Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pengendara Motor Sebaiknya Menghindari Jalan Kaceot Karawang. Ini Jalur Maut yang Sudah Banyak Meminta Tumbal

Diaz Robigo oleh Diaz Robigo
17 Juni 2024
A A
Jalan Kaceot Karawang, Jalur Maut yang Suka Minta Tumbal (Unsplash)

Jalan Kaceot Karawang, Jalur Maut yang Suka Minta Tumbal (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Rentetan berita kecelakaan di Jalan Kaceot Karawang sering menghampiri FYP Instagram saya. Hari ini saja sudah 3 berita kecelakaan di lokasi yang hampir berdekatan. Beberapa di antara korban bahkan ada yang meninggal dunia. Dan mirisnya, ketika kemarin saya lewat jalan sana, ada lagi yang kecelakaan yang untungnya tidak parah.

Kalau orang karawang asli pasti sudah tidak asing. Jalan Kaceot adalah jalur penghubung Rengasdengklok menuju Terminal Tanjung Pura, Kabupaten Karawang. Jalannya lumayan jauh dan sedikit ada tikungan tajam. Dulu, aspal di jalur ini terbilang jelek, tapi sekarang sudah diperbaiki.

Namun, justru karena Jalan Kaceot Karawang sudah mulus, pengendara motor malah “menggila”. Kalau saya perhatikan, memang mayoritas pengguna jalan di sana cara berkendaranya seperti kesetanan. 

Entah apa yang mereka kejar sehingga memacu kendaraannya dengan kecepatan penuh. Padahal ya hidup gitu-gitu aja, malah menambah kerepotan kalau terjadi kecelakaan.

Aspal mulus Jalan Kaceot Karawang malah bikin khawatir

Sejak dulu, ketika aspal di Jalan Kaceot Karawang masih jelek, kebiasaan ngebut sudah ada. Padahal jalanan rusak, lho. Dan makin menjadi ketika aspal sudah halus. 

Kalau saya pribadi, kok kayaknya mendingan aspal di sana nggak diperbaiki. Minimal, yang pada ngebut dan membahayakan pengendara lain masih mikir dan ketahan lubang jalan. Lah kalau sekarang, jalanan sudah mulus, yang bisa menahan hanya batas speedometer dan kecelakaan.

Tingginya angka kecelakaan di sini juga bikin saya khawatir. Pasalnya, saya dan keluarga sering melintas di Jalan Kaceot Karawang. Saya paling khawatir sama ibu yang sering lewat jalan itu. Saya sudah sering memperingatkan ibu, kalau tidak buru-buru, mending ambil jalan lain meskipun jaraknya jadi lebih jauh.

Nggak punya pilihan lain

Kami sekeluarga tidak ada pilihan. Jalan Kaceot Karawang adalah jalur untuk mempersingkat waktu. Tapi ya itu tadi, jalan beraspal halus ini malah bikin khawatir. Selain rawan kecelakaan, jalanan ini juga sering macet, terutama di titik menjelang Tanjung Pura. 

Baca Juga:

Karawang dan Masalah Banjir yang Tak Kunjung Usai: Pemda Sibuk Urusi Izin Investasi, tapi Lupa Menjaga Ekologi

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Namun, saya dan keluarga, beserta warga lain, nggak punya pilihan lain. Satu-satunya pilihan kami adalah sering-sering beristighfar dan mengingat kematian. Bagaimana tidak, melihat pengendara motor yang memacu kendaraannya dengan kecepatan penuh itu bikin degdegan.

Belum lagi ada kendaraan berat padahal kapasitas lebar jalan tidak sesuai. Ditambah ada angkot yang kadang ngerem mendadak. Sehingga memperbesar kemungkinan untuk kecelakaan di jalan kaceot ini.

Untuk rambu-rambu di jalan kaceot ini sih ada. Tapi berharap apa dengan rambu-rambu kalau masyarakatnya saja sering mengabaikan peraturan. Boro-boro lihat rambu-rambu kalau SIM saja nembak. Jadi, meskipun diri kita sudah berhati-hati melalui Jalan Kaceot Karawang, tetap merasa was-was dengan kemungkinan kecelakaan yang besar ini.

Menunggu solusi

Pemda dan polres setempat seharusnya peka akan bahaya di balik Jalan Kaceot Karawang. Mereka harus segera mencari solusi untuk mengurangi angka kecelakaan. Mungkin bisa memasang polisi tidur lebih banyak dan melakukan patroli lalu lintas secara rutin.

Kasihan sekali kalau ada korban kecelakaan. Yang sedih bukan hanya satu orang, tetapi satu keluarga. Apalagi kalau yang menjadi korban kecelakaannya adalah tulang punggung keluarga. Sudah pasti keluarganya sangat terpukul.

Penulis: Diaz Robigo

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Karawang Kota Industri, tapi Warganya Terpaksa Jadi TKI

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Juni 2024 oleh

Tags: Jalan KaceotJalan Kaceot Karawangjalur maut karawangJawa BaratKarawangTanjung Pura
Diaz Robigo

Diaz Robigo

figur yang pernah terlibat dalam proses demokrasi tingkat daerah di Karawang, dengan fokus pada isu-isu pembangunan dan pelayanan publik.

ArtikelTerkait

Kecamatan Cileunyi Aset Penting di Kabupaten Bandung (Unsplash)

Kecamatan Cileunyi, Aset Penting di Kabupaten Bandung

25 Desember 2024
Kebijakan Anak PAUD Masuk Jam 06.30 Pagi Itu Konyol: Kasihan Orang Tuanya, Kasihan Anaknya, Bisa Trauma dengan Sekolah!

Kebijakan Anak PAUD Masuk Jam 06.30 Pagi Itu Konyol: Kasihan Orang Tuanya, Kasihan Anaknya, Bisa Trauma dengan Sekolah!

8 Juni 2025
Ujian Terberat Rakyat Jawa Barat Adalah Pimpinan Daerahnya Sendiri (Unsplash.com)

Ujian Terberat Rakyat Jawa Barat Adalah Pimpinan Daerahnya Sendiri

31 Agustus 2022
Bandung di Mata Orang Palembang: Udah Mahal, Banyak "Anjing" pula

Bandung di Mata Orang Palembang: Udah Mahal, Banyak “Anjing” pula

24 Februari 2024
Jawa Barat, Provinsi yang Paling Nggak Niat Mengembangkan BRT

Jawa Barat, Provinsi yang Paling Nggak Niat Mengembangkan BRT

7 Mei 2025
Bandung Selatan, Tempat Tinggal Orang-orang Paling Kuat Se-Bandung

Bandung Selatan, Tempat Tinggal Orang-orang Paling Kuat Se-Bandung

10 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Terminal Ir Soekarno Klaten Terminal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

18 Maret 2026
Lotek Khas Solo Bikin Pencinta Lotek Asal Jogja Culture Shock

Lotek Adalah Kuliner Favorit Warga Jogja yang Lebih Janggal dan Lebih Ganjil daripada Gudeg

20 Maret 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini

19 Maret 2026
7 Menu Toko Roti GO Purwokerto Paling Underrated (Unsplash)

7 Menu Toko Roti GO Purwokerto Paling Underrated: Kombinasi Rasa yang Memanjakan Lidah dan Semua Cocok Jadi Buah Tangan

21 Maret 2026
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Nasi Muduk, Kuliner Nikmat yang Tak Pernah Masuk Brosur Kuliner Lamongan, padahal Berani Bersaing dengan Soto dan Pecel Lele!

16 Maret 2026
Jerat Motor Kredit Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat (Unsplash)

Motor Kredit Menciptakan Kabut Tebal yang Menyembunyikan Wajah Asli Kemiskinan, Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat

20 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Penyesalan Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja: Selain Gaji Kecil, Budaya Pekewuh Ternyata Memperlambat Kerjaan
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.