Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan Benyamin Sueb Kemayoran, Jalan di Jakarta yang Hanya Macet Setahun Sekali

Muhammad Arifuddin Tanjung oleh Muhammad Arifuddin Tanjung
12 Agustus 2023
A A
Jalan Benyamin Sueb Kemayoran, Jalan di Jakarta yang Hanya Macet Setahun Sekali

Jalan Benyamin Sueb Kemayoran, Jalan di Jakarta yang Hanya Macet Setahun Sekali (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Di Jakarta ternyata ada jalan yang lebar tanpa belokan dan cuma macet setahun sekali. Namanya Jalan Benyamin Sueb yang menghubungkan daerah Kemayoran hingga Ancol! Pernah lewat sini?

Jalan-jalan di Jakarta identik dengan macet dan dipenuhi riuh suara kendaraan. Jumlah kendaraan yang tumpah ke jalanan tidak seimbang dengan lebar jalan sehingga menimbulkan kemacetan. Kalau sudah terjebak kemacetan, pasti kita ingin segera lepas dari situasi macet yang memuakkan itu. Kesabaran seakan diuji hingga setipis tisu. Maka tidak heran kalau ada insiden senggolan sedikit saja bisa membuat orang beradu mulut hingga tinju-tinjuan.

Akan tetapi ada lho satu jalan di Jakarta yang lebar banget, tapi nyaris tidak pernah macet. Di jalan ini kemacetan hanya terjadi setahun sekali ketika ada event tahunan yang diadakan dekat jalan tersebut. Jalan apakah itu?

Jalan yang saya maksud terletak di perbatasan antara Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. Nama jalan ini diambil dari nama seniman Betawi yang legendaris dan termasyhur itu. Sudah bisa menebak? Iya, nama jalannya adalah Jalan Benyamin Sueb. Jalan yang menghubungkan kawasan Kemayoran hingga Ancol ini sejauh yang saya lihat merupakan jalan terlebar yang ada di Jakarta. Jalannya lurus aja, tanpa ada belokan.

Jalan Benyamin Sueb dulunya merupakan landasan pacu pesawat

Usut punya usut, ternyata Jalan Benyamin Sueb ini dulunya merupakan landasan pacu Bandara Kemayoran. Bagi yang belum tahu, sebelum ada Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, bandara di Jakarta itu letaknya di Kemayoran dan dibangun pada masa kolonial Belanda, tepatnya pada tahun 1934 dan selesai pada tahun 1940.

Bandara Kemayoran ini merupakan bandara pertama di Indonesia yang melayani penerbangan internasional. Setelah Indonesia berhasil meraih kemerdekaan, lapangan terbang Kemayoran tetap digunakan dan menjadi saksi sejarah sebagai pintu masuk tokoh-tokoh besar dunia datang ke Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Soekarno.

Pada pertengahan dekade 1980-an, bandara ini ditutup karena penerbangan telah dialihkan ke Bandara Soekarno-Hatta. Selain itu, lokasinya yang terlalu dekat dengan lapangan terbang militer (Halim) dan kala itu sudah banyak gedung-gedung tinggi di Jakarta membuat Bandara Kemayoran ditutup.

Nama jalan ini diambil dari nama seniman legendaris Betawi

Sekarang sudah jelas kan kenapa Jalan Benyamin Sueb di Kemayoran sangat lebar? Selanjutnya mari kita bahas asal-usul penamaan jalan ini.

Baca Juga:

Perlintasan Kereta Volvo Pasar Minggu Memakan Banyak Korban: Bukan Salah Setan!

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

Seperti yang sudah saya jelaskan sedikit di atas, nama jalan ini diambil dari nama seorang seniman Betawi kelahiran Kemayoran bernama Benyamin Sueb. Beliau adalah musikus, aktor, sekaligus sutradara yang menelurkan karya-karya seni legendaris. Mungkin yang paling diingat oleh orang sekarang ini adalah perannya sebagai Babeh Sabeni dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan. Siapa sih yang tidak tau sinetron legendaris ini?

Nah, sebagai tanda penghormatan atas jasa-jasa beliau dalam bidang kesenian, jalan bekas landasan pacu Kemayoran ini diberi nama sesuai nama beliau. Begitu.

Jalan Benyamin Sueb, jalan di Jakarta yang macet saat ada PRJ aja

Seperti yang saya spill pada judul, Jalan Benyamin Sueb hanya macet setahun sekali, lho. Hal ini dikarenakan adanya event tahunan Jakarta yang diselenggarakan di Kemayoran, apalagi kalau bukan Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair.

Acara yang diselenggarakan pada bulan Juni hingga Juli tiap tahun ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT DKI Jakarta. Pada bulan Juni-Juli itulah Jalan Benyamin Sueb menjadi jalanan yang macet layaknya jalanan di Jakarta lainnya. Hal ini terjadi lantaran tingginya antusiasme warga Jakarta dan sekitarnya untuk datang ke PRJ.

Kebanyakan warga yang datang ke PRJ menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil. Makanya masuk ke dalam parkirannya antre dan antrean itulah yang bikin jalan macet. Tak jarang saat PRJ, ada parkir liar di luar area PRJ, salah satunya di sekitaran Jalan Benyamin Sueb sehingga menambah kemacetan.

Saat event PRJ berakhir, baru deh jalan ini kembali seperti semua: jalan yang lebar dan nggak macet. Sebenarnya ada hal lain yang membuat Jalan Benyamin Sueb ini nyaris nggak pernah macet selain karena jalannya lebar. Yakni karena lokasinya yang nggak terletak di pusat kota yang sibuk, makanya jalan ini agak lengang.

Tapi karena jalanan ini sepi, jalan ini kerap dijadikan lokasi balapan liar. Akhirnya pihak kepolisian mengadakan kegiatan balapan drag resmi di sini yang diberi nama Street Race Kemayoran. Acara ini dibuat guna mewadahi orang-orang yang berminat di dunia balap motor sekaligus menurunkan potensi terjadinya balap liar.

Menurut saya, Jalan Benyamin Sueb ini cukup unik karena nggak ada jalan lain di Jakarta yang macetnya setahun sekali. Cuma jalan ini. Di tempat kalian ada jalan kayak gini nggak, Gaes?

Penulis: Muhammad Arifuddin Tanjung
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Bongkar Rancangan Perda Khusus DKI Jakarta soal Wacana Jalan Berbayar.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2023 oleh

Tags: JakartajalanJalan Benyamin Suebkemayoranpilihan redaksi
Muhammad Arifuddin Tanjung

Muhammad Arifuddin Tanjung

Seorang sosialis yang percaya bahwa kemanusiaan hanya bisa tegak jika kita berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah. Pemula yang haus akan ilmu.

ArtikelTerkait

Gedung Birao Tegal, Kembaran Lawang Sewu Semarang yang Bernasib Sial Mojok.co

Gedung Birao Tegal, Kembaran Lawang Sewu Semarang yang Bernasib Sial

8 Januari 2024
Suzuki Avenis 125 Nggak Belajar dari Pengalaman. Apakah Suzuki Sengaja Memproduksi Sepeda Motor yang Nyeleneh biar Dibilang Rare di Masa Depan?

Suzuki Avenis 125 Nggak Belajar dari Pengalaman. Apakah Suzuki Sengaja Memproduksi Motor Nyeleneh biar Dibilang Rare di Masa Depan?

23 Juni 2024
KA Gajahwong, Kereta Kelas Eksekutif Rute Jakarta-Jogja Termurah yang Nggak Murahan

KA Gajahwong, Kereta Kelas Eksekutif Rute Jakarta-Jogja Termurah yang Nggak Murahan

29 Agustus 2024
10 Album Terbaik 2021, dan Tentu Saja Ada Taylor Swift

10 Album Terbaik 2021, dan Tentu Saja Ada Taylor Swift

30 Desember 2021
Sekolah Tumbuh: Meluruskan Miskonsepsi Sekolah Inklusi, Menumbuhkan Harapan

Sekolah Tumbuh: Meluruskan Miskonsepsi Sekolah Inklusi, Menumbuhkan Harapan

12 Juni 2025
Pasar Gedhe Klaten, Pasar Tradisional Pertama di Indonesia yang Ramah Lingkungan karena Menggunakan PLTS

Pasar Gedhe Klaten, Pasar Tradisional Pertama di Indonesia yang Ramah Lingkungan karena Menggunakan PLTS

30 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
5 Bentuk Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang  MOjok.co

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

2 Februari 2026
Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.