Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Kalau Ada yang Bilang Semua ASN Kerjanya Nganggur, Sini, Orangnya Suruh Berantem Lawan Saya

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
30 Maret 2026
A A
ASN Deadwood Memang Sebaiknya Dipecat Saja!

ASN Deadwood Memang Sebaiknya Dipecat Saja!

Share on FacebookShare on Twitter

Belakangan ini ramai kembali istilah 8.0.4 di dunia birokrasi, lantaran ada pimpinan Kementerian yang menyampaikan bahwa bawahannya banyak yang menerapkan prinsip tersebut. Kabarnya, di instansi yang beliau pimpin ada ribuan ASN yang mangkir setelah libur lebaran.

Buat yang belum tahu, 8.0.4 itu maksudnya adalah ASN datang jam 8, kosong atau nggak ngapa-ngapain selama jam kerja, lalu pulang jam 4 sore. Sebenarnya istilah ini cukup lama di birokrasi kita. Ramai lagi karena disampaikan di depan media saja.

Terus terang, saya nggak denial bahwa ada ASN yang menerapkan prinsip itu. Bahkan jumlahnya mungkin nggak sedikit. Akan tetapi, nggak adil juga buat menyamaratakan semua ASN begitu. Kasihan dong kami-kami ini yang bekerja.

ASN muda, tempat sampah pekerjaan

Asal kalian tahu, nggak semua ASN itu nganggur, terutama para abdi negara muda. Mereka-mereka ini malah jadi tempat sampah pekerjaan senior. Nggak percaya?

Para buruh negara yang nganggur itu bukan nggak punya kerjaan. Mereka semua punya pekerjaan, tapi nggak pada dikerjain aja. Kalaupun ada kerjaan yang harus segera ditunaikan, mereka malah lempar ke ASN muda.

Ada saja alasan mereka nggak menyelesaikan kerjaan. Mulai dari alasan keluarga sampai gaptek. Saran saya kalau sudah nggak sanggup bekerja mending pensiun dini atau mengundurkan diri saja. Jangan jadi benalu di instansi pemerintah!

BACA JUGA: Tunjangan Kinerja buat ASN, Beban Kerja buat Honorer, di Mana Adabmu?

Sudah kerja di luar tanggung jawab, tapi tetap disalahin

Saat ASN senior tak mau mengerjakan tugasnya, otomatis pekerjaannya akan dilempar ke ASN muda. Masalahnya, para abdi muda ini belum punya daya dan upaya untuk menolak perintah atasan. Soalnya, menolak perintah atasan dianggap bentuk pembangkangan, sekalipun penolakan itu masuk akal.

Baca Juga:

Kalau Kalian Masih Ingin Jadi ASN di Era Ini, Sebaiknya Pikir 2 Kali. Tidak, 3, 4, bahkan 100 Kali kalau Perlu

WFA ASN, Kebijakan yang Bikin Negara Hemat tapi Pengeluaran ASN Membengkak Parah

Mayoritas ASN muda masih hijau perkara tugas di luar tanggung jawabnya. Mengingat masa kerjanya juga baru seumur jagung. Terlebih ASN muda yang masih fresh graduate.

Dengan pengalaman yang minim, hampir bisa dipastikan ASN muda mengalami beberapa kesalahan ketika melaksanakan tugas. Bagi saya itu sangat-sangat wajar. Toh mereka juga mengerjakan tugas yang bukan tanggung jawab utamanya.

Tapi, apesnya, kalau buruh negara muda yang salah, dipojokkannya kayak orang abis nyolong ayam. Nyaris satu kantor nyinyir semua. Padahal mereka juga males kerja dan belum tentu juga bisa kerja.

Akar masalahnya ada di pimpinan

Semua akar masalah ASN ini sebenarnya ada di pimpinan. Mulai dari pimpinan tingkat tertinggi sampai terendah di sebuah instansi. Kok bisa begitu?

Banyak pimpinan tertinggi instansi pemerintah mempercayakan jabatan bukan ke orang yang kompeten. Mereka malah memilih pejabat berdasarkan kedekatan. Hampir pasti yang dipilih adalah orang-orang yang pintar cari muka. Lantas orang yang pintar dan bisa kerja tapi nggak cari muka gimana? Ya jalan di tempat kariernya.

Tunggu, tapi itu bukan bagian terburuknya. Bos-bos kecil yang kurang kompeten ini memimpin berbagai unit kerja. Mereka bukan hanya kurang kompeten, kadang nggak tau juga KPI unit kerjanya apa.

Belum lagi kalau ketemu bos kecil yang menerapkan sistem komando. Ketika anak buahnya mencoba berinovasi dalam pekerjaan, dianggap nggak koordinasi dulu dengan pimpinan. Pokoknya semua pekerjaan yang dilakukan harus seizin dan sepengetahuan dia. Sebenarnya sebagai kroco-kroco kami bukan nggak mau izin atau koordinasi ke pimpinan, tapi bapak/ibu juga ngang ngong ngang ngong saat diajak diskusi.

Selain itu ada juga bos yang jarang ngecek anak buahnya beneran kerja atau nggak. Yang penting anak buahnya datang aja ke kantor, itu udah dianggap kerja. Makanya ada prinsip 8.0.4 tadi.

Kalau cuma bisa ngeluh ASN malas, dari dulu mah udah tahu

Bapak/ibu pimpinan instansi yang terhormat, kalau Anda hanya bisa mengeluh dan menyampaikan banyak ASN yang malas, kami juga tahu dari lama soal itu. Kami dari dulu udah ngeluh ngelihat rekan sejawat yang bengong doang pas jam kerja.

Yang kami tunggu itu perbaikan sistem kerja, jenjang karier berdasarkan meritokrasi dan ketegasan pimpinan. Misal bapak/ibu pimpinan nggak sanggup mengubah habit buruk itu mending mengundurkan diri saja deh. Kasih jabatannya ke orang lebih kompeten. Kami bawahan juga udah capek dipimpin orang nggak kompeten.

Dengan segala situasi yang telah dijabarkan tadi, membuat saya sebel banget sama netizen yang suka bilang semua ASN nggak kerja atau kerjanya nganggur doang. Coba sini ngomong begitu depan saya. Biar kita baku hantam saja sekalian.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Serba Salah Jadi ASN: Terlalu Rajin Dibilang Cari Muka, Terlalu Santai Dicap Pemalas

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Maret 2026 oleh

Tags: asnASN mudakinerja PNSPNS nganggur
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Dilema Mantan Aktivis yang Kini Jadi PNS: Ingin Ikut Demo, tapi Takut Karier Terancam  Mojok.co

Dilema Mantan Aktivis yang Kini Jadi PNS: Ingin Ikut Demo, tapi Takut Karier Terancam 

3 September 2025
Tolak Angin, Obat Paling Dicari Pejabat dan Staf di Kegiatan Pemerintah terminal mojok

Tolak Angin, Obat yang Paling Dicari Pejabat dan Staf di Setiap Kegiatan ASN

5 September 2021
7 Tipe ASN yang (Sepertinya) Cocok Kerja di IKN

7 Tipe ASN yang (Sepertinya) Cocok Kerja di IKN

10 Maret 2023
Polri Memang Juru Selamat buat Pegawai KPK yang Tersingkir TWK terminal mojok.co

Polri Memang Juru Selamat buat Pegawai KPK yang Tersingkir TWK

30 September 2021
Bersama Universitas Terbuka, Semua Mimpi Bisa Terwujud, lho!

Bersama Universitas Terbuka, Semua Mimpi Bisa Terwujud, lho!

31 Agustus 2023
ASN Dipaksa Diam dan Dilarang Menunjukkan Pilihan Politik, tapi Menteri Terang-terangan Menunjukkan Dukungan, kok Pilih Kasih?

ASN Bisa Bersuara, Bisa “Mati” Maksudnya

31 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

Iya Saya Tahu Purwokerto Itu Kecamatan Bukan Kota, tapi Boleh Nggak Kita Santai Saja?

28 Maret 2026
3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan (Wikimedia Commons)

3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan

30 Maret 2026
Jangan Tergiur Ban Motor Murah: Kisah Nyata Hampir Celaka di Jalan Pantura

Jangan Tergiur Ban Motor Murah: Kisah Nyata Hampir Celaka di Jalan Pantura

25 Maret 2026
10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata Mojok.co

10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata

26 Maret 2026
Bupati Blora, Kontenmu Nggak Akan Mampu Menutupi Bobroknya Kinerja Pemkab!

Bupati Blora, Kontenmu Nggak Akan Mampu Menutupi Bobroknya Kinerja Pemkab!

25 Maret 2026
Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja (Wikimedia Commons)

Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja

26 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Tak Cukup Satu Gaji, Gen Z Rela “Side Hustle” dan Kehilangan Kehidupan demi Rasa Aman dan Puas Punya Pekerjaan Sesuai Keinginan
  • WFH 1 Hari ASN Perlu Lebih Peka terhadap Kondisi Pekerja Informal
  • Kisah Penerima Golden Ticket Unair dari Ketua Padus hingga Penghafal Al-Qur’an, Nggak Perlu “Plenger” Ikut SNBP-Mandiri untuk Diterima di Jurusan Bergengsi
  • Pekerja Jakarta Resign Pasca-THR Bukan karena Gaji, tapi Muak dan Mati Rasa akibat Karier Mandek dan Rekan Kerja Muka Dua
  • Nekat Resign After Lebaran karena Muak Kerja di Kantor Toxic, Pilihan “Ngawur” untuk Cari Happy tapi Stres Tetap Tak Terhindarkan
  • Pekerja Jogja Kangen Mengadu Nasib di Bali, Kerjanya Sama-Sama Santai dan Biaya Hidup Lebih Murah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.