Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
2 Februari 2026
A A
4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam beberapa waktu terakhir, luluh lantaknya objek wisata pemandian air panas Guci Kabupaten Tegal ramai jadi pemberitaan. Video-video yang menampakkan banjir bandang, glondongan kayu hanyut, serta fasilitas wisata yang rata dengan tanah, terasa begitu memilukan. Bahkan, banjir bandang juga membuat 3 jembatan putus diterjang arus. Guci benar-benar lumpuh. Sependek ingatan saya, ini adalah bencana terparah yang pernah terjadi di Guci.

Tentang bencana yang terjadi di Guci, ada yang menyebut bahwa alih fungsi lahan hutan menjadi pertanian menjadi salah satu pemicu. Dan memang, kalau ditelusur, area sekitaran Guci yang dulu rimbun dengan pohon, sekarang sudah banyak yang beralih fungsi jadi ladang sayur dan tentu saja fungsi-fungsi yang lain. Nggak enak saya nyebutnya.

Yang jelas, apa yang terjadi di Guci Tegal sungguh memprihatinkan. Guci harus segera bangkit karena tanpa Guci, Kabupaten Tegal bukanlah apa-apa.

BACA JUGA: Kabupaten Tegal Bernasib Suram Tanpa Kehadiran Wisata Guci

Guci adalah magnetnya duit

Mari bicara tentang statistik. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Tegal, jumlah pengunjung Guci pada 2024 sekitar 830 ribu orang. Jumlahnya meningkat 25% dari tahun sebelumnya. Bahkan jika dibandingkan dengan tahun 2021, lompatan kenaikan pengunjung mencapai hampir 3 kali lipat. Dengan kata lain, bagi Kabupaten Tegal, Guci adalah magnet.

Angka tersebut tentu tidak muncul tanpa alasan. Guci memang punya daya tarik tersendiri. Di sini ada pemandian air panas alami yang bisa dinikmati sepanjang tahun, lanskap pegunungan yang sejuk, hingga hutan pinus dan jalur-jalur jalan yang memanjakan mata.

Kehadiran penginapan, warung makan, pedagang lokal, dan jasa wisata di sekitarnya juga membuat Guci terasa hidup. Kombinasi alam, aktivitas, dan denyut ekonomi inilah yang kemudian membuat Guci bukan sekadar objek wisata, melainkan magnet yang menarik orang untuk datang.

Termasuk, investor.

Baca Juga:

Prabanlintang, Tempat Wisata Pelepas Penat yang Masih Underrated di Kabupaten Tegal

Beratnya Jadi Laki-laki di Tegal: Daerahnya Makin Maju, Banyak Pabrik Dibuka, tapi Tak Ada Lowongan untuk Mereka

Membayangkan andai Guci Tegal tak ada

Dengan pesona yang dimiliki, sulit membayangkan apa jadinya andai objek wisata ini lenyap. Kabupaten Tegal bisa-bisa tumbuh sebagai daerah yang tak punya sesuatu yang benar-benar melekat di ingatan. Dampaknya pun berlapis. Tak ada kunjungan wisatawan, penginapan sepi, warung kehilangan pembeli, dan roda ekonomi lokal berputar lebih pelan dari seharusnya.

Bagi warga Kabupaten Tegal sendiri, ketiadaan Guci berarti berkurangnya ruang hiburan. Pilihannya tinggal dua: ke Kota Tegal atau menepi ke kota-kota sekitar untuk mencari suasana lain. Ya memang sih, ada objek wisata selain Guci di Kabupaten Tegal. Misalnya, Prabalintang, Waduk Cacaban, Museum Semedo, Pasar Slumpring, dll. Tapi dibanding Guci? Mereka tidak ada apa-apanya.

Pun kalau Guci tak bisa dipulihkan, hal lain yang pasti terjadi adalah hilangnya jalur pendakian via Permadi Guci, yang selama ini jadi favorit para pendaki saat menuju ke puncak Gunung Slamet.

BACA JUGA: Alasan Orang Tegal seperti Saya Enggan Berwisata ke Pemandian Air Panas Guci

Jika Guci kembali pulih…

Maka, rasanya tak berlebihan jika warga Kabupaten Tegal berharap agar Guci segera mungkin dipulihkan. Kangen rasanya menikmati grojogan air panas di atas pundak, punggung dan kepala. Kangen juga makan bakwan Guci anget-anget setelah berendam di air panas.

Dan ketika tiba saatnya Guci Tegal kembali aman dan nyaman untuk dikunjungi, semoga bukan hanya infrastrukturnya yang diperbaiki, tapi juga regulasi tentang alih fungsi lahan di sekitarnya. Bagaimanapun juga, Guci tak cukup dilindungi dengan revitalisasi saja. Tapi, Guci juga harus dilindungi dengan kebijakan yang tegas dan berpihak pada alam.

Harapan lain ketika Guci Tegal kembali pulih? Tentu saja soal tarif masuknya. Ampun dah. Bisa-bisanya tiap titik ditiketin semua~

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Jangan Lakukan 5 Hal Ini Saat Pergi ke Pemandaian Air Panas Guci Kabupaten Tegal

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Februari 2026 oleh

Tags: bencana guci tegalGuci Tegalkabupaten tegalobjek wisata guci tegalpemandian air panas guci tegal
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Jangan Lakukan 5 Hal Ini Saat Pergi ke Pemandaian Air Panas Guci Kabupaten Tegal

Jangan Lakukan 5 Hal Ini Saat Pergi ke Pemandaian Air Panas Guci Kabupaten Tegal

4 Oktober 2024
Mari Bersepakat Kota dan Kabupaten Tegal Adalah Jepangnya Indonesia terminal mojok.co

Mari Bersepakat Kota dan Kabupaten Tegal Adalah Jepangnya Indonesia

5 Januari 2021
Tegal dan Pemalang, 2 Saudara Ngapak yang Beda Nasib

Tegal dan Pemalang, 2 Saudara Ngapak yang Beda Nasib

7 November 2023
Prabanlintang, Tempat Wisata Pelepas Penat yang Masih Underrated di Kabupaten Tegal

Prabanlintang, Tempat Wisata Pelepas Penat yang Masih Underrated di Kabupaten Tegal

4 Januari 2026
4 Jalan Paling Angker di Tegal, Berani Lewat Sini?

4 Jalan Paling Angker di Tegal, Berani Lewat Sini?

23 Oktober 2024
Kabupaten Tegal Bernasib Suram Tanpa Kehadiran Wisata Guci

Kabupaten Tegal Bernasib Suram Tanpa Kehadiran Wisata Guci

19 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata (Gil Ribeiro via Unsplash)

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata

30 Januari 2026
Sisi Gelap Budaya Rewang di Hajatan Desa yang Nggak Banyak Orang Tahu Mojok.co

Saya Tidak Antisosial, Saya Cuma Takut Ikut Rewang dan Pulang Dicap Nggak Bisa Apa-apa

29 Januari 2026
4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026
3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

27 Januari 2026
Tiga Tradisi Madura yang Melibakan Sapi Selain Kèrabhan Sapè yang Harus Kalian Tahu, Biar Obrolan Nggak Itu-Itu Aja

4 Pandangan Norak Orang Luar Madura tentang Orang Madura yang Perlu Diluruskan

29 Januari 2026
Generasi Sandwich Bukan Pahlawan, Tapi Tumbal Orang Tua (Pexels)

Generasi Sandwich Bukan Pahlawan, Kami Adalah Tumbal Romantisasi “Bakti Anak” yang Terpaksa Menjadi Dana Pensiun Berjalan Bagi Orang Tua yang Gagal Menabung

27 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi
  • 4 Jenis Orang yang Harus Dilarang Nyetir Motor di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan, Biang Nyawa Melayang
  • Umur 23 Belum Mencapai Apa-apa: Dicap Gagal dan Tertinggal, Tapi Tertinggal Ternyata Bisa Dinikmati karena Tak Buruk-buruk Amat
  • Mahasiswa Muslim Kuliah di UKSW Salatiga: Kampus Kristen Kok Nggak Ngomongin Toleransi
  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.