Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jangan Diromantisasi Dulu, Jalan Dhoho Kediri Masih Belum Bisa Menyaingi Malioboro

Achmad Syafii oleh Achmad Syafii
31 Agustus 2023
A A
Jangan Diromantisasi Dulu, Jalan Dhoho Kediri Masih Belum Bisa Menyaingi Malioboro

Jangan Diromantisasi Dulu, Jalan Dhoho Kediri Masih Belum Bisa Menyaingi Malioboro (Raditya Wiratama via Pinterest)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya agak tergelitik ketika membaca tulisan Mas Bima Prakosa tentang potensi Jalan Dhoho Kediri yang disebut-sebut bisa menjadi tandingan Jalan Malioboro di Jogja. Menurut saya, Mas Bima terlalu cepat meromantisasi tanpa memikirkan hal-hal lain yang penting dan harus dimiliki Jalan Dhoho agar dapat menyaingi, atau minimal mirip sama Jalan Malioboro.

Contoh sederhananya, paling nggak Pemkot Kediri harus bisa memindahkan PKL ke tempat lain yang sudah disediakan seperti yang terjadi di Malioboro. Para PKL di Malioboro dipindahkan ke tempat khusus yang diberi nama Teras Malioboro Dua. Nah, kalau hal ini belum dilakukan, masih panjang Bro perjalanan Jalan Dhoho Kediri untuk bisa menyaingi Malioboro. Hehehe.

Nggak cuma itu, masih ada faktor teknis yang membuat Jalan Dhoho menurut saya belum bisa menyaingi Malioboro. Saya sendiri sejujurnya nggak menampik bahwa bisa saja Jalan Dhoho Kediri kelak akan menjadi seperti Malioboro dengan ciri khas Kedirinya. Dulu ketika pertama kali datang ke Kediri dan berkeliling di Jalan Dhoho, saya sempat kepikiran kenapa jalan ini nggak dikelola dengan baik. Padahal kalau jalan ini dikelola dengan baik dan dengan perencanaan yang matang, bukan tak mungkin harapan Mas Bima akan terwujud.

Jalan Dhoho Kediri masih belum ramah pejalan kaki

Pertama, yang harus ditata dari Jalan Dhoho Kediri adalah trotoarnya. Dalam penelitian yang ditulis oleh Itong Sukma Nugraha, dkk., dari Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD menyebut kalau trotoar di Jalan Dhoho masih belum ramah pejalan kaki. Paling nggak butuh pelebaran trotoar dari yang sebelumnya memiliki lebar rata-rata 1,5-2 meter menjadi 3,2 meter di sisi timur dan 3,1 meter di sisi barat.

Dari masalah trotoar saja sudah kelihatan kan kalau perjalanan Jalan Dhoho masih panjang untuk bisa menyaingi Malioboro. Saya pernah mencoba berjalan kaki di jalan ini siang dan malam.

Di siang hari, musuh utama pejalan kaki di sini adalah budaya pengendara kendaraan bermotor. Sementara di malam hari, musuh pejalan kaki yang melintas adalah para PKL yang menggelar tikar mereka di trotoar. Coba bayangkan, gimana kita bisa jalan kalau di atas trotoar digelar tikar para pedagang? Mosok kudu nglumpati wong podo mangan pecel? Akhirnya saya terpaksa berjalan di pinggiran jalan raya yang tentunya berbahaya.

Sebenarnya jika trotoar diperlebar lagi, permasalahan dengan PKL akan sedikit teratasi apabila mengambil opsi untuk nggak merelokasi mereka. Setidaknya masih tersisa ruang untuk pejalan kaki apabila trotoar diperlebar.

Baca halaman selanjutnya: Keseriusan Pemkot Kediri diuji…

Baca Juga:

Membayangkan Pensiun di Madiun, Kota yang Nggak Banyak Drama dan Cocok untuk Hari Tua

Banyuwangi Horor, Kebohongan yang Sempat Dipercaya Banyak Orang

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 1 September 2023 oleh

Tags: jalan dhohojalan malioborojawa timurkediri
Achmad Syafii

Achmad Syafii

Pengangguran yang suka ngopi. Kalau tidak sedang menganggur, suka menulis puisi. Monggo srawung ke @_achmad_syafii

ArtikelTerkait

4 Keunikan Kabupaten Tulungagung yang Nggak Dimiliki Kabupaten Lain kudus kota kretek

4 Keunikan Tulungagung yang Nggak Dimiliki Kabupaten Lain

1 Maret 2024
Solusi untuk Bandara Juanda Supaya Nggak Merepotkan Lagi (Unsplash)

Solusi untuk Bandara Juanda Supaya Nggak Merepotkan Lagi

9 Juli 2023
Warung Kopi Legendaris di Ponorogo yang Perlu Didatangi

Warung Kopi Legendaris di Ponorogo yang Sayang untuk Dilewatkan, Wajib Mampir!

20 Juli 2023
Rasisme Jawa Itu Nyata Dari Ngapak, Mataraman, sampai Arekan (Pexels)

Mencermati Rasisme Sesama Orang Jawa dari Ngapak, Mataraman, sampai Arekan

27 Januari 2025
Cara Saya Jelaskan Letak Kabupaten Lumajang biar Mudah Dipahami

Cara Saya Jelaskan Letak Kabupaten Lumajang biar Mudah Dipahami

19 Februari 2024
6 Kuliner Madura yang Cocok untuk Dijadikan Oleh-oleh Terminal Mojok

6 Kuliner Madura yang Cocok Dijadikan Oleh-oleh

7 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor Mojok.co

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor

23 Februari 2026
Dosa Penjual Oseng Mercon, Makanan Khas Jogja Paling Seksi (Wikimedia Commons)

Dosa Penjual Oseng Mercon Menghilangkan Statusnya Sebagai Kuliner Unik, padahal Ia Adalah Makanan Khas Jogja Paling Seksi

23 Februari 2026
Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

23 Februari 2026
7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup Mojok.co

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

24 Februari 2026
3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026
Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.