Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Jangan Pernah Mempercantik Rumah Kontrakan, Buang-buang Uang, yang Untung Malah yang Punya Kontrakan!

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
17 Mei 2025
A A
Jangan Pernah Mempercantik Rumah Kontrakan, Buang-buang Uang, yang Untung Malah yang Punya Kontrakan!
Share on FacebookShare on Twitter

Tumbuh besar dan hidup di Jakarta selama puluhan tahun, selama itu pula keluarga saya hidup sebagai orang yang mengontrak rumah. Rumah milik sendiri sih ada, tapi tidak di Jakarta, karena orang tua saya sepertinya punya pemikiran untuk menghabiskan masa tuanya tidak di Jakarta.

Mengontrak menjadi opsi yang dipilih oleh orang tua saya. Sebagai anak, ya, saya ikut saja. Sampai akhirnya kami berpisah rumah karena kini saya telah berkeluarga. Namun, hidup di rumah kontrakan selama puluhan tahun dan beberapa kali pindah memberikan saya satu “ilmu” baru. Jangan pernah mencoba untuk merenovasi atau mempercantik rumah kontrakan yang kita tempati. Mempercantik rumah kontrakan hanya membuat kita sakit hati saja.

Meninggalkan memori yang agak mengganggu

Mempercantik rumah kontrakan hanya membuat memori tidak penting yang amat mengganggu. Kita hanya tinggal di rumah kontrakan, tapi dengan mempercantik tempat itu, seakan-akan kita memiliki tempat itu. Kita jadi selalu bangga dan takjub melihatnya. Padahal, sejak awal, kita tak pernah memilikinya.

Hal itu yang membuat saya selalu memikirkan rumah kontrakan yang ditempati keluarga saya sebelumnya, karena selalu ada memori “indah” di dalamnya. Bagaimana kami mempercantik satu sudut dalam rumah, bagaimana saya menghiasi ruangan, bagaimana leganya kami saat sudah selesai mempercantik satu ruangan.

Walaupun hanya rumah kontrakan kecil, perlakuan kami yang mencoba mempercantik rumah itu membuatnya menjadi memori yang menyakiti hati saya. Saya selalu sedih melihat rumah lama, dan sadar kalau saya tidak akan pernah tinggal di sana lagi. Karena memori ini, saya jadi selalu merasa melankolis ketika melihat sesuatu yang berkaitan dengan rumah.

Rumah kontrakan hanya tempat tinggal sementara, nggak perlu buang-buang uang

Akhirnya saya mengerti dan sadar, kalau rumah kontrakan pada akhirnya hanyalah rumah singgah sejenak. Sesuai namanya, rumah kontrakan, kami tinggal di rumah itu sesuai dengan kontrak. Jika kontraknya habis, sebagai penghuni harus pindah. Mau tidak mau. Mempercantik rumah sementara jadi terlihat bodoh, karena itu kegiatan buang-buang uang.

Kalau dari awal semua fungsi di dalam rumah bisa digunakan dengan baik, harusnya pakai saja yang sudah tersedia. Tidak perlu lah dipercantik dan diganti dengan yang lebih canggih. Kalau genteng bocor, ganti saja dengan genteng merek yang sama. Sumber air hanya dari sumur, pakai saja yang ada. Nggak usah ngide pakai mesin air. Kalau tembok berlubang, tinggal tambal saja, tidak usah direnovasi segala. Kalau kita malah mempercantik rumah, nanti malah ada yang cepat-cepat mau ambil kesempatan di tengah kesenangan kita.

Mempercantik rumah kontrakan hanya bikin pemilik rumah untung, bahkan gelap mata

Saya bukan bermaksud suuzan, hanya saja dengan mempercantik rumah kontrakan, akan ada satu pihak yang diuntungkan dan akan mengambil keuntungan dari kegiatan kita. Pihak tersebut adalah pemilik rumah kontrakan. Bukannya apa-apa, nih. Kita mempercantik rumah, nggak semuanya bisa kita bawa pergi, kan. Apalagi yang berhubungan dengan renovasi. Coba rumah kontrakan yang awalnya satu lantai terus diubah jadi dua lantai oleh yang ngontrak, gimana mau bawa pergi?

Baca Juga:

4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang

4 Derita yang Saya Rasakan Saat Tinggal di Dekat Jalan Raya Jogja-Solo

Terus, dulu orang tua saya pernah mempercantik rumah dengan segala hal. Bahkan, sampai rumahnya dipakaikan mesin air dan meteran listrik lama yang belum token. Tiba-tiba, kami dipaksa pindah. Saat ingin membawa barang-barang tersebut, pemilik kontrakan malah kesal dan memusuhi. Sungguh sangat keren, bukan? Pemilik kontrakan berpikir kami harus meninggalkan yang ada dalam kontrakan, jadi kami pindah hanya bawa barang yang tidak menempel dalam kontrakan.

Jadi, buat kamu yang masih mengontrak rumah, lebih baik secukupnya saja untuk memperbaiki rumah kontrakanmu. Jangan sampai mempercantik dari standar rumah yang ada. Kecuali, kamu ada niat membeli rumah kontrakan itu. Kalau nggak ada, ya, ngapain. Hanya bikin perkara baru di masa depan.

Penulis: Nasrulloh Alif Suherman
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Alasan Tinggal di Kontrakan Jauh Lebih Enak ketimbang Ngekos di Jogja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Mei 2025 oleh

Tags: Renovasi Rumahrumah kontrakan
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

4 Derita yang Saya Rasakan Saat Tinggal di Dekat Jalan Raya Jogja-Solo

4 Derita yang Saya Rasakan Saat Tinggal di Dekat Jalan Raya Jogja-Solo

19 Mei 2025
4 Tips Renovasi Rumah untuk Pemula agar Tidak Ditipu Tukang

Tips Renovasi Rumah untuk Pemula agar Hasil Maksimal dan Bebas Tipu-tipu

10 Februari 2023
Tips Cari Rumah Kontrakan untuk Pasutri Muda Terminal Mojok

Tips Cari Rumah Kontrakan untuk Pasutri Muda

29 Juni 2022

3 Hal yang Bikin Deg-degan Saat Pilih Tukang Bangunan

13 Juli 2021
6 Format Penamaan Toko Bangunan yang Kerap Kita Jumpai terminal mojok.co

6 Format Penamaan Toko Bangunan yang Kerap Kita Jumpai

4 Februari 2022
4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang Mojok.co

4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang

19 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons)

Nasib Orang Surabaya di Gresik: Bertahan Hidup di Tengah Matinya PDAM dan Ganasnya Sistem Inden SD

19 Maret 2026
Jalan Nasional Purworejo Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA Mojok.co

Jalan Nasional Purworejo-Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA

16 Maret 2026
BEM Unesa Gerombolan Mahasiswa Malas Kerja, Cuma Cari Muka (Ardhan Febriansyah via Wikimedia Commons)

Kuliah di Unesa Surabaya Itu Sangat Menyenangkan, asal Dosennya Betul-betul Ngajar, Bukan Ngebet Jurnal

20 Maret 2026
7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Butuh Kreativitas (Wikimedia Commons)

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Kalau Punya Uang Tak Terbatas dan Boleh Saya Akan Ubah Alfamart Jadi “Ruang Singgah Urban”

20 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.