Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Enaknya Tinggal di Jambangan, Kecamatan Paling Sukses di Surabaya

Adhitiya Prasta Pratama oleh Adhitiya Prasta Pratama
26 Desember 2023
A A
Kecamatan Jambangan, Kecamatan Paling Sukses di Surabaya (Unsplash)

Kecamatan Jambangan, Kecamatan Paling Sukses di Surabaya (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, saya membaca tulisan Mbak Bella Yuninda soal Wiyung, yang katanya jadi kecamatan paling modern di Surabaya. Menurut beliau, Wiyung merupakan tempat paling masuk akal dan nyaman ditinggali. Akan tetapi, bagi saya, tempat yang enak ditinggali sebenarnya nggak cuma modal modern saja, tetapi harus nyaman, apalagi kalau sampai banyak prestasinya, yaitu Kecamatan Jambangan.

Berdasarkan data Dispendukcapil Kota Surabaya, Surabaya memiliki 31 kecamatan dan 154 kelurahan. Nah, dari banyaknya kecamatan yang ada, bagi saya, Kecamatan Jambangan adalah tempat paling masuk akal untuk ditinggali.

Pasalnya, sudah lebih dari 3 tahun saya tinggal di Kecamatan Jambangan. Bukan tanpa alasan saya tinggal di sana. Selain karena memang dekat dengan kampus UNESA Ketintang, Kecamatan Jambangan nyatanya merupakan salah satu kecamatan yang paling sukses dan punya segudang prestasi, baik di kancah lokal Surabaya maupun nasional.

Kecamatan Jambangan, daerah yang punya banyak prestasi

Kecamatan Jambangan memang bukan layaknya kecamatan yang dihuni oleh gedung-gedung tinggi maupun perumahan-perumahan elite seperti daerah Surabaya kebanyakan. Malahan, kecamatan ini masuk daerah pinggiran, karena berbatasan langsung dengan Kabupaten Sidoarjo. Namun, meskipun pinggiran, Kecamatan Jambangan nyatanya punya banyak prestasi.

Misalnya, pada tahun 2021 kemarin, ketika awal-awal saya ngekos, kelurahan Jambangan meraih penghargaan Kampung Proklim Lestari dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Penghargaan ini menjadi penghargaan tertinggi tentang kepedulian lingkungan di Indonesia. 

Ketika saya berbincang dengan Ketua RW, katanya memang warga Kelurahan Jambang punya kesadaran tinggi soal lingkungan. Sebut saja di dekat kos-kosan saya ada Kampung Sampah yang di dalamnya dihiasi oleh beragam kerajinan dari sampah yang nggak terpakai. Selain itu, Kecamatan Jambangan juga punya Pusat Daur Ulang Sampah (PDUS) yang tiap harinya mengelola 5 sampai 7 ton sampah.

Kemudian, pada 2019, Kelurahan Pagesangan berhasil meraih juara 1 lomba Perpustakaan Umum Terbaik tingkat Desa/Kelurahan Se-Jawa Timur. Bahkan, penghargaan ini mengalahkan lima kandidat juara utama, seperti perpustakaan umum di Sidoarjo, Gresik, Probolinggo, Tulungagung, dan Lumajang.

Nggak hanya itu, di bidang kuliner, Kecamatan Jambangan melalui Sentra Wisata Kuliner (SWK) Jambangan juga menyabet berbagai penghargaan di ajang Surabaya Tourism Award 2023. Setidaknya, 5 dari 6 makanan yang dilombakan menjadi pemenang. Enam makanan yang dilombakan antara lain soto, rujak cingur, tahu campur, tahu tek, bebek goreng, dan rawon. Namun, sayang sekali, hanya tahu tek yang nggak meraih penghargaan.

Baca Juga:

Stasiun Indro yang Menyedihkan Membuat Kota Industri Gresik Jadi Terlihat Payah

Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang

Pada tahun yang sama, Kelurahan Jambangan berhasil pula meraih penghargaan Desa Bebas Stunting. Dari 20 desa di Indonesia yang menerima itu, Kelurahan Jambangan menjadi salah satunya. Ke-20 desa tersebut meraih penghargaan sebagai desa yang memiliki inovasi percepatan penurunan stunting dalam 4 kategori, di antaranya kategori intervensi sensitif (tidak langsung, misalnya sanitasi), kawasan tanpa asap rokok, pangan lokal, dan intervensi spesifik (langsung, seperti pemberian makanan tambahan). Keren, kan?

Punya putra daerah yang membanggakan Surabaya

Rumah mantan walikota, Bu Risma, memang ada di Wiyung. Nah, Kecamatan Jambangan juga nggak kalah ketinggalan. Di sini ada Eri Cahyadi yang merupakan putra asal Jambangan, tepatnya berasal dari Kelurahan Karah. Saat ini, beliau menjadi seseorang yang paling penting di Surabaya. Yah, saat ini posisi beliau adalah sebagai Walikota Surabaya dengan masa jabatan hingga tahun 2024.

Tentu, atas kepemimpinannya di Surabaya, banyak penghargaan yang diperoleh. Misalnya 2023 ini, penghargaan yang diperoleh Surabaya dan Cak Eri sangat banyak. Di antaranya, Trophy Proklim Lestari, Pembina Proklim Tingkat Kabupaten/Kota, dan sertifikat Proklim Utama. 

Selain itu, penghargaan seperti Media Sosial terbaik 1 dari Kemenkominfo juga disabet, menjadi Kabupaten/Kota dengan Program Pemulihan dari Dampak Pandemi Terbaik, mendapat Penghargaan Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) terbaik II se-Jawa Timur, Penghargaan terbaik I Intervensi Spesifik Stunting Tingkat Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, dan masih banyak lagi.

Maka dari itu, sebagai tempat yang saat ini saya tinggali, saya merasa beruntung. Meskipun Kecamatan Jambangan dinilai sebagai kecamatan pinggiran Surabaya, tapi saya pastikan, Jambangan adalah tempat yang enak dan masuk akal untuk ditinggali. Bahkan, beberapa tempat terkenal seperti Masjid Nasional Al-akbar pun juga ada di Jambangan. Jadi, kurang sukses apa coba?

Penulis: Adhitiya Prasta Pratama

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Surabaya Kota Sukses karena Punya Outlet Mie Gacoan Paling Banyak di Indonesia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Desember 2023 oleh

Tags: jambanganjawa timurkecamatan jambangankecamatan wiyungSurabayaWiyung
Adhitiya Prasta Pratama

Adhitiya Prasta Pratama

Seorang mahasiswa yang hobi baca apa aja di depannya.

ArtikelTerkait

Alun-alun Kota Batu dan Masalah Penataan Parkir yang Rumit

Alun-alun Kota Batu dan Masalah Parkir yang Rumit

11 Juli 2023
Orang Surabaya Ramah terhadap Pejalan Kaki, tapi Kotanya Tidak

Katanya Surabaya Surga para Pejalan Kaki, tapi Kenyataannya seperti Neraka

23 Agustus 2024
Jangankan Para Pendatang, Suhu Surabaya yang Panas Juga Bikin Kapok Warga Daerahnya Sendiri Mojok.co

Jangankan Para Pendatang, Suhu Surabaya yang Panas Juga Bikin Kapok Warga Daerahnya Sendiri

26 April 2024
Ketintang, Neraka bagi Perantau Saat Ramadan Tiba

Ketintang, Neraka bagi Perantau Saat Ramadan Tiba

26 Maret 2023
Thrifting Bukan Budaya Surabaya, Budaya Surabaya Adalah TP Pagi terminal mojok

Online Thrifting Bukan Budaya Surabaya, Budaya Surabaya Adalah TP Pagi

21 Desember 2021
Tiara Uci Mengungkap 5 Penderitaan Tinggal di Surabaya

Tiara Uci Mengungkap 5 Penderitaan yang Dirasakan Selama Tinggal di Surabaya

8 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Penyesalan yang Akan Kalian Rasakan jika Kuliah di Bangkalan Madura, Pikir-pikir Lagi

Pemkab Bangkalan Madura Diisi oleh Pejabat Lebay, Banyak Ritual Cuma Pengen Dapat Pujian!

1 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

UNNES Semarang Rajin Menambah Mahasiswa, tapi Lupa Menyediakan Parkiran yang Cukup

24 Februari 2026
Nasi Godog, Makanan Magelang yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang, Tampilan dan Rasanya Absurd Mojok.co

Nasi Godog Magelang, Makanan Aneh yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang

28 Februari 2026
Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

25 Februari 2026
7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup Mojok.co

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

24 Februari 2026
Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

23 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.