Jatim Park memang bukan tempat wisata termurah, tapi Jatim Park jelas adalah tempat wisata terbaik, paling worth it, dan masih affordable, kok

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali (jtp.id)

Ada kalanya saya bosan ketika melihat, mendengar, dan membaca rekomendasi wisata di Kota Batu yang selalu berpusat pada Jatim Park. Di berbagai konten digital, di majalah, koran (yang non iklan, ya), semua menyarankan wisatawan untuk ke tempat ini. Kayak nggak ada tempat wisata lain saja. Padahal Batu masih punya banyak banget tempat wisata selain itu, atau selain milik Jatim Park Group. 

Tapi seiring berjalannya waktu, kebosanan saya itu akhirnya runtuh dengan sendirinya. Suka nggak suka, harus diakui bahwa Jatim Park memang penguasa pariwisata Kota Batu. Saya sadar bahwa tempat wisata ini menjadi top of mind orang-orang jika bicara pariwisata Kota Batu tentu bukan tanpa alasan. Jatim Park memang jadi yang terbaik di Kota Batu saat ini. Tempat wisata ini juga sudah ada sejak pertama kali Batu berdiri sendiri sebagai sebuah kota. Membersamai sejak awal, lah, istilahnya.

Selama 25 tahun, Jatim Park berhasil “menguasai” dunia pariwisata di Kota Batu. Jatim Park (melalui Jatim Park Group) sudah melahirkan berbagai macam tempat wisata dengan berbagai macam tema yang berbeda. Tempat wisata ini sendiri sudah ada 3, dan ketiganya berbeda-beda. Masih ada Museum Angkut, Batu Night Spectacular (BNS), hingga beberapa hotel.

Maka nggak heran kalau apa-apa rekomendasinya selalu Jatim Park. Nggak heran kalau selalu nongol di segala konten dan informasi terkait wisata Kota Batu. Ya sesederhana karena mereka layak.

Memang bukan tempat wisata termurah

In this economy, berwisata memang jadi kegiatan yang semakin sulit. Ekonomi masyarakat lagi sulit, sementara tingkat stress masyarakat makin naik. Untuk merencanakan liburan atau berwisata, masyarakat harus berpikir panjang, baik soal jarak, terutama soal biaya. Gimana caranya, uang yang keluar untuk liburan atau berwisata, nggak terkesan sia-sia.

Sebagai tempat wisata, memang bukan yang termurah. Dibandingkan dengan tempat-tempat wisata lain di Kota Batu, tempat wisata ini mungkin tergolong cukup mahal. Tiket masuk tempat-tempat wisata di bawah Jatim Park Group merentang di angka 50-200 ribu per orang. Itu pun masih harus bayar lagi kalau mau main ke beberapa wahana tertentu, atau menikmati fasilitas tertentu.

Ini jelas berbeda kalau dibandingkan beberapa tempat wisata lain di Kota Batu yang tiket masuknya masih di kisaran 50-80 ribu. Apalagi beberapa wisata alam, yang harga tiketnya mungkin hanya 10-20 ribu saja. Dari sini, Jatim Park jelas nggak bisa dibilang sebagai tempat wisata termurah di Kota Batu.

Harganya sepadan dengan kualitas dan pengalaman yang diperoleh

Sekarang pertanyaannya, apakah dengan harga yang nggak bisa dibilang murah itu, wisatawan akan dapat kualitas dan pengalaman yang sepadan? Saya berani jawab iya. Ada harga, ada rupa.

Soal harga, memang kalah murah dengan tempat-tempat wisata lain di Kota Batu. Tapi soal kualitas wahana, soal kenyamanan dan pengalaman berwisata, jelas menang.

Dari segi keberagaman saja sudah menang. Tempat wisata ini sudah menyediakan semua yang wisatawan inginkan. Mau wisata taman bermain, ada Jatim Park 1. Cari wisata satwa, tinggal ke Museum Satwa atau Batu Secret Zoo di Jatim Park 2. Cari wisata edukasi, ada Museum Tubuh. Mau lihat-lihat berbagai macam transportasi dari masa ke masa, ada Museum Angkut. Mau lihat dinosaurus, ada Dino Park di Jatim Park 3. Lengkap, lah.

Untuk harga tiket berbagai macam tempat wisata milik Jatim Park Group yang saya sebutkan di atas jelas beragam. Kalian tinggal sesuaikan dengan keinginan dan budget kalian. Saya berani menjamin, uang kalian nggak akan keluar dengan sia-sia.

Lalu soal kualitas (termasuk keamanan dan kenyamanan), tempat wisata ini ternyata nggak main-main. Saya kebetulan berteman dengan salah satu lead marketing di Jatim Park. Katanya, tempat wisata ini serius banget soal pemeliharaan wahana. Mereka rutin maintenance, dan selalu aware soal wahana apa yang sudah kurang diminati, dan wahana baru apa yang harus dibangun.

Intinya, Jatim Park ini selalu menjaga kualitas wahananya. Nggak hanya kualitas, tempat wisata ini juga menjaga kebaruan, tidak membiarkan ada wahana yang basi. Kata teman saya, semua itu demi kenyamanan wisatawan, biar experience-nya dapat, sekaligus biar wisatawan ini betah dan balik lagi ke Batu.

Jatim Park itu masih affordable dan worth it

Melihat Jatim Park, melihat bagaimana mereka menjalankan dan mengelola wahana wisatanya, rasanya pantas kalau jadi wisata yang terbaik di Kota Batu. Harga tiketnya memang bukan yang termurah, tapi masih affordable dan worth it untuk dikunjungi. Kalian nggak akan rugi, lah, mengeluarkan uang untuk liburan ke tempat ini.

Tulisan saya ini mungkin terkesan seperti tulisan advertorial. Seakan-akan saya dibayar untuk menulis yang bagus-bagus soal mereka. Nggak. Ini bukan tulisan advertorial, dan saya juga nggak dibayar untuk menulis tulisan ini. Saya hanya ingin memberikan pendapat jujur saya soal Jatim Park. I’m just being honest, kok.

Toh, saya juga punya banyak uneg-uneg soal tempat wisata ini. Ada hal-hal yang saya nggak suka dari tempat ini. Tapi kalau itu lain waktu saja, lah.

Penulis: Iqbal AR
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version