Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan Benteng Pancasila Mojokerto, Jalan Sepanjang 2 Kilometer Pusat Kebahagiaan Warga

Achmad Fauzan Syaikhoni oleh Achmad Fauzan Syaikhoni
2 Februari 2024
A A
Jalan Benteng Pancasila Mojokerto, Jalan Sepanjang 2 Kilometer Pusat Kebahagiaan Warga Mojok.co

Jalan Benteng Pancasila Mojokerto, Jalan Sepanjang 2 Kilometer Pusat Kebahagiaan Warga (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jalan Benteng Pancasila Mojokerto tidak begitu panjang, tapi di sanalah pusat kebahagiaan warga. 

Apa saja destinasi paling ikonik di Kota Mojokerto? Kalau kalian menjawab Kecamatan Pacet, itu nggak salah. Panorama alam di sana memang pantas menjadi primadona wisatawan. Kalau kalian menjawab candi-candi peninggalan Kerajaan Majapahit, itu juga nggak salah. Candi-candi itu kerap dijadikan destinasi study tour oleh sekolah-sekolah.

Akan tetapi, kalau kalian pikir Kota Onde-Onde ini hanya punya dua tempat ikonik itu, saya sebagai warga asli merasa perlu untuk memperkenalkan ulang Mojokerto. Kota yang terletak 50 km dari Surabaya itu memang salah satu daerah termungil se-Indonesia, tapi banyak sekali destinasi ikonik yang ada di sana. Salah satunya, Jalan Benteng Pancasila.

Jalan Benteng Pancasila Mojokerto surga bagi muda-mudi

Di tengah-tengah kota, tepatnya di Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, terdapat sebuah jalan yang panjangnya tidak sampai 2 kilometer. Jalan bernama Jalan Benteng Pancasila ini merupakan pusat kebahagiaan bagi warga Mojokerto dari berbagai kalangan. Banyak sekali hiburan di sana, mulai dari yang terjangkau hingga yang cukup menguras kantong. 

Kalau kalian muda-mudi yang gemar ngopi, di jalan ini berjejer kafe dengan beragam konsep dan harga. Dijamin tidak akan menguras kantong kalian yang cekak itu kalau bisa memilih tempat sesuai dengan kemampuan. Selain kafe, masih banyak tempat nongkrong lain yang bisa dikunjungi di sana. 

Menjamurnya berbagai tempat nongkrong di Jalan Benteng Pancasila Mojokerto bukan tanpa alasan. Lokasinya memang strategis dengan trotoar yang cukup lebar, cocok untuk jualan kaki lima seperti angkringan hingga warung kopi lesehan. Suasananya begitu tepat untuk dikombinasikan dengan dengan jalur lintasan kereta api dan hamparan persawahan yang ada di sekitarnya.  

Jalan Benteng Pancasila terdengar seperti terletak di pelosok ya, tapi jangan salah jalan ini sebenarnya berada di tengah-tengah kota lho. Selain pemandangan jalur kereta api dan persawahan, Jalan Benteng Pancasila bersandingan dengan banyak sekali gedung-gedung tinggi dan megah. Ada mal, hotel, supermarket, kantor pemerintahan, dan gedung-gedung lainnya yang mendukung eksistensi tempat nongkrong dengan gaya metropolitan.

Pusat tempat belanja berbagai kebutuhan

Ketika akhir pekan maupun akhir bulan, Jalan Benteng Pancasila ini cukup ramai pengunjungnya. Maklum saja, selain lokasinya di tengah-tengah kota, jalan ini  terkenal sebagai jawaban atas keinginan warga Mojokerto terkait pusat belanja. Asal tahu saja, sebelum hadirnya tempat-tempat belanja di Jalan Benteng Pancasila, warga Mojokerto harus ke Surabaya untuk belanja. Ketika Lebaran tiba, warga biasanya berbondong-bondong ke Kota Pahlawan untuk sekadar membeli pakaian, sandal, maupun sepatu baru. 

Baca Juga:

Pengalaman Menginap di Bobocabin Pacet Mojokerto: Tenang dan Nyaman, tapi Nggak Cocok buat Penakut

Jombang Lantai 2: Sebutan Baru Wonosalam buat Menantang Pacet di Wisata Pegunungan

Setelah pusat belanja di Jalan Benteng Pancasila hadir, warga tidak perlu lagi repot-repot ke Surabaya. Warga bisa belanja dengan harga miring ataupun harga kelas borjuis di jalan ini. Saya pribadi cukup bersyukur hidup di Mojokerto. Meski termasuk daerah paling mungil se-Indonesia, di sini ada Sunrise Mall, Pasar Benteng Pancasila, Pasar Joko Sambang, dan beberapa toko modern lainnya. 

Jalan Benteng Pancasila pusatnya kuliner

Kalau berkunjung ke Kota Mojokerto dan mau mencari beragam kuliner, kalian bisa langsung kunjungi Jalan Benteng Pancasila. Jalan ini bisa dibilang pusatnya kuliner di Mojokerto. Jangan khawatir dompet akan kempis, harga makanan yang dijajakan sangatlah terjangkau. Setiap saya bosan makan tahu tempe di rumah, tanpa pikir panjang saya langsung ke jalan ini. Di sana terdapat banyak sekali pedagang kaki lima yang menjajakan makanan enak dengan harga terjangkau. 

Kalau kalian ingin makan dengan harga yang lebih mahal, di sana terdapat beberapa restoran fast food, rumah makan, dan kafe-kafe yang bisa jadi pilihan. Kalau ingin menjajal kulineran di Sunrise Mall juga boleh, asal siap dengan harga dan pajak restoran yang tinggi ya. 

Sayang, masih macet dan banyak pengamen nakal

Di antara berbagai keunggulan yang ditawarkan, Jalan Benteng Pancasila Mojokerto masih punya kekurangan. Ada dua yang membuat jalan ini menjengkelkan yakni macet dan pengamen nakal. Nah, kalau dua hal itu dikombinasikan seperti saat malam minggu, benar-benar mengurangi kenyamanan menghabiskan waktu di jalan ini. 

Menurut saya lebar Jalan Benteng Pancasila terlalu sempit untuk dijadikan dua arah. Akibatnya, macet tidak terhindarkan saat waktu-waktu puncak seperti saat malam minggu dan libur panjang. Sudah jalannya sempit, kemacetan di jalan ini diperburuk dengan  parkiran yang kurang manusiawi. Sebenarnya di sepanjang jalan sudah terdapat tempat parkir yang resmi. Namun, entah kenapa sampai hari ini masih ada beberapa orang yang mengkorupsi luas jalan untuk lahan parkir motor maupun mobil.

Pengamen di Jalan Benteng Pancasila juga cukup banyak. Saya pribadi sebenarnya nggak begitu mempermasalahkannya karena beberapa dari mereka mencari nafkah dengan serius menghibur pengunjung. Hanya saja, kadang ada beberapa pengamen yang nakal. Sudah ngamennya nggak serius dan suaranya nggak nyaman di kuping, mereka kerap memaksa pengunjung untuk memberikan uang. Ketimbang menuai keributan, para pengunjung di sana termasuk saya akhirnya ngasih uang secara terpaksa.

Nah, di atas kondisi Jalan Benteng Pancasila tempat healing andalan warga Mojokerto. Kalau kalian mampir Mojokerto, sekali-kali cobalah sensasi nongkrong di jalan ini. Namun ingat, perlu kesabaran ekstra kalau mampir saat malam minggu ya. 

Penulis: Achmad Fauzan Syaikhoni
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Perempatan Jetis Mojokerto, Jalan Utama Penghubung Antardesa yang Mengenaskan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Februari 2024 oleh

Tags: Jalan Benteng Pancasila MojokertoMojokertospot ikonikspot Mojokerto
Achmad Fauzan Syaikhoni

Achmad Fauzan Syaikhoni

Pemuda setengah matang asal Mojokerto, yang selalu ekstase ingin menulis ketika insomnia. Pemerhati isu kemahasiswaan, lokalitas, dan hal-hal yang berbau cacat logika.

ArtikelTerkait

Kesalahpahaman tentang Mojokerto yang Perlu Saya Luruskan Mojok.co

Kesalahpahaman tentang Mojokerto yang Perlu Saya Luruskan

22 Desember 2024
Jalur Cangar Pacet Mojokerto, Jalur Maut Mengintai Wisatawan (Unsplash)

Jalur Cangar Pacet Mojokerto, Jalur Tengkorak yang Mengantar Wisatawan Berlibur sekaligus Menuju Maut

24 Januari 2024
Trowulan, Tempat Berlibur Terbaik di Mojokerto, Bukan Pacet Atau Trawas

Trowulan, Tempat Berlibur Terbaik di Mojokerto, Bukan Pacet Atau Trawas

12 Januari 2026
Alasan Orang Surabaya Lebih Sering Healing Kilat ke Mojokerto daripada ke Malang Mojok.co

Alasan Orang Surabaya Lebih Sering Healing Kilat ke Mojokerto daripada ke Malang

5 Desember 2025
Jembatan Deng-Deng, Potret Siratalmustakim di Dunia Fana Sekaligus Ironisnya Pemda Mojokerto

Jembatan Deng-Deng, Potret Siratalmustakim di Dunia Fana Sekaligus Ironisnya Pemda Mojokerto

20 Februari 2024
Mikrolet Biru Peterongan-Brangkal Lenyap Tergerus Perkembangan Zaman

Mikrolet Biru Peterongan-Brangkal Lenyap Tergerus Perkembangan Zaman

4 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.