Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Kalian Orang Jember dan Tertarik Beli Mobil Listrik? Sebaiknya Jangan Gegabah, Tahan Dulu Keinginan Anda

Agus Miftahorrahman oleh Agus Miftahorrahman
7 September 2023
A A
Nyatanya, Beralih dari Kendaraan Konvensional ke Kendaraan Listrik Tak Semudah Itu mobil listrik jember

Nyatanya, Beralih dari Kendaraan Konvensional ke Kendaraan Listrik Tak Semudah Itu (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, dalam sebuah kegiatan di Kabupaten Jember saya sempat hampir tergocek oleh banyaknya benefit ditawarkan oleh sales mobil listrik salah satu pabrikan Cina di Indonesia. Harga mobil listrik yang sangat ramah kantong, berbagai subsidi yang diberikan, mulai dari subsidi listrik hingga pajak tahunan kendaraan bikin saya hampir tergocek.

Nggak mau tergocek gimana, pajak tahunan mobil listrik hanya sekitar Rp300 ribu. Lebih mahal kendaraan harian Saya Vario 125cc yang pajak tahunan kendaraannya seharga Rp375 ribu. Gila nggak tuh?

Selain itu, klaim jarak tempuh hingga 200 km dengan biaya isi ulang baterai 100 persen hanya Rp50 ribu itu amat menggiurkan. Dengan Rp50 ribu itu, biaya perjalanan Jember-Surabaya jadi sangat ekonomis.

Beruntung, sikap mendang-mending saya bisa menahan dan menyadarkan bahwa banyak pertimbangan perlu dilakukan sebelum membeli mobil listrik.

Subsidi mobil listrik itu tidak selamanya

Hal pertama yang menjadi pertimbangan adalah subsidi terhadap mobil listrik itu tidak berlaku selamanya. Suatu hari, subsidi itu akan dicabut dan akhirnya pengguna mobil listrik harus membayar pajak tahunan dengan nominal normal.

Sekarang emang boleh, pajak tahunannya hanya Rp300 ribuan. Ini berdasar klaim resmi dari salesnya ya. Biaya itu tentu jauh lebih murah daripada mobil bensin yang bisa sampai jutaan rupiah pajak tahunannya.

Tapi, namanya juga subsidi, maka tidak akan berlangsung selamanya. Mengutip berita rilisan CNBC Indonesia, Subsidi untuk program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sudah berlaku sejak 20 Maret 2023 sampai Desember 2023.

Nanti, kalau subsidinya sudah dihapuskan gimana dong? Ya gatau, kok tanya saya.

Baca Juga:

Situbondo, Bondowoso, dan Jember, Tetangga Banyuwangi yang Berisik Nggak Pantas Diberi Respek

Alasan Jember Kota yang Tepat untuk Melanjutkan Kuliah di Jawa Timur

Infrastruktur pendukung belum merata, di kota lain saja masih jarang, apalagi Jember

Bicara soal mobil listrik, hal yang paling penting tentu adalah tenaga baterai untuk menyalakan mesin. Meski banyak mobil listrik telah mendukung sistem Fast Charging, namun fasilitas stasiun pengisian baterai kendaraan masih belum merata.

Bagi yang berdomisili di kota besar mungkin bukan masalah, kalau domisili di Jember seperti saya mau gimana? Masa mau diderek kalo tiba-tiba mati dan kehabisan baterai?

Kendaraannya sudah hi-tech kok diderek yekan? Malu dong.

Buat kalian yang bilang “Kan ada indikator baterai dll,” emang kalo perjalanan jauh semua kota itu ada stasiun pengisian baterainya kah? Belum tentu, Bos. Jangankan Jember ke Surabaya, dibawa muter Kabupaten Situbondo yang punya garis pantai sepanjang 150 Km kayaknya bakal bingung.

Service center mobil listrik masih sedikit

Meski diklaim bisa tempuh jarak 200 km dengan baterai penuh, jarak itu dapat berubah diakibatkan oleh medan tanjakan dan perawatan mesin. Dengan perawatan maksimal, jarak tempuh 200 km mungkin bisa terus dicapai dari awal beli sampai mobil listrik dijual kembali.

Masalahnya, service center mobil jenis ini tuh masih jarang. Tidak menjamur seperti AHM yang bisa ditemukan di mana-mana. Ditambah infrastruktur Jember masih jauh dari kata mendukung, bikin kendaraan listrik jadi kurang seksi bagi kaum mendang-mending. Padahal ya, sebenarnya tertarik. Tapi, mau gimana lagi?

Kendaraan listrik, tak bisa dimungkiri, adalah masa depan. Tapi, sebelum menuju masa depan, harus mempersiapkan banyak hal. Paling dasar adalah, pemerataan infrastruktur. Dan Jember, rasanya masih perlu menyiapkan itu.

Penulis: Agus Miftahorrahman
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kata Siapa Mobil Listrik Ramah Lingkungan? Sembarangan!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 September 2023 oleh

Tags: infrastrukturjemberkendaraan listrikmobil listrik
Agus Miftahorrahman

Agus Miftahorrahman

Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam. Menaruh perhatian atas isu-isu sosial, lingkungan, dan literasi. Setiap pekan menjaga bara semangat literasi melalui Perpustakaan Jalanan Besuki Membaca.

ArtikelTerkait

Jember Paling Jago Menjaga Jalan Rusak Tetap Rusak (Wikimedia)

Jember Layak Mendapatkan Penghargaan Sebagai Daerah Terbaik yang Paling Berhasil Menjaga Jalan Rusak Tetap Terpelihara

21 September 2025
Rumah Makan Terdekat dari Universitas Jember Terminal Mojok

Rumah Makan Terdekat dari Universitas Jember: Rekomendasi Mahasiswa yang Beneran Kere

1 April 2022
5 Kuliner Khas Jember yang Jarang Dinikmati Orang Jember Asli Terminal Mojok

5 Kuliner Khas Jember yang Jarang Dinikmati Orang Jember Asli

16 Januari 2022
Sistem Satu Arah 24 Jam Kampus (Masih) Bukan Solusi Kemacetan Jember, yang Ada Justru Nambah Masalah

Sistem Satu Arah 24 Jam Kampus (Masih) Bukan Solusi Kemacetan Jember, yang Ada Justru Nambah Masalah

29 Oktober 2023
Rawon Pecel, Kuliner Khas Jember yang Membingungkan Lidah Mojok

Rawon Pecel, Kuliner Khas Jember yang Membingungkan Lidah 

15 Desember 2023
4 Anggapan Keliru Terkait UIN Khas Jember yang Bikin Ngelus Dada uin jember

Keunikan UIN Jember: Papan Nama Kampus yang Jadi Tempat Pentas, Spot Mancing yang Ikannya Manja, dan Kafe yang Lebih Estetik ketimbang Kampusnya

5 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi Mojok.co

Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi

16 Januari 2026
Panduan Tidak Resmi Makan di Angkringan Jogja agar Tampak Elegan dan Santun

Panduan Tidak Resmi Makan di Angkringan Jogja agar Tampak Elegan dan Santun

13 Januari 2026
Motor Supra, Motor Super yang Bikin Honda Jaya di Mata Rakyat (Sutrisno Gallery/Shutterstock.com)

Tanpa Motor Supra, Honda Tidak Akan Menjadi Brand Motor Terbaik yang Pernah Ada di Indonesia

16 Januari 2026
Rute KRL Duri-Sudirman, Simbol Perjuangan Pekerja Jakarta (Unsplash)

Rute KRL dari Stasiun Duri ke Sudirman Adalah Rute KRL Paling Berkesan, Rute Ini Mengingatkan Saya akan Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

15 Januari 2026
Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

16 Januari 2026
Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

14 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.