Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Kasta Micin dari yang Gurih Umami sampai yang Kurang Nendang di Lidah

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
9 November 2025
A A
Kasta Micin dari yang Gurih Umami sampai yang Kurang Nendang di Lidah

Kasta Micin dari yang Gurih Umami sampai yang Kurang Nendang di Lidah (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Micin menjadi salah satu bumbu penyedap makanan yang paling sering digunakan di Indonesia. Siapa coba yang nggak suka gurih umaminya si micin ini. Meskipun stigma yang beredar mengatakan kalau kebanyakan micin bisa bikin bodoh, nyatanya itu hanya mitos. Selama penggunaannya nggak berlebihan, bumbu penyedap satu ini tetap aman dikonsumsi dan membuat makanan jadi tambah sedap. Biasanya penggunaannya dalam masakan juga nggak terlalu banyak, sekitar satu hingga satu setengah sendok teh saja.

Ada banyak merek micin yang beredar di Indonesia. Dan sebagai pencinta micin sejati, izinkan saya mengurutkan kasta bumbu penyedap satu ini mulai dari yang terasa umami hingga kurang umami di lidah.

#1 Sasa rasanya paling nendang

Duduk di urutan pertama, ada Sasa. Micin satu ini menurut saya paling enak dari merek lainnya yang beredar di pasaran. Rasanya beneran gurih.

Dalam penggunaannya, nggak perlu banyak, Gaes. Cukup dituang sedikit saja rasanya sudah keluar. Jadi, lebih awet ketimbang merek micin lainnya. Kalau kalian perhatikan, banyak pedagang bakso yang memakai merek Sasa ini sebagai bumbu penyedap tambahan. Soalnya ya rasanya memang enak dan terasa.

Ukuran Sasa juga beragam, ada yang kecil banget jadi travel friendly dan juga ada ukuran besar. Tinggal sesuaikan saja dengan kebutuhan. Kalau untuk ukuran 250 gram, harganya sekitar 18 ribuan.

#2 Ajinomoto, micin yang cocok buat masakan tumisan karena mudah larut

Di urutan selanjutnya ada Ajinomoto. Sebenarnya untuk rasa hampir mirip Sasa, tapi kurang gurih menurut saya. Ukurannya juga beragam dan harganya mulai dari 5 ribu sampai 15 ribu untuk ukuran 250 gram.

Rasa msg-nya nggak meninggalkan bekas di lidah, jadi nggak bikin enek. Menurut saya, Ajinomoto cocok buat dicampur ke dalam masakan tumis. Pokoknya kalau masak tumisan, saya mencampurkan Ajinomoto karena mudah larut dan bercampur.

#3 Bio Miwon buat yang nggak suka micin banget

Selanjutnya ada Bio Miwon. Kemasannya cantik, didominasi warna hijau menyala. Rasanya cenderung asin, bukan yang umami atau gurih banget kayak dua merek sebelumnya. Jadi kalau mau dicampur ke masakan harus cukup banyak biar lebih terasa umami.

Baca Juga:

Bumbu Masak Machmudah, Aset Terbaik Sidoarjo

Kobe Nasi Uduk, Bumbu Instan yang Canggih. Bikin Nasi Uduk Cuma Perlu Diaduk

Tapi buat kalian yang nggak terlalu suka rasa micin atau umami, bisa coba pakai Bio Miwon ini sebagai tambahan penyedap. Soalnya rasanya ya ringan tadi. Harganya juga nggak mahal, kok. Untuk ukuran 200 gram harganya 14 ribu rupiah aja.

#4 Kokie, micin yang duduk di urutan terakhir

Dibanding yang lain, kemasan Kokie ini cukup unik. Soalnya di depan kemasannya ada gambar koki sedang membawa centong masakan. Kelihatannya memang menarik, tapi mohon maaf soal rasa kurang nendang.

Saat di lidah, micin satu ini kadang meninggalkan rasa getir. Rasanya juga bukan gurih umami, tapi asin saja. Jadi, kurang cocok buat sobat micin. Harganya terjangkau, kemasan ukuran 250 gram cuma 13 ribuan.

Nah, keempat micin di atas adalah beberapa merek yang cukup sering kita jumpai di warung atau supermarket. Bahkan di warung penjual makanan seperti bakso, mie ayam, dll., pun menggunakan salah satu dari keempat merek di atas. Semua memang tetap enak, tergantung tujuan pemakaian kita.

Micin memang sering disalahin, padahal penyakit datang kan tergantung gaya hidup kita juga. Selama dikonsumsi nggak berlebihan, tetap aman, kok.

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Banggalah Jadi Budak Micin, Perdebatan soal Tidak Sehatnya MSG Bukan Perkara

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 November 2025 oleh

Tags: bumbu masakbumbu penyedapgenerasi micinmasakanMicinmonosodium glutamatmsgpenyedap masakanumami
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

pengawet makanan mojok

Klaim Produk Olahan Makanan Tanpa Pengawet Itu Sangat Meresahkan dan Cenderung Menyesatkan

10 Desember 2020
4 Alasan Bumbu Ulek Lebih Nikmat daripada Bumbu yang Diblender

4 Alasan Bumbu Ulek Lebih Nikmat daripada Bumbu yang Diblender

8 Maret 2023
Kobe Nasi Uduk, Bumbu Instan yang Canggih. Bikin Nasi Uduk Cuma Perlu Diaduk

Kobe Nasi Uduk, Bumbu Instan yang Canggih. Bikin Nasi Uduk Cuma Perlu Diaduk

21 Agustus 2023
Atoom Bulan, Bumbu Sapu Jagat untuk Semua Jenis Masakan Terminal Mojok

Atoom Bulan, Bumbu Sapu Jagat untuk Semua Jenis Masakan

8 November 2022
micin

Micin dan Mama Muda yang Tidak Percaya Diri

15 Juni 2019
Chinese Restaurant Syndrome

Chinese Restaurant Syndrome: Apakah Generasi Micin Can Relate?

26 September 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

20 Februari 2026
Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja (Unsplash)

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

24 Februari 2026
Dosa Penjual Oseng Mercon, Makanan Khas Jogja Paling Seksi (Wikimedia Commons)

Dosa Penjual Oseng Mercon Menghilangkan Statusnya Sebagai Kuliner Unik, padahal Ia Adalah Makanan Khas Jogja Paling Seksi

23 Februari 2026
Realitas Mahasiswa UNNES Gunungpati: Ganti Kampas Rem yang Mengacaukan Keuangan, Bukan Kebutuhan Kampus Mojok.co

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

20 Februari 2026
5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli terminal

5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli

24 Februari 2026
7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup Mojok.co

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

24 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Maunya Motor Matic, tapi Terpaksa Pakai Supra buat Kuliah di Fakultas “Elite” di UGM demi Menyenangkan Ayah
  • Sahur dengan MBG, Nilai Gizinya Lebih Cocok untuk Mahasiswa ketimbang Anak Sekolah
  • 35 Tahun Bekerja Keras demi Anak, tapi Kesepian di Masa Tua karena Dianggap Tak Pernah Hadir untuk Keluarga
  • Danau UNESA, Tempat Pelarian Pekerja Surabaya Gaji Pas-pasan dan Gila Kerja. Kuat Bertahan Hanya dengan Melamun
  • 7  Koleksi Buah Legendaris di Game Blox Fruits yang Jadi Incaran: Tak Cuma Memperkuat, Tapi Juga Jadi Aset Berharga
  • Pertama Kali Merantau ke Jogja: Kerja di Coffee Shop 12 Jam Gaji Rp10 Ribu Perhari, Capek tapi Tolak Pulang karena Gengsi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.