Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Kamu Pengguna Smartfren? Sebaiknya Jangan Beli Paket Unlimited, Lemot!

Muhammad Arsyad oleh Muhammad Arsyad
12 September 2020
A A
keunggulan smartfren paket data kuota internet murah unlimited harga 50 ribu

keunggulan smartfren paket data kuota internet murah unlimited harga 50 ribu

Share on FacebookShare on Twitter

Sekitar setengah bulan lalu kuota internet Smartfren saya habis, padahal belum genap sebulan. Maklum sih, saya memang boros memakai kuota. Apalagi belakangan saya sering buka-tutup aplikasi YouTube dan main game online.

Saya bergegas membeli kuota internet. FYI, saya ini pengguna setia Smartfren. Meski nggak bisa dibilang sesetia Ditto yang bertahun-tahun nungguin Ayudia, entah mengapa saya enggan berpaling ke provider lain. Sesampainya di konter, si penjaga bilang bahwa Smartfren bakal menghilangkan jenis kuota volume.

Kata si penjaga, kuota volume nantinya akan diganti kuota unlimited. Kelihatannya memang seperti kabar gembira. Terlebih lagi, katanya harga kuota unlimited ini jauh lebih murah daripada kuota volume.

Kelak saya tahu apa yang diucapkannya itu benar. Ia lantas menawari saya kuota unlimited dengan harga yang supermurah. Ternyata yang ia tawarkan bukan cuma itu. Barangkali si penjaga ini telah hafal bahwa saya ke situ pasti beli kuota Smartfren. Lalu ia menunjukkan varian kuota unlimited terbaru dari Smartfren.

Bedebah. Caranya menawarkan kuota layaknya sales panci yang menggelar lapak di tengah-tengah ibu-ibu lagi ngerumpi. Bagai ibu-ibu yang kalau denger barang bagus berharga miring langsung terbirit-birit ambil dompet, saya pun terbuai dengan tawaran itu. Lah, gimana nggak terbuai, cuma dengan uang Rp29 ribu saya bisa mendapatkan kuota 6 GB plus layanan unlimited selama 28 hari!

Si penjaga bilang ke saya, kalau kuota 6 GB habis nggak usah khawatir, masih ada kuota 24 jam nonstop alias unlimited yang bisa digunakan sampai masa aktifnya usai. Betapa girangnya saya mendapati harga kuota internet yang murah di tengah perekonomian sedang bubrah.

Kesenangan saya pun makin membuncah setelah tahu di voucher tersebut nggak tercantum keterangan batas pemakaian wajar. Itu artinya, saya bisa menikmati layanan unlimited tanpa cemas dengan batas pemakaian. Nggak bolak-balik cek penggunaan data deh.

Setelah saya nikmati kuota tersebut, awalnya sama sekali nggak ada kendala. Saya streaming YouTube, bertamasya di lini masa Facebook, scroll Twitter, semuanya lancar. Hingga pada satu hari karena kebanyakan streaming video, jatah volume 6 GB saya habis. Saatnya memakai kuota unlimited.

Baca Juga:

Masa Aktif Kuota Data Internet 28 Hari Sungguh Mengganggu Keuangan Kaum Mendang-Mending

Harga Paket Internet Beda padahal Sama-sama Pakai Kartu XL: Diskriminasi yang Bikin Saya Kecewa sebagai Pelanggan Setia

Mula-mula saya gunakan untuk membuka aplikasi WhatsApp dan menonton beberapa WhatsApp Story teman-teman. Nggak ada masalah, semuanya baik-baik saja. Paket unlimited Smartfren yang saya beli itu belum menunjukkan kekhasannya: lemot.

Baru ketika saya coba untuk membuka Google, identitas Smartfren sebagai provider yang cocok buat rakyat jelata terkuak. Ibarat kebijakan bantuan dari pemerintah, Smartfren juga merepotkan buat rakyat jelata kayak saya. Coba bayangin saja, buat membuka laman Mojok saja harus nunggu sampai 10 menitan. Apa jangan-jangan mungkin karena harganya murah, kecepatan koneksinya disesuaikan?

Kalau memang begitu, sungguh teganya kau Smartfren mengelabui penggunamu yang setia. Ini kalau Smartfren itu pacar, bakal diputusin karena nggak berterus terang. Jika kuota volume digantikan dengan kecepatan unlimited, ya harusnya soal kecepatan disamakan, dong!

Selama ini, ketika membeli kuota Smartfren unlimited, saya selalu terkendala soal kecepatan internet yang melamban. Jaringan 4G melamban kayak jaringan 2G. Saya mengerti dan sudah hafal betul Smartfren itu menerapkan fair usage policy (FUP) di setiap kuota unlimited-nya.

FUP itu semacam penyesuaian kecepatan akses internet. Misalnya nih, kalau kita beli paket Smartfren unlimited, apabila telah melewati batas pemakaian atau volume tertentu, koneksinya akan melambat. Nanti bakalan ada pemberitahuan SMS yang isinya: Anda telah melewati batas pemakaian wajar.

Setelah SMS itu masuk, kecepatan internet pun menurun. Contoh, dari yang semula 1 MB/detik, bisa jadi 500 KB/detik atau lebih lambat lagi. Nah, yang saya pakai itu mungkin kecepatannya kira-kira menjadi 30KB/detik. Sudah bisa dibayangkan bagaimana lambatnya?

Waktu memakai kuota tersebut, saya pengin marah sekaligus nostalgia. Iya… nostalgia saat pertama kali mencoba layanan internet pakai kuota di hape China jadul yang tombolnya masih keypad. Hape itu cuma bisa untuk membuka situs macam Primbon dan Wikipedia.

Teruntuk kalian semua, saudara-saudara satu nusa satu Smartfren, saya sarankan sebaiknya jangan beli paket unlimited deh. Kalau bisa cari yang kuota volume saja. Nggak masalah mahal dikit daripada pake kuota unlimited malah menggerutu sendiri.

Sayangnya, ada rumor yang beredar kuota berbasis volume pelan-pelan akan dilenyapkan oleh pihak Smartfren. Kemarin saja saat saya mau beli kuota volume 16 GB, sudah nggak tersedia lagi, kata mas-mas penjaga konter. Aduh… bisa amsyong juga kalau semua kuota Smartfren diganti unlimited. Siap-siap menikmati jaringan 4G rasa 2G dah.

BACA JUGA Anji Perlu Mempertimbangkan Karier Baru Ketimbang Jadi YouTuber Kontroversial dan tulisan Muhammad Arsyad lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 12 September 2020 oleh

Tags: kuotalemotsmartfren
Muhammad Arsyad

Muhammad Arsyad

Warga pesisir Kota Pekalongan, penggemar Manchester United meski jarang menonton pertandingan. Gemar membaca buku, dan bisa disapa di Instagram @moeharsyadd.

ArtikelTerkait

keunggulan smartfren paket data kuota internet murah unlimited harga 50 ribu

3 Keunggulan Smartfren Dibanding Provider Internet Seluler Lain

18 Mei 2020
iPhone Kalian Terblokir dan Sinyalnya Hilang? Tenang, eSIM Solusinya!

iPhone Kalian Terblokir dan Sinyalnya Hilang? Tenang, Ini Solusinya!

14 Januari 2023
indihome internet lemot mojok

Indihome Memang Bermasalah, tapi Kita Nggak Punya Pilihan Lain, kan?

20 September 2021
Harga Paket Internet Beda, Padahal Sama-sama Pakai Kartu XL: Diskriminasi XL Bikin Saya Kecewa sebagai Pelanggan Setia

Harga Paket Internet Beda padahal Sama-sama Pakai Kartu XL: Diskriminasi yang Bikin Saya Kecewa sebagai Pelanggan Setia

1 Desember 2023
jurnal ilmiah kemendikbud mojok

Kok Bisa Kemendikbud Nggak Masukin Situs Jurnal Ilmiah dalam Daftar?

1 November 2020
4 Alasan Beasiswa Kurang Mampu Kerap Salah Sasaran beasiswa KIP Kuliah

Pemangkasan Kuota KIP Kuliah 2023: Pendidikan Memang buat yang Kaya-kaya Aja

28 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Malang, sebab Selalu Dilatih dengan Menghindari Jalanan Berlubang!

Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Malang, sebab Selalu Dilatih dengan Menghindari Jalanan Berlubang!

11 Januari 2026
Jalan Daendels Jogja Kebumen Makin Bahaya, Bikin Nelangsa (Unsplash)

Di Balik Kengeriannya, Jalan Daendels Menyimpan Keindahan-keindahan yang Hanya Bisa Kita Temukan di Sana

13 Januari 2026
Toyota Veloz, Mobil yang Sangar di Jalan Datar tapi Lemas di Tanjakan

Toyota Veloz, Mobil yang Sangar di Jalan Datar tapi Lemas di Tanjakan

11 Januari 2026
Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

14 Januari 2026
5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

17 Januari 2026
Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan Pembayaran QRIS ke Pembeli  Mojok.co

Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan QRIS ke Pembeli 

17 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • 2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup
  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.