Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

Nur Anisa Budi Utami oleh Nur Anisa Budi Utami
5 Februari 2026
A A
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jurusan PGPAUD mungkin nggak menjanjikan versi mereka. Tapi menjanjikan versi yang lain kayak pemahaman, empati, kesabaran, dan bekal hidup jangka panjang

Ada satu momen yang sampai sekarang masih nempel di kepala. Bukan karena dramatis, tapi karena terlalu biasa. Saking biasanya, kita sering lupa kalau omongan ringan bisa berubah jadi penilaian hidup orang lain.

Waktu itu aku mampir ke rumah tetangga. Obrolannya ngalor-ngidul, dari cuaca sampai harga bahan pokok. Lalu, seperti adegan wajib di setiap kumpul-kumpul orang dewasa, muncul satu pertanyaan klasik: “Sekarang kuliah jurusan apa, Mbak?”

Aku jawab santai, “jurusan PGPAUD.”

Beberapa detik hening. Lalu keluar kalimat yang rasanya ringan tapi nyenggol: “Loh kok ambil jurusan itu? Kan kerjanya nggak menjanjikan. Masa depannya gimana?”

Nada suaranya biasa. Nggak marah, nggak jahat. Tapi justru itu yang bikin nyelekit. Karena kalimat kayak gitu sering keluar bukan dari niat menyakiti, tapi dari kebiasaan menilai.

Masa depan versi siapa?

Di banyak kepala orang, masa depan itu identik dengan gaji besar, kantor ber-AC, dan jabatan yang bisa dipamerkan di acara keluarga. Kalau jurusan kuliahmu nggak masuk daftar itu, langsung dicap “kurang menjanjikan”.

Jurusan PGPAUD sering kena stigma semacam ini. Dianggap jurusan cadangan. Jurusan yang “yang penting kuliah”. Kerjanya cuma ngurus anak kecil, nyanyi-nyanyi, lalu pulang dengan gaji yang katanya nggak seberapa.

Baca Juga:

Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan

Susahnya Jadi Guru PAUD: Kadang Nggak Cuma Mendidik Anak, tapi Juga Kena Semprot Orang Tua yang Menyebalkan

Padahal, yang sering lupa, masa depan bukan cuma soal nominal di slip gaji. Masa depan juga soal bekal hidup. Soal pengetahuan yang nempel, yang kepake terus, bahkan saat kartu mahasiswa sudah lama kedaluwarsa.

Jurusan PGPAUD dan ilmu parenting yang nggak semua orang punya

Salah satu hal paling berharga dari jurusan PGPAUD adalah ilmu parenting. Bukan parenting ala konten viral, tapi yang berbasis teori dan praktik. Paham tahap tumbuh kembang anak, cara berkomunikasi yang sehat, sampai mengenali emosi anak sejak dini.

Ilmu ini sering diremehkan karena dianggap “nanti juga bisa belajar sendiri”. Padahal, banyak orang tua kebingungan menghadapi anak bukan karena kurang sayang, tapi karena kurang paham.

Jurusan PGPAUD ngajarin bahwa anak bukan miniatur orang dewasa. Mereka punya dunia sendiri, ritme sendiri, dan cara belajar yang nggak bisa disamakan. Pengetahuan kayak gini nggak cuma berguna di ruang kelas, tapi juga di kehidupan sehari-hari, kelak saat kita jadi orang tua, tante, om, atau sekadar orang dewasa yang berinteraksi dengan anak-anak.

BACA JUGA: Susahnya Jadi Guru PAUD: Kadang Nggak Cuma Mendidik Anak, tapi Juga Kena Semprot Orang Tua yang Menyebalkan

Jurusan PGPAUD: ngurus anak itu ilmu, bukan insting semata

Ada anggapan kalau ngurus anak itu bakat alami, terutama buat perempuan. Seolah-olah begitu punya anak, semua langsung otomatis bisa. Kenyataannya nggak sesederhana itu.

PGPAUD membongkar mitos tersebut. Ngurus anak itu ada ilmunya. Dari cara menghadapi tantrum, mengasah kemandirian, sampai menumbuhkan rasa percaya diri anak sejak kecil.

Ini bukan sekadar soal bikin anak nurut, tapi soal membentuk manusia kecil yang kelak tumbuh dengan mental sehat. Dan proses itu butuh pengetahuan, kesabaran, dan refleksi. Tiga hal yang terus diasah selama kuliah di jurusan ini.

Kreativitas yang terlatih, bukan sekadar bakat

Jurusan PGPAUD juga akrab dengan kreativitas. Bukan kreativitas yang harus selalu estetik, tapi yang fungsional. Gimana caranya bikin anak belajar tanpa merasa digurui. Gimana mengubah hal sederhana jadi alat belajar.

Otak dipaksa mikir fleksibel. Nggak melulu kaku. Nggak semua solusi ada di buku. Kadang harus improvisasi. Dan kemampuan ini kepake di banyak aspek hidup, nggak cuma saat ngajar.

Kreativitas yang terlatih bikin kita lebih adaptif. Lebih peka. Lebih siap menghadapi situasi yang nggak ideal. Sesuatu yang jarang masuk hitungan saat orang sibuk menilai “masa depan” dari jurusan kuliah.

BACA JUGA: Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan

Nggak ada ilmu yang sia-sia

Kalimat tetanggaku waktu itu mungkin sudah lupa. Tapi obrolan itu justru bikin aku sadar satu hal: banyak orang menilai hidup dari luar, tanpa benar-benar tahu isinya.

Jurusan PGPAUD mungkin nggak menjanjikan versi mereka. Tapi menjanjikan versi yang lain kayak pemahaman, empati, kesabaran, dan bekal hidup jangka panjang.

Rezeki itu bukan cuma soal pekerjaan tetap dan gaji bulanan. Rezeki juga berupa ilmu yang kepake, cara pandang yang lebih luas, dan kemampuan memahami manusia sejak usia paling dini.

Nggak ada ilmu yang benar-benar nggak berguna. Yang ada, cuma orang-orang yang terlalu cepat menilai masa depan orang lain, tanpa tahu bekal apa yang sedang mereka bawa.

Penulis: Nur Anisa Budi Utami
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Guru PAUD Itu Bukan Profesi Sepele dan Nggak Akan Pernah Sepele

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Februari 2026 oleh

Tags: guru paudjurusan pgpaudprospek kerja jurusan pgpaud
Nur Anisa Budi Utami

Nur Anisa Budi Utami

Guru TK yang tinggal di Kulon Progo. Suka menulis, ngopi, dan jalan-jalan.

ArtikelTerkait

Pesan untuk Para Peserta Pemilu dari Guru PAUD

Pesan untuk Para Peserta Pemilu dari Guru PAUD

28 November 2022
Pesan untuk Para Peserta Pemilu dari Guru PAUD

Guru PAUD Itu Bukan Profesi Sepele dan Nggak Akan Pernah Sepele

15 September 2023
Susahnya Jadi Guru PAUD: Kadang Nggak Cuma Mendidik Anak, tapi Juga Kena Semprot Orang Tua yang Menyebalkan

Susahnya Jadi Guru PAUD: Kadang Nggak Cuma Mendidik Anak, tapi Juga Kena Semprot Orang Tua yang Menyebalkan

18 Januari 2024
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan

9 September 2025
Nasib Guru PAUD Nonformal: Sudah Gajinya Kecil, Dianggap Guru Saja Tidak, Perih!

Nasib Guru PAUD Nonformal: Sudah Gajinya Kecil, Dianggap Guru Saja Tidak, Perih!

16 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan Padahal Tarif Mahal, Bukan Bebas Hambatan Malah Jadi Terhambat

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan padahal Tarif Mahal~

30 Januari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat
  • Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya
  • Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.