Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kamus Bahasa Madura: Kosakata Madura yang Mirip dengan Daerah Lain

Sigit Candra Lesmana oleh Sigit Candra Lesmana
21 September 2021
A A
Kamus Bahasa Madura: Kosakata Madura yang Mirip dengan Daerah Lain terminal mojok.co

Kamus Bahasa Madura: Kosakata Madura yang Mirip dengan Daerah Lain terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Indonesia terkenal dengan beragamnya suku yang otomatis memperkaya keragaman budaya, termasuk bahasa. Lantaran bahasa di Indonesia ini sangat banyak bahkan mencapai ratusan, tidak heran jika terdapat beberapa kata yang mirip antar satu bahasa dengan bahasa yang lain. Nah, kali ini saya akan membahas beberapa kata dalam bahasa Madura yang mirip dengan bahasa lain yang terkadang menimbulkan salah paham.

#1 Gendeng

Terdapat kata dalam bahasa Madura yang mirip dengan kata dalam bahasa Jawa yaitu “gendeng”. Namun, meskipun penulisan dan pelafalannya hampir sama, artinya agak berbeda walaupun sama-sama berkonotasi negatif. “Gendeng” dalam bahasa Jawa berarti “gila”. Sedangkan kata “gendeng” di Madura berarti “bodoh”. Terdapat sedikit perbedaan walaupun sama-sama bermakna negatif, bukan?

Pelafalannya juga hampir mirip. Kenapa saya bilang hampir mirip? Karena cara pengucapannya ada sedikit perbedaan. Kata “gendeng” di Madura, huruf “g”-nya lebih ditekan daripada pengucapan dalam bahasa Jawa.

#2 Patek

Di Madura, kata “patek” bisa menjadi penyebab kericuhan. Sebab, kata ini biasanya digunakan untuk makian. Arti dari kata ini dalam bahasa Indonesia adalah “anjing”. Kata “patek” di Madura ini mirip dengan bahasa Osing.

Padahal, dalam bahasa Osing, kata “patek” bisa diartikan “terlalu” dalam bahasa Indonesia. Misalnya, dalam bahasa Osing, “Aku ora patek iso.” Kalimat ini memiliki arti, “Aku belum terlalu bisa.” Ini berbeda, kan, dengan bahasa Madura yang maknanya adalah anjing?

#3 Biruh

Kata ketiga ini paling sering disalahpahami oleh orang luar Madura bahkan orang Madura itu sendiri. Dalam bahasa Madura, “biruh” berarti “hijau”. Kata ini mirip dengan kata dalam bahasa Indonesia yaitu “biru” yang berarti warna biru. Kemiripan inilah yang pada akhirnya membuat bahasa Madura disalahpahami dan dikatakan tidak memiliki kata untuk mendeskripsikan kata “hijau”.

Padahal, kata “biruh” ini memang mendeskripsikan kata hijau. Sedangkan untuk warna “biru” digunakan kata “geddung”. Salah kaprah ini juga didukung dengan sering kelirunya orang Madura saat berbicara bahasa Indonesia dan mendeskripsikan hijau dengan kata “biru” karena kebiasaan saat berbahasa Madura. Banyak juga orang Madura yang ternyata menganggap bahwa bahasanya memang tidak memiliki kata untuk mendeskripsikan warna hijau.

#4 Lok

Kata keeempat ini adalah perbedaan makna di dalam bahasa Madura itu sendiri. Di daerah Bangkalan atau daerah Madura pulau, kata “lok” bisa berarti “tidak”. Jika dia mengatakan, “Jeruk se lok celok,” artinya jeruk yang tidak kecut. Sementara itu, kami para diaspora Madura yang berada di daerah Jember dan sekitarnya, pasti akan salah paham jika mendengar kata tersebut.

Baca Juga:

13 Kosakata Bahasa Madura Paling “Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar

Jatuh Cinta Berkali-kali pada Jember, meski Sensasi Hidup di Kota Ini Begitu Nano-nano

Karena kami akan mengira itu hanya pegulangan. Jika seseorang bilang “lok celok”, kami akan menganggap bahwa yang diinginkan adalah jeruk yang kecut-kecut. Kami menggunakan kata “tak” atau “enjek” jika ingin menggungkapkan kata “tidak”.

Itulah beberapa kata dalam bahasa Madura yang mirip dengan bahasa lain, tapi maknanya berbeda. Dari keempat itu, mana yang pernah bikin kamu kecele saat berinteraksi dengan orang Madura?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 September 2021 oleh

Tags: bahasa maduraBahasa OsingBiruhPatek
Sigit Candra Lesmana

Sigit Candra Lesmana

Lulusan S-1 yang sedang belajar menulis.

ArtikelTerkait

Orang Jember Pasti Madura Adalah Salah Kaprah yang Harus Saya Luruskan

Orang Jember Pasti Madura Adalah Salah Kaprah yang Harus Saya Luruskan

12 November 2023
13 Kosakata Bahasa Madura yang "Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar Mojok.co

13 Kosakata Bahasa Madura Paling “Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar

9 Februari 2026
Keuntungan Sesama Orang Madura Pakai Bahasa Madura di Luar Wilayahnya

Keuntungan Sesama Orang Madura Pakai Bahasa Madura di Luar Wilayahnya

10 Maret 2020
Pantai Papuma Memang Indah, tapi Orang Jember Malas Berwisata ke Sana Mojok.co

Jatuh Cinta Berkali-kali pada Jember, meski Sensasi Hidup di Kota Ini Begitu Nano-nano

8 Desember 2024
madura

Drama Bahasa Jawa dan Madura di Keluarga Besar Saya

13 Agustus 2019
Istilah Pertanian Bahasa Madura yang Sering Dipakai di Situbondo

Istilah Pertanian Bahasa Madura yang Sering Dipakai di Situbondo

7 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lebaran Membosankan Adalah Fase Pendewasaan yang Pahit (Unsplash)

Lebaran Membosankan Adalah Fase Pendewasaan yang Lebih Pahit dari Obat Puyer

12 Maret 2026
5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-Mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

17 Maret 2026
Nasi Megono Wonosobo, Olahan Nasi Terbaik yang Pernah Saya Cicipi dan Tidak Pernah Mengecewakan Mojok.co

Nasi Megono Wonosobo, Olahan Nasi Terbaik yang Pernah Saya Cicipi dan Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

11 Maret 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
Cat Rambut di Desa Bukan Hal Sepele, Perubahan Kecil Itu Bisa Jadi Gosip Sekampung

Cat Rambut di Desa Bukan Hal Sepele, Perubahan Kecil Itu Bisa Jadi Gosip Sekampung

11 Maret 2026
Pamer Pencapaian Adalah Kegiatan Paling Sampah Saat Lebaran, Nggak Ada Fungsinya kecuali Bikin Orang Emosi

Pamer Pencapaian Adalah Kegiatan Paling Sampah Saat Lebaran, Nggak Ada Fungsinya kecuali Bikin Orang Emosi

12 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba
  • Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu
  • Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home
  • “Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten
  • Nasib Suram Pekerja Jakarta Rumah di Bekasi, Dituntut Bekerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.