Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Jokowi Jadi Presiden Biar Aman Saat Mengkritik Negara: Sebuah Plot Twist

Muhammad Sabri oleh Muhammad Sabri
31 Mei 2021
A A
jadi presiden selama sehari lambang negara jokowi nasionalisme karya anak bangsa jabatan presiden tiga periode sepak bola indonesia piala menpora 2021 iwan bule indonesia jokowi megawati ahok jadi presiden mojok

indonesia jokowi megawati ahok jadi presiden mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Pada umumnya masyarakat Indonesia mengenal Jokowi saat ini sebagai presiden Indonesia, yang telah memasuki periode kedua. Masyarakat juga tahu blio di periode keduanya memimpin Indonesia dengan slogan tempur “tanpa beban”. Namun sayang, sampai saat ini slogan tersebut masih multitafsir. Seperti halnya saya dulu menganggap tanpa beban yang dimaksud adalah kelegaan blio karena tidak akan nyalon lagi, jadi merasa bebas dalam memimpin. Tapi, setelah isu tiga periode berkibar di berbagai sudut informasi, saya mengaku salah tafsir.

Kendati demikian, kali ini saya memberanikan diri menafsir ulang apa yang dimaksud blio dalam slogan “tanpa beban”. Jadi begini, tanpa beban yang dimaksud Jokowi adalah kelegaan belio karena terpilih lagi sebagai presiden, dengan itu belio bisa kembali mengkritik pemerintah tanpa ada gangguan, dan hambatan selama lima tahun ke depannya.

Ya benar saja, konon baru-baru ini Jokowi kembali dengan lantang mengkritik program pemerintah. Kali ini blio kesal melihat program rezim Jokowi-Amin yang ternyata kacau-balau. Blio melihat ukuran keberhasilan dari program rezim tidak jelas, dan ini membuat masyarakat potensi nggak dapat manfaat. “Ada waduk tapi nggak ada irigasinya. Irigasi primer, sekunder, tersier, ini nggak ada,” heran Jokowi. “Ada bangun pelabuhan baru, tapi tidak ada akses jalan ke situ, lah apa-apaan? Bagaimana pelabuhan itu bisa digunakan?” Tanya blio, dalam video YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (27/5/2021).

Di kesempatan yang sama, blio juga sempat menyorot data bansos yang tidak akurat. “Data bansos nggak akurat, tumpang tindih. Penyalurannya jadi nggak cepat, lambat, dan nggak tepat sasaran. Begitu juga data penyaluran bantuan pemerintah lainnya,” kata blio.

Dengan melihat kritikan blio yang semakin hari semakin gencar ia lakukan. Saya jadi sadar, Jokowi mencalonkan diri sebagai presiden sebenarnya dengan tujuan mulia yaitu mengkritisi kekuasaan. Tapi, apa hubungannya jabatan presiden dengan keinginan blio kritik kekuasaan? Bukankah beliau bisa lakukan itu tanpa perlu jadi presiden? Benar, tapi blio tahu ia bisa berlindung di bawah payung jabatan presiden setelah selesai melakukan tugasnya sebagai oposisi. Jadi blio bisa bebas dari apa yang dialami para oposan lain. Lihat bagaimana ide Jokowi bermain, karena itu tidak ada yang bisa membunuh ide. Bahkan kekuasan sekalipun, hidup Jokowi!

Lihat saja, selama ini blio bebas mengkritik rezim ini tanpa gangguan dari mana pun. Bahkan buzzer yang dianggap oleh para oposan lain sebagai musuh bebuyutan, tidak berani memburu blio. Padahal blio adalah orang yang paling lantang bersuara, ketika nasib 75 pegawai KPK yang tidak lulus tes wawasan kebangsaan terancam dipecat. Dengan tegas blio mengatakan, “Hasil tes wawasan kebangsaan terhadap pegawai KPK hendaknya menjadi masukan untuk langkah-langkah perbaikan KPK, baik terhadap individu-individu maupun institusi KPK. Dan tidak serta-merta dijadikan dasar untuk memberhentikan 75 pegawai KPK yang tidak lolos tes,” kata blio dalam video di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (17/5/2021).

Kendati blio menolak tes kebangsaan dijadikan dasar untuk pecat-memecat, namun keputusan KPK tetap bulat memecat yang tidak lolos tes. 51 pegawai dengan nilai merah sudah dinyatakan tidak akan gabung lagi dengan KPK, sedangkan 24 lagi ingin dibina dulu sebelum diangkat menjadi ASN.

Sungguh perjuangan yang sulit bagi blio dalam menentang rezim, suaranya masih tidak dipedulikan. Padahal sudah dari dulu, blio mengeluarkan suara kritisnya. Artinya blio harus menyelesaikan misi baru, ya setelah cita-cita blio untuk bisa kritik kekuasan “tanpa beban” tercapai. Kini blio punya beban baru yaitu suaranya masih belum menyentuh “hati” kekuasan.

Baca Juga:

Derita Lulusan Cumlaude S1 Informatika, Berharap Lulus Bisa Jadi Top Hacker Malah Nyasar Bekerja Menjadi Buzzer

Isu Ijazah Jokowi Palsu Adalah Isu Goblok, Amat Tidak Penting, dan Menghina Kecerdasan, Lebih Baik Nggak Usah Digubris!

Saya ingat blio pernah mengkritik harga gas yang mahal, juga mengkritik kebijakan Covid-19, namun tidak dipedulikan pemerintah. Bahkan blio juga pernah mengkritisi Indonesia yang kecanduan impor. Ketika itu blio dibuat geram lantaran Indonesia terus mengimpor garam, impor jagung, bawang putih, impor kedelai, impor gula lagi. Padahal kata blio Indonesia punya lahan dan sumber daya yang mendukung. Sampai-sampai blio tiba pada membenci produk asing, namun nahas. Dua pekan setelah Jokowi berkoar mengajak benci produk asing, pemerintah malah berencana mengimpor satu juta ton beras. Ruwet, ruwet, ruwet!

Akan tetapi, di balik tutup kupingnya pemerintah. Jokowi tetap harus diapresiasi lewat jalan ninjanya. Karena olehnya kekuasan tidak jadi absolut, bahkan Jokowi secara tegas menolak usulan jabatan presiden menjadi tiga periode. Semoga penyamaran Jokowi sebagai presiden tidak diketahui oleh rezim Jokowi-Amin. Layak kiranya kita semua mendoakan agar kedok Jokowi, tidak terbongkar, supaya kritik Jokowi tetap berlanjut. Ayo dukung Jokowi jadi hantu bagi rezim Jokowi-Amin lewat kritikan pedasnya. Semangat Pak Jokowi!

BACA JUGA Memang Apa Salahnya Jokowi Hadir di Pernikahan Atta dan Aurel? dan tulisan Muhammad Sabri lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 Desember 2021 oleh

Tags: buzzerJokowiJokowi - AminkritikPojok Tubir Terminalrezim
Muhammad Sabri

Muhammad Sabri

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

ArtikelTerkait

31 negara mencekal pelancong dari indonesia mojok

Kalau Pak Luhut Bilang Penanganan Pandemi Itu Terkendali, Terus Kenapa 31 Negara Mencekal Pelancong dari Indonesia?

14 Juli 2021
Indonesia Targetkan Punya 9 Juta Talenta Digital, Halu atau Harus Didukung_ mojok.co

Indonesia Targetkan Punya 9 Juta Talenta Digital, Halu atau Harus Didukung? 

26 Agustus 2021
agen perubahan

3 Sisi Positif Ngomongin Dosen yang para Mahasiswa Perlu Tahu

31 Mei 2021
3 Hal yang Bisa Ditangisi Bu Mega selain Badan Kurus Presiden Jokowi terminal mojok

3 Hal yang Bisa Ditangisi Bu Mega selain Badan Kurus Presiden Jokowi

21 Agustus 2021
Hal-hal yang Perlu Kita Lakukan jika Telanjur Beli Buku Bajakan terminal mojok.co

Hal-hal yang Perlu Kita Lakukan jika Telanjur Beli Buku Bajakan

30 Mei 2021
Modal Cuitan Dapat Cuan Jadi Buzzer Twitter Terminal mojok

Jadi Buzzer Twitter: Modal Cuitan Dapat Cuan

12 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Kuliner Jepara Nggak Cuma Pindang Serani, Ada Juga Horok-Horok yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang Mojok.co

Kuliner Jepara Nggak Cuma Pindang Serani, Ada Juga Horok-Horok yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

9 Februari 2026
4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik Mojok.co

4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik

7 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak (Wikimedia Commons)

Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak: Sebuah Usaha Menghapus Cap Makanan Nggak Jelas dari Jidat Sate Taichan

7 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia
  • Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran
  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.