Jangan Keseringan Mengeluh, Malu sama Austin Homescapes – Terminal Mojok

Jangan Keseringan Mengeluh, Malu sama Austin Homescapes

Artikel

Jangan banyak mengeluh anak muda, hidupmu tidak seberapa dibanding Austin Homescapes. Siapa Austin Homescapes? Itu lho, orang yang kayak bapak-bapak komplek yang sering kena sial di iklan YouTube. Namanya Austin doang, tapi saya kasih nama gamenya di belakang biar gampang dikenal. Mungkin kata-kata itu cocok untuk kaum pengeluh yang selalu mendurhakai nikmat Tuhan kepadanya. Dikit-dikit ngeluh, sambat dan merasa hidupnya paling menderita di dunia ini. Untuk kalian yang merasa menderita dengan hidupmu, mari simak kesengsaraan hidup Austin di EscapeHome.

Coba bayangkan, di hari pertama Austin Homescapes kembali ke rumah tuanya, ia dihadapkan dengan berantakannya rumah tersebut. Ia harus berpikir keras untuk mengatasinya. Masalah tersebut bukan sehari dua hari saja, bahkan setiap hari. Austin yang terlihat single dan sudah mengalami kebotakan itu pun harus terus berpikir sejak ia bangun dan bangun lagi.

Hari-harinya dipenuhi banyak masalah, utamanya masalah rumah. Ia persis seperti bagian sarpras (sarana dan prasarana) yang bertanggungjawab penuh terhadap rumahnya. Ia harus memperbaiki tangga, akuarium, kandang kucing, antena yang dijajah oleh gagak, kursi William (ayahnya), dapur Olivia (Ibunya), menerima tamu, dan banyak hal. Belum lagi masalah yang dibuat oleh kucing dan burung peliharaannya.

Walaupun banyak masalah, Austin Homescapes selalu riang gembira dan bersyukur dalam hidupnya. Hal ini sangat terlihat saat ia menjelang tidur. Ia selalu menyadari bahwa besok ada banyak hal yang ia lakukan dan di pagi hari, ia selalu mengucapkan selamat pagi. Amazing~

Korban klik bait iklan

Kalian para warganet tentu pernah melihat Austin muncul di iklan-iklan. Sejatinya, game yang dimainkan bukanlah game seperti di iklan. Misalnya saat Austin masuk sumur, tertimpa lahar, berhadapan dengan perampok dan banyak penderitaan lain. Game yang dimainkan sebenarnya adalah game menyusun puzzle.

Masalah klik bait ini sebenarnya pernah diutarakan oleh Eric Seufert yang kesal akibat fake ads alias iklan palsu oleh game ini. Saya sebenarnya sepakat dengan Seufert, bukan karena mengganggu pengguna, tetapi lebih kasihan ke Austin yang menjadi korban banyak skenario yang menyakitkan. Bayangkan betapa menderitanya menjadi Austin. Usut punya usut, ternyata banyak tokoh dalam game ini yang juga menjadi korban skenario jahat iklannya. Ya Allah~

Belajar dari Austin

Austin ternyata tiga kali dilahirkan. Ia dilahirkan di Playstore pada Agustus 2017, di Apple Store dan Amazon App Store pada September 2017.

Austin Homescapes adalah seorang anak yang berbakti kepada ayah dan bunda, sudah jelas terlihat melalui kepatuhannya yang menyerupai Uwais AlQarni. Melalui anak yang taat ini, kita banyak mendapatkan pelajaran.

Keikhlasan berbuah penghargaan

Austin mendapatkan banyak penghargaan atas usaha yang ia lakukan dalam membenahi rumah tuanya. Wali kota memberikannya penghargaan karena rumah tuanya menjadi landmark di kota tersebut. Selain dari wali kota, Lao seorang antiquarian juga memberikannya penghargaan.

Selalu ada teman baru

Siapa sangka Austin Homescapes hampir di setiap harinya mendapatkan teman baru. Keramahan dan kebutuhan akan kebutuhan rumah tuanya mengantarkannya kepada koneksi yang berkelas. Ia memiliki banyak kenalan dan pertemanan itu terus berlanjut.

Berhenti mengeluh dan orang tua pasti bangga

Austin sebenarnya hobi bermain gitar dan orang tuanya tidak menyukai jika Austin menjadi gitaris. Bayangkan jika Austin mengeluh dan memilih kabur dari rumah tua orangtuanya. Ia akan kehilangan teman, koneksi, kasih sayang orang tua dan penghargaan yang ia dapatkan tentu tidak akan pernah ia miliki. Dilansir dari forum QnA oleh William di Forum Playrix, banyak orangtua yang ingin memiliki anak seperti Austin yang sangat berbakti.

Itu aja sih, penjelasan singkat tentang Austin. Kembali saya ingatkan, buat kalian yang merasa menderita malu dong sama Austin. Berubahlah dan sadarlah bahwa hidup kalian tidak terlalu menderita. By the way, tulisan ini bukan iklan ya, saya bukan bagian dari marketing Playrix Indonesia. Saya hanya pasien positif Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah dan memilih bermain Homescapes. Doain sembuh ya. Aamiin. Bye-bye~

Sumber gambar: YouTube Homescapes Walkthrough.

BACA JUGA Belajar Gaya Hidup Minimalisme dari Fumio Sasaki.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.



Komentar

Comments are closed.