Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Jika Makanan Bisa Diberi Gelar Pahlawan, Maka Kami Akan Memilih Mie Instan Sebagai Pahlawan Anak Kosan!

Suci Fitrah Syari oleh Suci Fitrah Syari
11 November 2019
A A
supermi, Jika Makanan Bisa Diberi Gelar Pahlawan, Maka Kami Akan Memilih Mie Instan Sebagai Pahlawan Anak Kosan!
Share on FacebookShare on Twitter

Tanggal 8 November kemarin, Pak Presiden Joko Widodo memberikan gelar pahlawan kepada enam orang yang telah begitu berjasa untuk bangsa dan tanah air Indonesia. Mereka tentunya adalah orang-orang yang telah mengorbankan banyak hal, mulai gagasan, waktu, materi, bahkan keselamatannya agar negeri kita semakin jauh lebih baik ke depannya. Pengorbanan mereka pun bisa dinikmati oleh anak cucu pertiwi hingga hari ini. Dan sudah sepantasnya, sebagai bangsa yang menghargai sejarah, pengorbanan mereka tentu perlu diapresiasi, sehingga dapat dikenang oleh anak muda zaman ini.

Dilansir dari Hukum Online, paling tidak ada enam persyaratan umum seseorang bisa diberi gelar sebagai pahlawan nasional. Berdasarkan pasal 25 UU No. 20 Tahun 2009, yakni WNI atau seseorang yang berjuang di wilayah yang sekarang menjadi wilayah NKRI, memiliki integritas moral dan keteladanan, bekerja terhadap bangsa dan negara, berkelakuan baik, setia dan tidak mengkhianati bangsa dan negara, serta tidak pernah dipidanakan penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun.

Selain gelar pahlawan yang diberikan kepada pemuda-pemudi bangsa ini, saya pikir kita juga perlu memberi apresiasi kepada hal-hal sekitar yang sudah banyak membantu kita. Jika saja makanan bisa diberi gelar pahlawan, maka saya dan juga mungkin kebanyakan anak kos akan memilih mie instan sebagai pahlawan kami. Sebagian besar persyaratan umum pemberian gelar pahlawan, menurut saya sudah dipenuhi.

Pertama: PNI alias Produk Negara Indonesia

Kita tentu tahu ada beragam jenis mie instan yang menjadi produk anak bangsa dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Contohnya saja si Indomie yang merupakan produk mie instan dari Indonesia yang diproduksi oleh PT. Indofood CPS Sukses Makmur Tbk. Dan sudah membersamai bangsa dan anak kosan selama 47 tahun. Wah sudah seusia bapak dan emak kita, yak.

Kedua: Memiliki Nilai dalam Cita Rasanya

Integritas dan konsistensinya dalam memberikan rasa yang tak pernah mengecewakan anak kos, menjadi nilai penting dan indikator utama mie instan selalu menjadi simpanan wajib anak kosan selama bertahun-tahun. Bahkan dengan berbagai varian rasanya, mie instan mampu memberikan kenikmatan agar anak kosan bisa mencicipi beragam makanan khas nusantara. Tentu ini layak diapresiasi, karena mie instan ikut memperkenalkan berbagai makanan khas tiap daerah dan mengobati kerinduan para anak kos yang sedang merantau.

Ketiga: Menjadi Teladan untuk Produk Makanan Lainnya

Banyak hal yang membuat mie instan menjadi teladan untuk makanan lainnya. Mulai dari segi inovasi, rasa, hingga harga. Agar tak monoton dan dapat ikut berkontribusi memberi warna dalam hidup anak kosan, mie instan selalu berinovasi. Mengemas mie tidak hanya dalam bungkusan plastik tapi juga mangkuk. Cara penyajiannya pun beragam, tak lagi hanya bisa direbus tapi juga bisa dikreasikan dengan beragam resep. Bayangkan dengan berbagai kelebihan itu, mie instan tetap menjaga harganya agar tetap cocok di kantong anak kos hingga akhir bulan. Tentu ini menjadi hal yang perlu ditedani oleh produk makanan lainnya. Bisa memberikan kualitas yang baik, dengan harga yang murah meriah. Kan enak kalau mie aceh atau rendang meneladani harga mie instan. Nah saya yakin, mie instan bisa jadi tergeser dari produk makanan teladan pilihan anak kosan nih.

Keempat: Setia dan Tidak Mengkhianati Anak Kosan

Saat tengah malam dan perut keroncongan, dia selalu ada. Saat akhir bulan dan dompet tersisa receh, dia yang membantu. Saat lapar dan tak ingin ribet, dia yang memberi solusi. Saat kangen rumah tapi dompet tebal hanya dipenuhi struk atm, dia yang mengobati rindu.

Dia memang selalu bisa mengerti dalam kondisi apa pun. Terima kasih mie instan, kamu memang tak pernah mengkhianati kami. Tak seperti mereka yang datang hanya saat butuh saja.

Baca Juga:

Tempat Lahirnya Para Pahlawan, Satu-satunya Hal yang Bisa Dibanggakan dari Purworejo

Tak Ada Mie Instan yang Tetap Enak Dimakan Mentah selain Mie Sedaap Goreng

Kelima: Tidak Penah Dipidanakan

Hingga saat ini saya tidak pernah mendengar atau membaca berita, bahwa sesama anak kosan berkelahi memperebutkan mie instan. Atau kasus penyerangan di burjo untuk mendapatkan indomie gratis. Sampai saat ini semuanya masih aman-aman saja. Justru makanan inilah yang menyatukan anak kosan. Saat sedang sekarat-sekaratnya, tiga bungkus mie instan rasa ayam bawang bisa dibagi berenam dengan memperbanyak kuahnya. Mie instan bisa membuat anak kosan saling mengerti keadaan dan berbagi susah dan sedih.

Bagaimana, apa kamu juga setuju kalau mie instan jadi pahlawan anak kosan? Tapi tetap dengan catatan yah, mengonsumsinya jangan berlebihan. Sebab, segala yang berlebihan itu tidak baik. Termasuk cinta jangan terlalu cinta, kalau nggak jodoh, kan perih~

BACA JUGA Menobatkan Diri Sebagai Penyuka Indomie Itu Tidak Sulit atau tulisan Suci Fitrah Syari lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 November 2019 oleh

Tags: Anak Kosindomiemie instanPahlawan
Suci Fitrah Syari

Suci Fitrah Syari

ArtikelTerkait

Bagi Saya, Rasa Mi Lemonilo Tidak Mengecewakan dan Iklannya Tidak Berdusta

3 Mei 2021
mi instan

Jasa Mi Instan bagi Anak Kosan di Bulan Ramadan

11 Mei 2019
Iklan mie Sedaap

Iklan Mie Sedaap dan Kegalauan Para Kpopers Penikmat Indomie

10 September 2019
Indomie Ramen Series, Mi Instan dengan Rasa Paling Enak Sejagat Raya

Indomie Ramen Series, Mi Instan dengan Rasa Paling Enak Sejagat Raya

21 November 2024
7 Indomie Kuah yang Enak Dinikmati ketika Musim Hujan Mojok.co

7 Indomie Kuah yang Enak Dinikmati ketika Musim Hujan

10 Desember 2023
4 Fakta Menarik Mi Instan yang Nggak Diketahui Semua Orang Terminal Mojok

4 Fakta Menarik Mi Instan yang Nggak Diketahui Semua Orang

29 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet Mojo.co

6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet

13 Januari 2026
Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg Mojok.co

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg

17 Januari 2026
Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

18 Januari 2026
Rute KRL Duri-Sudirman, Simbol Perjuangan Pekerja Jakarta (Unsplash)

Rute KRL dari Stasiun Duri ke Sudirman Adalah Rute KRL Paling Berkesan, Rute Ini Mengingatkan Saya akan Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

15 Januari 2026
UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

19 Januari 2026
Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

14 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.