Informasi
ADVERTISEMENT

Keruwetan Jalan Meruyung Raya Depok Bisa Mengubah Pengendara Sabar Jadi Barbar

Keruwetan Jalan Meruyung Raya Depok Bisa Mengubah Pengendara Sabar Jadi Barbar Mojok.co

Jalan Meruyung Raya atau banyak orang juga menyebutnya Jalan Limo Raya adalah salah satu jalan yang menghubungkan antara Depok dan Jakarta. Keberadaannya begitu penting untuk orang Depok, khususnya mereka yang tinggal di Sawangan dan sekitarnya. Itu mengapa jalanan ini selalu padat, terutama di jam berangkat dan pulang kantor. 

Kondisi Jalan Meruyung Raya tidak pernah berubah, dari dahulu sama saja. Jalannya masih saja sempit, nggak mulus, dan cenderung rusak. Bahkan, kondisinya tidak lebih baik dalam beberapa waktu terakhir, volume kendaraan yang melintas makin banyak. Rasanya tidak berlebihan kalau pengendara paling sabar bisa jadi barbar melewati jalan ini. 

Jalan Meruyung Raya Depok sempit bikin pengendara harus sabar

Jalan Meruyung Raya memang nggak terlalu panjang, kurang lebih hanya 5 km saja. Namun, melewati itu bukan perkara mudah dan perlu waktu. Jalan penghubung Depok dan Jakarta itu sempit. Selain itu, ada banyak yang keluar-masuk gang. Jalanan sempit itu kian semrawut. 

Sebenarnya, dahulu pernah ada wacana memperlebar Jalan Meruyung Raya Depok. Tapi ya biasa, kan. Wacana hanya jadi wacana.

Pengendara hanya bisa bersabar melewati Jalan Meruyung Raya Depok. Apalagi untuk pengendara mobil. Kesabarannya perlu berkali-kali lipat karena mereka tidak mungkin menyalip dengan lincah seperti motor. 

Asal tahu saja, Jalan Meruyung Raya Depok hanya muat buat dua mobil, lebih sedikit. Pengendara motor juga terkadang mau nggak mau dipaksa sabar. Mereka harus rela antre kalau posisinya di belakang mobil yang agak besar.

Baca halaman selanjutnya: Itu mengapa …

Terakhir diperbarui pada 21 Januari 2025 oleh .

Jarot Sabarudin

Seorang multitasker yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di hadapan piksel dan cahaya layar. Menekuni berbagai peran dari pagi hingga sore, mengubah tatapan kosong ke monitor menjadi deretan karya dan solusi

Exit mobile version