Informasi
ADVERTISEMENT

Keruwetan Jalan Meruyung Raya Depok Bisa Mengubah Pengendara Sabar Jadi Barbar

Keruwetan Jalan Meruyung Raya Depok Bisa Mengubah Pengendara Sabar Jadi Barbar Mojok.co

Itu mengapa, kalau tidak mau terjebak terlalu lama, pengendara harus lihai berkendara. Selain jalanan sempit dan padat, pengendara perlu awas terhadap berbagai macam pengendara. Banyak pengendara yang memacu kendaraannya dengan kecepatan nanggung. Pelan enggak, kencang apalagi. Pokoknya nggak stabil gitu.  Belum lagi, banyak kendaraan yang keluar masuk gang, ibu-ibu yang habis jemput anak sekolah bonceng 3, bapak-bapak jalan pelan sambil ngerokok. Campur aduk pokoknya.

Selain itu, pengendara waspada terhadap lubang jalan yang cukup dalam. Apabila kalian terjerembab ke lubang tersebut, bisa dipastikan ban motor saya pecah. Jadi, mau nggak mau saya harus belajar mahir dan lihai meliuk-liuk menghadapi segala cobaan yang ada di Jalan Meruyung Raya.

Tetap sabar dan lihai daripada jadi pengendara barbar

Segala kondisi pelik yang ada di Jalan Meruyung Raya Depok bisa menempa pengguna jalan jadi pribadi yang lebih sabar dan lihai. Sayangnya, terkadang Jalan Meruyung Raya selalu punya kejutan. Di sinilah kesabaran dan kelihaian  pengendara benar-benar diuji. 

Jadi, nih ya, di jalan yang sempit itu, masih saja banyak ditemui pengerjaan galian kabel atau sejenisnya. Kocaknya, tanah galiannya dikumpulkan di badan jalan, yang otomatis bikin jalanan makin menyempit lagi. Nah, kondisi seperti ini lah yang bikin pengendara motor berpotensi berubah jadi barbar, ugal-ugalan. Kalau ada sedikit ruang, mereka akan memaksa untuk menyalip. Lawan arah pun mereka nggak peduli. Saya pernah beberapa kali berhadapan dengan para pengendara barbar ini. 

Begitulah gambaran Jalan Meruyung Raya yang mengubungkan Jakarta dengan Depok. Jalan yang bikin pengendara paling sabar sekalipun berubah jadi barbar. Itu mengapa pengendara tetap perlu mengatur emosi agar selalu sabar dan lihai ketika melintas.

Penulis: Jarot Sabarudin
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Jalan Ciumbuleuit Bandung, Nama dan Kondisi Jalannya Sama-sama Menyusahkan Banyak Orang 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Januari 2025 oleh .

Jarot Sabarudin

Seorang multitasker yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di hadapan piksel dan cahaya layar. Menekuni berbagai peran dari pagi hingga sore, mengubah tatapan kosong ke monitor menjadi deretan karya dan solusi