Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

Ferika Sandra oleh Ferika Sandra
21 Februari 2026
A A
Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah libur panjang, kondisi Kota Batu menuju Malang sudah kembali berangsur normal. Namun sisa libur panjang itu masih meninggalkan duka mendalam, utamanya untuk keluarga korban yang meninggal di Jalur Klemuk, Kota Batu beberapa waktu lalu.

Sudah sejak lama saya dengar betapa mematikannya Jalur Klemuk, penghubung Kota Batu dengan Pujon. Hal ini tidak hanya diamini oleh para wisatawan, tapi juga oleh akamsi. Dua insiden lalu lintas dalam sehari saat libur Nataru kemarin menegaskan betapa mengerikannya reputasi jalur ini.

Dari kondisi konturnya, terlihat kalau Jalur Klemuk ini berbahaya, cukup curam dan mengerikan. Kendaraan yang baru melintas di sini pasti akan sulit beradaptasi. Apa lagi jika pakai kendaraan matic. Wah, salah teknik mengerem bisa fatal akibatnya.

Maraknya kendaraan wisatawan yang melintas memang jadi salah satu faktor penyumbang angka kecelakaan. Tapi ya, tentu saja itu tidak bisa dijadikan pembenaran. Sebab, ya bagaimana bisa kita melarang orang melewati suatu jalur? Yang jadi masalah adalah, sudah banyak korban jatuh, tapi pemangku kebijakan seakan-akan tidak berbuat banyak akan hal ini.

Jalur alternatif yang selalu mengancam pengendara

Tidak ada perubahan yang saya lihat selama lima tahun terakhir tiap kali melintasi Jalur Klemuk saat dari Kota Batu menuju Pujon. Jalur tetap sempit, tambal sulam sekenanya pada lubang-lubang yang ada, material dibersihkan hanya saat longsor. Tindakan preventif bisa dibilang hampir tidak ada.

Ya ini tentu saja recipe for disaster terbaik. Jalur maut tanpa tindakan preventif, berharap apa?

Padahal jika dilihat topografinya, jalur ini masih sangat bisa untuk dilakukan pelebaran. Itu pun dengan catatan jika pemangku kebijakan tak banyak alasan. Setidaknya pelebaran bisa dilakukan agar jalur ini bisa lebih aman. Kanan kiri tebingnya masih tampak luas untuk dikepras agar volume kendaraan yang melintas bisa tertampung.

Seperti yang dilakukan di Jalur Gumitir penghubung Jember dan Banyuwangi. Jika dulu Jalur Gumitir terasa begitu sempit, langkah lanjutan dilakukan dengan pelebaran jalan sehingga kini bisa digunakan banyak kendaraan sehingga jauh lebih aman.

Baca Juga:

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

BACA JUGA: Jalur Cangar-Pacet Mojokerto Memang Indah, tapi Taruhannya Nyawa!

Insiden lalu lintas yang dibiarkan berulang

Kabar mengenai insiden lalu lintas yang terus berulang kali terjadi di Jalur Klemuk sepertinya tidak membuat pemangku kebijakan bergeming. Bayangkan, hampir setiap melintas di jalur ini selalu dihantui kekhawatiran yang mengancam jiwa. Alih-alih direspons, solusi atas kendala di jalur ini sepertinya tidak pernah dibahas. Sehingga kejadian seperti berulang kali tanpa penyelesaian.

Pertanyaan saya, apakah memang sesulit itu melakukan langkah preventif untuk memutus mata rantai kecelakaan dengan bentuk kebijakan?

Misalnya gini aja deh. Saat musim hujan seperti sekarang-sekarang ini, jalur mana pun kan jadi makin bahaya. Apalagi Jalur Klemuk, yang memang pada dasarnya sudah berbahaya. Masak nggak ada pikiran untuk ngapain gitu?

Kapan Jalur Klemuk aman?

Saya selalu ngeri setiap mendengar pengendara meregang nyawa di jalur ini. Tapi korban meninggal dunia seperti tidak membuat pemerintah sadar. Jahat jika kita berasumsi kalau pemerintah menunggu korban lebih banyak lagi. Tapi ingat, asumsi liar muncul tak mungkin tanpaa sebab.

Yang saya harapkan untuk pemangku kebijakan, jika memang pelebaran tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat, paling tidak portal penutup jalur untuk kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi tetap diberlakukan. Sehingga upaya ini bisa meminimalisir kecelakaan yang cukup tinggi beberapa waktu terakhir. Ke depannya, perlu ada atensi serius dari pemerintah. Ya semoga saja ada.

Penulis: Ferika Sandra
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Jalur Klemuk Penghubung Kota Batu-Pujon: Lebih Dekat dan Cepat, tapi Taruhannya Nyawa

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Februari 2026 oleh

Tags: jalur klemuk batujalur maut di malangKota Batupujon malang
Ferika Sandra

Ferika Sandra

Seorang pustakawan dari Kota Malang yang mencoba menulis untuk menertibkan pikiran. Gemar dengan isu-isu literasi dan kebudayaan.

ArtikelTerkait

Rekomendasi Sarapan Enak dan Mengenyangkan di Kota Batu Terminal Mojok

Rekomendasi Sarapan Enak dan Mengenyangkan di Kota Batu

22 Februari 2022
5 Kuliner Malang yang Jarang Disantap Warga Lokal, bahkan Dihindari Mojok.co

Malang Raya Adalah Sebaik-baiknya “Wajah” Indonesia: Apa Saja yang Ada di Negara ini, Malang juga Punya!

17 Agustus 2025
Andai Dulu Kota Batu Nggak Memisahkan Diri dari Malang, Ini yang Akan Terjadi

Tidak Ada Hal Paling Menyebalkan dan Bikin Lelah selain Menjelaskan Perbedaan Kota Batu dan Malang

20 April 2025
Sisi Gelap Jenang Apel, Oleh-oleh Khas Malang yang Bikin Pembeli Waswas

Sisi Gelap Jenang Apel, Oleh-oleh Khas Malang yang Bikin Pembeli Waswas

22 Juni 2024
Bukit Jengkoang di Kota Batu Memang Indah, tapi Nggak Spesial-spesial Amat

Bukit Jengkoang di Kota Batu Memang Indah, tapi Nggak Spesial-spesial Amat

22 Juli 2023
Halte Bentuk Buah dan Sayur Landmark Kota Batu yang Gagal, Cuma Jadi Sarang Sampah Mojok.co

Halte Bentuk Buah dan Sayur Landmark Kota Batu yang Gagal, Malah Bikin Kumuh

3 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kelas Menengah Dimatikan dengan Pajak dan Kenaikan BBM (Unsplash)

Kenaikan Harga Pertamina Turbo dan DEX Mendorong Kelas Menengah Menuju Kemiskinan dan Kematian

20 April 2026
Purwokerto Dipertimbangkan Orang Kota untuk Slow Living, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru Mojok.co

Purwokerto Jadi Tempat Slow Living Orang Kota, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru

22 April 2026
Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna Mojok.co

Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna

18 April 2026
Stop Geber-Geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

Stop Geber-geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

18 April 2026
Motor Bagus Sebanyak Itu di Pasaran dan Kalian Masih Memilih Beli Motor Honda BeAT? Ya Tuhan, Seleramu lho yamaha mio m3

Setia Bersama Honda Beat Biru 2013: Motor yang Dibeli Mertua dan Masih Nyaman Sampai Sekarang, Motor Lain Mana Bisa?

17 April 2026
4 Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan ke Mahasiswa Universitas Terbuka mahasiswa UT kuliah di UT

Saya Sempat Meremehkan Universitas Terbuka, Sampai Akhirnya Saya Menjalaninya Sendiri sambil Kerja

20 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.