Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan Sorowajan Baru Jogja: Tempat Ide Paling Radikal dan Manusia Paling Aneh Melebur

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
5 Januari 2024
A A
Jalan Sorowajan Baru Jogja: Tempat Ide Paling Radikal dan Manusia Paling Aneh Melebur

Jalan Sorowajan Baru Jogja: Tempat Ide Paling Radikal dan Manusia Paling Aneh Melebur (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jalan Sorowajan Baru jadi Tanah Suci pujangga dan aktivis

Begawan kepenulisan dan pemikir bisa Anda temui di jalan ini. Sebut saja Mahfud Ikhwan, Fachrudin Faiz, dan Edi AH Iyubenu. Maklum, mereka sudah biasa menyambangi jalan ini demi menyeruput kopi dan menciptakan karya besar. Sekarang tidak hanya ngopi, namun punya gawe besar di jalan yang membesarkan mereka. Salah satunya Pak Edi yang punya Kedai Basabasi.

Tapi tidak hanya begawan kepenulisan saja yang bisa Anda temui. Banyak komunal aktivisme yang berdiskusi sampai konsolidasi di Jalan Sorowajan Baru Jogja. Baik organisasi mahasiswa, solidaritas, dan sel-sel gerakan lain. Beberapa gerakan yang dapat label “radikal” juga sering berkumpul dan berdiskusi. Saya tidak perlu sebut merek ya, karena saya bukan cepu.

Bahkan jalan ini juga punya catatan sejarah pergerakan. Beberapa organisasi aktivis lahir di sini. Dari gerakan anarkis, kanan ekstrem, sampai serikat buruh. Berbagai diskusi yang melahirkan aksi massa juga terjadi di salah satu sudut jalan ini. Dari 1998 sampai detik ini, suara sumbang dan melawan terus bergaung dari tiap sudut Jalan Sorowajan Baru.

Jadi jangan kaget kalau banyak poster diskusi dan semacamnya mengarahkan Anda ke jalan ini. Namanya juga tanur pemikiran. Dan jangan kaget kalau nanti ada penulis dan pemikir besar baru yang lahir di jalan ini. Contohnya Prabu Yudianto.

Saksi cinta yang kandas

Gerakan dan pemikiran berbahaya bukan penguasa satu-satunya Jalan Sorowajan Baru Jogja. Kisah cinta juga jadi warna sendiri di sini. Terutama kisah cinta yang kandas dengan sempurna. Coba saja Anda nongkrong di salah satu kafe, pasti akan terdengar curhatan lirih masalah asmara.

Saya tidak sedang mengada-ada. Lha wong saya sampai bosan menguping curhatan orang asing setiap nongkrong. Entah ketikung teman, ditinggal nikah, sampai perkara weton. Teman saya juga sering curhat masalah asmara di salah satu kedai kopi Jalan Sorowajan Baru. Ah, dasar anak muda yang merasa patah hati lebih sakit daripada batu ginjal.

Andai setiap kisah patah hati dikonversi jadi truk, sudah pasti jalan ini rusak parah. Karena akan ada ratusan truk yang melintas tiap hari, mewakili ratusan kisah ambyar yang menyedihkan. Yakin wes, PUPR pasti angkat tangan.

Betapa berat nasib yang ditanggung Jalan Sorowajan Baru. Ia harus memangku berbagai ide liar, radikal, dan ndakik-ndakik. Masih ditambah beban cinta yang kandas dan remuk redam. Namun belum cukup. Karena jalan ini juga jadi catwalk bagi manusia berbagai jenis dan aneh-aneh.

Baca Juga:

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

Setiap sudut Jalan Sorowajan Baru penuh manusia aneh

“Ah, penulisnya sok jadi paling normal nih!” Mungkin itu kata hati Anda. Jujur, saya pun hampir enggan menulis tentang ini. Tapi demi Marx dan Bakunin, manusia di Jalan Sorowajan Baru Jogja memang aneh-aneh. Tiap hari ada saja jenis keanehan yang hanya terkesan normal kalau muncul di jalan ini.

Bayangkan ini. Ketika Anda duduk di salah satu bangku, yang pertama dilihat adalah kumpulan mahasiswa yang teriak-teriak penuh semangat. Maklum, sedang rapat ormawa. Nengok sedikit, ada mas-mas pakai baju Itadori Yuuji sedang nyeruput kopi. Di ujung sana ada mas-mas gondrong sedang marah-marah pada sistem parkir kampus. Tiba-tiba ada mas-mas sarungan pakai sepatu futsal lewat di depan Anda.

Belum cukup, karena di belakang Anda ada sekumpulan muda-mudi sedang trading Forex. Lalu di belakangnya lagi ada mahasiswa putus asa membaca revisi skripsi. Tiba-tiba di samping Anda akan ada sekumpulan fans bola sedang saling ngebanter. Semua fenomena ini disempurnakan dengan sekumpulan orang bernyanyi super fals dengan gitar yang entah pakai drop apa.

Saya tidak mengada-ada (lagi), karena ini yang saya lihat setiap nongkrong di area Jalan Sorowajan Baru Jogja. Jika besok ada Boger Bojinov sedang main remi dengan Lord Alul dan Mahfud MD di sini, saya tidak akan kaget.

Inilah hikayat yang tertoreh di Jalan Sorowajan Baru. Akhir kata, saya ajak Anda untuk sekali saja nongkrong di sini. Tidak perlu banyak bicara, tapi cukup diam dan dengarkan. Amati setiap keanehan dan resapi setiap diskusi yang lewat di telinga. Saya jamin Anda akan muntah oleh masifnya informasi yang harus diolah otak.

Penulis: Prabu Yudianto
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Sorowajan, Daerah Langganan Ngopi dan Diskusi Ndakik-ndakik Mahasiswa UIN Jogja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 12 Januari 2024 oleh

Tags: blandonganjalan sorowajan baru jogjaJogjakafe basabasisorowajan
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

lotek jogja kuliner inovasi kebablasan mojok

Lotek Jogja, Kuliner yang Terlampau Inovatif

5 Agustus 2021
Siapa Otak di Balik Konspirasi Klitih di Jogja Terminal Mojok

Siapa Otak di Balik Konspirasi Klitih di Jogja?

2 Januari 2022
Mengenal Ciri-ciri Gondes berdasarkan Pengamatan Saya Selama Hidup di Bantul, Pusat Gondes di Jogja

Mengenal Ciri-ciri Gondes dari Pengamatan Saya Selama Hidup di Bantul, Pusat Gondes di Jogja

2 Desember 2023
Di mata orang Jember, Jogja Lebih Unggul daripada Bali sebagai Tempat Study Tour Mojok.co

Di Mata Orang Jember, Jogja Lebih Unggul daripada Bali sebagai Tempat Study Tour

11 Februari 2024
Wacana Parkir Bus di Giwangan Jogja Nggak Masuk Akal (Unsplash)

Wacana Bus Parkir Abu Bakar Ali Pindah ke Terminal Giwangan itu Cuma Nyusahin Wisatawan di Jogja dan Bikin Malioboro Nggak Eksis Lagi

13 September 2025
5 Dosa Penjual Mangut Lele Jogja yang Bikin Nyesel dan Kecewa Orang Luar Kota

5 Dosa Penjual Mangut Lele Jogja yang Bikin Nyesel dan Kecewa Orang Luar Kota

21 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bayar STNK Sudah Bikin Pusing, Sekarang Mau Ditambah Parkir Setahun, Selalu Ada Cara Baru Nambah Beban Rakyat

Bayar STNK Sudah Bikin Pusing, Sekarang Mau Ditambah Parkir Setahun, Selalu Ada Cara Baru Nambah Beban Rakyat

22 Februari 2026
Yamaha NMAX, Motor yang Tidak Ditakdirkan untuk Dimodifikasi Mojok.co

Yamaha NMAX, Motor Gagah tapi Perawatannya Tak Sama seperti Matic Biasa Lainnya

25 Februari 2026
Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar Mojok.co

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar

21 Februari 2026
Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

25 Februari 2026
Stasiun Indro Bikin Gresik Jadi Daerah Industri yang Terlihat Menyedihkan Mojok.co

Stasiun Indro yang Menyedihkan Membuat Kota Industri Gresik Jadi Terlihat Payah

27 Februari 2026
Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.