di Kota Semarang, Sampai Diapresiasi California State University
  • Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.