Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Jasa Screenshot iPhone, Bisnis yang Lebih Nyeleneh dari Sewa iPhone dan Nyelenehnya Lagi, Saya Ikutan Nyoba

Dito Yudhistira Iksandy oleh Dito Yudhistira Iksandy
21 Januari 2024
A A
Jasa Screenshot iPhone, Bisnis yang Lebih Nyeleneh dari Sewa iPhone dan Nyelenehnya Lagi, Saya Ikutan Nyoba android

Jasa Screenshot iPhone, Bisnis yang Lebih Nyeleneh dari Sewa iPhone dan Nyelenehnya Lagi, Saya Ikutan Nyoba (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tiga kata lucu: jasa screenshot iPhone

Selama ini saya mengira kalau bisnis sewa iPhone adalah bisnis yang nyeleneh. Pemilik bisnis pastilah orang jenius yang bisa melihat peluang akan ada manusia berkantong seret yang ingin naik kelas sosial dengan bantuan iPhone. Memiliki (sementara) ponsel berlogo apel kecokot dengan harga yang terjangkau. Begitulah inti bisnis ini, unik bukan?

Namun, di atas langit masih ada langit, hal serupa juga terjadi di sini. Bisnis sewa iPhone memang nyeleneh, tapi masih ada yang lebih nyeleneh lagi, yakni jasa screenshot iPhone.

Sumpah saya nggak pernah menyangka kalau jasa semacam ini beneran ada. iPhone menjadi barang eksklusif yang bahkan hasil gambar tangkap layarnya pun bisa diperjualbelikan. Sebagai pengguna android saya cuma bisa mengumpat. Brengkes!

Pengalaman pertama mencoba jasa screenshot iPhone

Saya mengetahui jasa ini pertama kali di X. Setelah melakukan penelusuran lebih lanjut, ternyata banyak akun yang menjual jasa serupa. Awalnya, saya meragukan nilai guna jasa ini. Maksud saya, mosok ada orang yang rela membayar sejumlah uang hanya demi gambar tangkap layar? Karena nggak mau asal ngejudge, saya mencoba terus cari tahu.

Harga adalah hal pertama yang saya cari. Harga untuk satu gambar tangkap layar berkisar Rp500 sampai Rp1.000, sedangkan untuk rekam layar berkisar Rp1.500 sampai Rp2.000 per 15 detik. Beruntung, harga yang ditawarkan lebih murah dari rokok Surya eceran, saya jadi nggak keberatan mencoba jasa ini.

Saya menghubungi salah satu penjual jasa screenshot iPhone untuk bertanya bagaimana cara menggunakan jasanya. Intinya, saya harus memberi tahu penjual mengenai apa yang ingin di-screenshot, misalnya layar kunci, Spotify, Instagram, dsb. Khusus untuk Instagram, saya akan diminta memberikan username dan password agar penjual bisa login.

Oleh karena opsi Instagram terlalu berisiko, saya memilih untuk screenshot layar kunci dan tiga musik di Spotify. Total yang harus saya bayar untuk 4 gambar adalah Rp2.000.

Baca Juga:

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Menariknya, saya bisa request gambar tertentu atau mencantumkan nama saya di layar kunci. Hal yang sama juga berlaku di Spotify, penjual akan bertanya mengenai lagu apa yang saya inginkan. Meskipun murah, pelayanan yang diberikan sangat memuaskan. Penjual seakan memastikan kalau kebutuhan saya benar-benar terpenuhi. Istimewa pokoke jasa screenshot iPhone ini.

Kekurangannya hanya satu, yakni penjual nggak menggunakan fitur kirim gambar HD yang disediakan oleh WhatsApp. Alhasil gambar yang saya terima jadi sedikit buram mirip seperti download dari pinterest. Tapi, saya nggak mau banyak protes, toh bukan perkara besar.

Hidup berlandaskan gengsi, apa salahnya?

Oleh karena nggak mau rugi, saya mengunggah salah satu gambar tersebut ke akun Instagram. Dan, tentu saja saya menerima banyak respon menyenangkan dari teman-teman saya. Ternyata kreatif dalam mencurangi nasib dan sesekali mencoba menikmati gengsi sesaat bukan pilihan yang buruk.

Saya harus berterima kasih pada penyedia jasa screenshot iPhone yang nyeleneh ini. Menurut saya, mereka (penyedia jasa) pasti punya kesadaran kalau nggak semua orang punya privilese memiliki iPhone. Makanya mereka berusaha membagikan secuil pengalaman menggunakan ponsel tersebut dengan cara yang kreatif dan humanis.

Lagi pula, nggak ada yang dirugikan dari transaksi semacam ini. Penjual senang karena dapat cuan dan bisa membahagiakan orang lain. Di sisi lain, pembeli pun senang karena bisa punya bahan untuk pamer di sosmed. Toh, nggak ada salahnya juga orang mau pamer di sosmed.

Justru yang salah itu kalian yang nyinyir karena menganggap orang-orang ini nggak hidup sesuai kondisi dompetnya. Padahal mereka justru sedang hidup sesuai kondisi dompet, buktinya mereka lebih milih menggunakan jasa screenshot iPhone daripada maksa beli iPhone-nya langsung. Bener apa bener?

Penulis: Dito Yudhistira Iksandy
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Android Semakin Berkembang ketika iPhone Cuma Menang Awet Saja: Mari Menyudahi Debat Abadi yang Tidak Berguna Ini

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Januari 2024 oleh

Tags: Gengsiiphonejasajasa screenshot iphonesewa iphone
Dito Yudhistira Iksandy

Dito Yudhistira Iksandy

Alumnus Sosiologi Universitas Negeri Surabaya. Bekerja sebagai crew event organizer. Suka menonton anime dan drama korea.

ArtikelTerkait

7 Fitur Baru Apple di iOS 15.4 yang Terasa Nggak Guna Terminal Mojok.co

7 Fitur Baru Apple di iOS 15.4 yang Terasa Nggak Guna

18 Maret 2022
Mahasiswa KIP Kuliah Boleh Beli iPhone, Asal Nggak Ketahuan (Unsplash)

Mahasiswa KIP Kuliah Boleh Punya iPhone, Asal Enggak Dipamerin atau Ketahuan Aja!

22 September 2025
IPhone SE di 2020, Masih Layak Jadi Daily Driver MOJOK.CO

IPhone SE di 2020, Masih Layak Jadi Daily Driver?

21 Juli 2020
pembaruan update iphone fitur baru ios 14 mojok.co

4 Karakter Orang yang Nggak Cocok Pakai iPhone

13 Agustus 2021
5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pengguna iPhone

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pengguna iPhone

16 Februari 2022
Menghitung Nilai Rupiah dari Organ Dalam Hantu Kuyang yang Bisa Dijual terminal mojok.co

Untuk Kamu yang Nekat Jual Ginjal demi IPhone, Ini Harga Ginjal Sebenarnya!

2 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

31 Januari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.