Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Innova Reborn Mobil yang Nakal dan Zalim, tapi Tetap Laku karena Kita Suka yang Kasar dan Berisik, bukan yang Saleh kayak Zenix

Fauzia Sholicha oleh Fauzia Sholicha
15 Februari 2026
A A
Innova Reborn, Mobil Zalim yang Mengalahkan Kesalehan Zenix (Wikimedia Commons)

Innova Reborn, Mobil Zalim yang Mengalahkan Kesalehan Zenix (Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Assalamualaikum Wahai Para Pecinta Torsi yang Kalau Nanjak Suka Senyum-Senyum Sendiri. Persaingan Innova Reborn vs Zenix sebenarnya udah selesai.

Pagi ini, saat sedang memanaskan mobil keluarga kami (yang bukan Innova, tapi city car yang kalau kena angin tol agak goyang dombret), saya membaca berita yang membuat saya tersenyum kecut. Beritanya datang dari raksasa otomotif, Toyota. Intinya, mereka masih akan menjual Innova Reborn Masih selama konsumen masih suka.

Subhanallah. Ini adalah sebuah fenomena sosiologis yang menarik. Padahal, Toyota sudah meluncurkan Innova Zenix. Mobil yang jauh lebih canggih, modelnya kayak SUV, ada sunroof-nya, mesinnya hybrid, dan tarikannya halus. 

Secara logika, harusnya sang kakak (Reborn) pensiun dan masuk museum. Tapi nyatanya? Yang mencari Innova Reborn malah semakin banyak. Harganya sendiri sudah “gosong” karena banyak yang menggorengnya.

Sebagai ibu dua anak laki-laki (Hamzah dan Salman) yang kritis dan lulusan Sastra Arab, saya melihat fenomena “Gagal Move On” massal ini bukan sekadar soal mesin. Ini soal Akidah Otomotif orang Indonesia yang memang unik.

Baca juga: Innova Reborn Diesel: Mobil Toyota yang Paling Bisa Memberi Ketenangan, Membuatnya Layak Disembah Mengalahkan Generasi Zenix

Innova Reborn vs Zenix adalah mazhab ladder frame vs mazhab monokok

Mari kita bedah alasan pertama. Innova Zenix itu pakai sasis monokok (rangka menyatu dengan bodi) dan penggerak roda depan (FWD). Rasanya kayak naik sedan yang digedein. Nyaman, empuk, mentul-mentul. Sedangkan Innova Reborn? Dia penganut setia sasis ladder frame (sasis tangga kayak truk) dan penggerak roda belakang (RWD).

Bagi emak-emak kayak saya, bedanya apa? Bedanya ada di perasaan aman. Jalanan Indonesia ini kan masyaallah ya, Bu. Lubangnya di mana-mana, polisi tidurnya tingginya kayak cita-cita orang tua, dan banjirnya nggak kenal musim. 

Baca Juga:

Toyota Harrier Gen 2: Mobil SUV Bekas Rp100 Jutaan Terbaik, Nyamannya Nggak Ada Lawan

Toyota Raize: Kerap Diejek LCGC Dikasih Turbo, padahal Mobil Ini Kuat, Bertenaga, dan yang Paling Penting, Irit!

Makanya, naik mobil sasis tangga (ladder frame) itu rasanya kayak naik tank. Mau hajar lubang, mau hajar genangan, rasanya la khaufun alaihim (tidak ada rasa takut pada mereka). Badak. Kuat. Tahan banting.

Sementara Zenix? Aduh, rasanya ringkih. Takut lecet. Takut nyangkut. Bapak-bapak Indonesia itu jiwanya petualang (walau cuma petualang dari rumah ke kantor). Mereka butuh mobil yang kalau disiksa di tanjakan Sitinjau Lauik nggak nangis. Makanya, Innova Reborn Diesel tetap jadi primadona. Dia simbol maskulinitas jalanan yang belum tergantikan.

Sekte pemuja “cumi-cumi darat”

Ini bagian yang paling bikin saya istighfar sambil tutup hidung. Kenapa Innova Reborn Diesel laku keras? Karena mesin diesel-nya (kode 2GD) itu gampang dioprek. Istilahnya remap ECU. 

Bapak-bapak (dan mas-mas jamet) suka sekali memodifikasi mesinnya. Biar apa? Biar asapnya ngebul hitam pekat kayak cumi-cumi yang lagi panik. Katanya sih biar kencang. Biar torsinya njengat.

Dalam pandangan saya, ini adalah bentuk dzalim fil hawa (kezaliman di udara). Kita lagi enak-enak naik motor atau jalan kaki, tiba-tiba di depan ada Innova Reborn hitam, knalpotnya segede toa masjid, pas digas… Breeet! Asap hitam menyembur ke muka kita. Paru-paru langsung protes. Ozon langsung bolong. 

Tapi bagi pemiliknya, itu seni. Itu kebanggaan. “Lihat nih, mobil gue kenceng!” Padahal mah cuma bikin polusi. Tapi Toyota pintar. Mereka tahu ada sekte Pemuja Asap ini yang masalahnya, Zenix Hybrid tidak bisa mengakomodasi nafsu ini. Apalah mobil yang suaranya hening dan ramah lingkungan mau menjadi cumi-cumi hitam? Zenix itu terlalu “sholeh” buat mereka. Mereka butuh yang agak “nakal”.

Innova Reborn mendukung ekonomi rumah tangga karena solar subsidi adalah kunci

Sebagai Menteri Keuangan Rumah Tangga, saya harus mengakui satu hal. Innova Reborn Diesel itu sahabat dompet (Kalau pakai solar subsidi). Inilah alasan pragmatis (waqi’iyah) yang tak terbantahkan. Zenix bensin/hybrid minumnya minimal Pertamax (Ron 92). Mahal, Bu. Bisa bikin jatah skincare saya terpotong.

Innova Reborn Diesel? Meskipun di buku manual Toyota menyuruh kita pakai Pertamina Dex, realitanya di lapangan? Antrean Bio Solar di SPBU isinya siapa? Ya Innova Reborn dan Pajero. 

Mereka rela antre panjang demi selisih harga yang lumayan buat beli rokok. Mesin diesel Toyota itu terkenal “pemakan segala”. Mau kamu suapin pakai solar busuk pun tetap jalan, paling filter solarnya saja yang ganti lebih sering. 

Prinsip ekonomi emak-emak itu gini. Cari yang operasionalnya murah. Selama subsidi solar masih ada, selama itu pula Innova Diesel akan menjadi raja jalanan. Move on ke Zenix berarti move on ke bensin mahal. Dan itu berat, Jenderal!

Mobil dinas “travel gelap” dan pejabat eselon

Coba perhatikan kalau ibu lagi di tol Cipali atau Trans Jawa. Mobil apa yang larinya paling gila, nyalip dari bahu jalan, dan main lampu dim kayak lagi kode morse? Ya betul: Innova Reborn Plat Hitam. 

Biasanya itu travel gelap atau mobil rental. Kenapa mereka nggak pakai Zenix? Karena Zenix penggerak depan (FWD) dianggap kurang kuat buat nanjak sambil bawa muatan penuh 7 orang plus koper segunung di bagasi.

Innova Reborn dengan penggerak belakang (RWD) lebih afdal buat nyiksa ban belakang saat nanjak. Selain itu, image Innova Reborn itu sudah melekat sebagai “mobil pejabat”. Kalau lihat Innova Reborn hitam kaca film gelap lewat, asumsi kita cuma dua. Itu Pak Kadin/Pak Camat atau intel yang lagi nyamar. Wibawanya dapet. 

Zenix? Wibawanya agak kurang. Lebih mirip mobil keluarga bahagia di iklan sirup Marjan. Kurang sangar.

Interior Innova Reborn vs Zenix: Yang penting AC dingin bikin menggigil

Kalau bicara interior, Zenix jelas menang telak. Mereka punya panoramic roof, ada captain seat elektrik, dan ambient light. Tapi Reborn? Interiornya old school. Masih banyak plastik keras. Tapi ada satu keunggulan Innova Reborn yang melegenda: AC-nya dingin kayak kulkas 2 pintu. 

AC double blower Innova itu konon bisa membekukan air mata kesedihan. Bagi emak-emak yang bawa anak aktif kayak Hamzah dan Salman, fitur AC dingin itu lebih penting daripada fitur voice command atau wireless charging. Anak kalau kepanasan itu rewelnya naudzubillah. Kalau di dalam Innova Reborn, anak-anak langsung adem ayem, anteng, tidur. Itu nilai plus yang hakiki.

Investasi aset: Harga bekas Innova Reborn yang nggak ngotak

Terakhir, masih banyak yang memburu Innova Reborn adalah karena harga bekasnya sudah tidak masuk akal (ghairu ma’qul). Innova Reborn Diesel tahun 2018 saja harganya masih di angka 300-an juta. Depresiasinya kecil sekali. 

Membeli Innova Reborn itu rasanya bukan beli liabilitas, tapi beli aset investasi. Mirip-mirip beli emas Antam. Suami beli sekarang 400 juta, dipakai 5 tahun, dijual lagi mungkin masih laku 350 juta. Rugi pakainya dikit banget.

Bandingkan dengan mobil Cina atau Eropa. Beli 500 juta, jual lagi 5 tahun kemudian tinggal separuh harga. Sakit hati, Bu. 

Kami para istri tentu lebih merestui suami beli mobil yang harga jual kembalinya bagus. Biar nanti kalau butuh uang buat biaya kuliah anak atau renovasi rumah, jual mobilnya nggak rugi-rugi amat.

Baca juga: Innova Reborn Mobil Terbaik Sepanjang Masa, Toyota Saja Tidak Rela Menyuntik Mati dan Zenix Tetap Saja Menyedihkan

Toyota tahu apa yang kita mau

Jadi, keputusan Toyota mempertahankan Kijang Innova Reborn adalah langkah jenius. Mereka tahu, pasar Indonesia itu belum siap sepenuhnya jadi modern. Kita masih suka yang konvensional, kasar, berisik, dan yang bisa minum solar murah. Kita masih terjebak nostalgia Kijang Tiada Duanya.

Zenix memang masa depan, tapi Reborn adalah masa kini yang belum mau pergi. Ibarat mantan pacar yang masih sering main ke rumah bawa martabak. Kita tahu kita harusnya sama yang baru, tapi rasa martabak si mantan ini kok ya ngangenin.

Buat bapak-bapak yang masih ngidam Innova Reborn Diesel, silakan beli selagi masih ada barunya. Tapi pesan saya cuma satu (sebagai wakil emak-emak pengguna jalan): Tolong knalpotnya jangan dimodif yang aneh-aneh! Cukup asap dapur saya saja yang ngebul, asap knalpot bapak jangan ikut-ikutan ngebul di muka saya pas lagi naik motor antar anak sekolah.

Sekian. Saya mau lanjut ngisi bensin mobil city car saya yang tangkinya kecil tapi sering minta jajan ini. Semoga suatu saat nanti kebeli Innova (Reborn atau Zenix terserah, yang penting cash keras tanpa riba).

Wassalam.

Penulis: Fauzia Sholicha

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Innova Reborn Menolak Mati, Toyota Belum Siap Kehilangan Mobil Kesayangan yang Nggak Pernah Bikin Malu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Februari 2026 oleh

Tags: InnovaInnova Reborninnova zenixMobil Toyotareborn dieseltoyotazenix
Fauzia Sholicha

Fauzia Sholicha

Warga Malang yang percaya bahwa mengurus dua anak laki-laki, membalas chat pembeli, dan menulis artikel adalah bentuk multitasking level dewa. Menulis untuk menyalurkan hobi, jualan online untuk menyalurkan hobi checkout keranjang sendiri.

ArtikelTerkait

kijang lgx mobil keluarga mojok

Mobil Kijang LGX: Tetap Nyaman meski Ketinggalan Zaman

20 Juli 2020
Nasib Malang Toyota Hardtop, Mobil "Ganteng" yang Berakhir dengan Julukan Mobil Penculik Mojok.co

Nasib Malang Toyota Hardtop, Mobil “Ganteng” yang Berakhir dengan Julukan Mobil Penculik 

22 Juni 2025
4 Alasan Ibu Saya Hanya Mau Beli Mobil Keluaran Toyota terminal mojok.co

4 Alasan Ibu Saya Hanya Mau Beli Mobil Keluaran Toyota

21 Desember 2020
toyota etios valco review spesifikasi ulasan kelebihan kekurangan mojok.co

Etios Valco Dibunuh Kakak Kembarnya yang Lahir dari Rahim Berbeda

1 Juni 2020
Innova Reborn Berada di Pinggir Jurang Gara-gara Innova Zenix (Unsplash)

Innova Reborn Berada di Pinggir Jurang, Setelah Innova Zenix Terjual Lebih Dari 5.700 Unit di Awal 2023

21 Juli 2023
Saatnya Innova Zenix Gunakan Teknik Promosi “Paus Fransiskus Pernah Naik Kendaraan Ini” Mojok.co

Saatnya Innova Zenix Gunakan Teknik Promosi “Paus Fransiskus Pernah Naik Kendaraan Ini”

6 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tiket Pesawat Sudah Terlalu Mahal, Ini Hitungan yang Lebih Logis (Unsplash)

Tiket Pesawat di Indonesia Sudah Terlalu Mahal dan Tidak Masuk Akal, Berikut Saya Membuat Hitungan yang Lebih Logis

9 Februari 2026
Toyota Harrier Gen 2: Mobil SUV Bekas Rp100 Jutaan Terbaik, Nyamannya Nggak Ada Lawan Mojok.co

Toyota Harrier Gen 2: Mobil SUV Bekas Rp100 Jutaan Terbaik, Nyamannya Nggak Ada Lawan

11 Februari 2026
Pajak Naik dan UMR Mini- Sumber Derita Warga Jawa Tengah (Unsplash)

Pajak Naik dan UMR Mini Bikin Warga Jawa Tengah Bersyukur karena Diberi Kesempatan untuk Menderita Luar Biasa

13 Februari 2026
4 Ciri Tahu Gimbal Semarang yang Sudah Pasti Enak dan Tidak Mengecewakan Pembeli Mojok.co

4 Ciri Tahu Gimbal Semarang yang Sudah Pasti Enak dan Tidak Mengecewakan Pembeli

10 Februari 2026
Jangan Sombong Saat Dapat PhD, Gelarmu Ada Jasa Banyak Orang di Baliknya Mojok.co

Jangan Sombong Saat Meraih PhD, di Balik Gelarmu Ada Jasa Banyak Orang

12 Februari 2026
Wisata Wonosobo Enak Dinikmati, tapi Tidak untuk Ditinggali (Unsplashj)

5 Wisata Wonosobo Selain Dieng yang Tak Kalah Indah untuk Dinikmati, meski Nggak Enak untuk Ditinggali

14 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tahun Kuda Api Imlek 2026: Mencari Hoki Lewat Kartu Tarot di Antara Kemegahan Prambanan dan Borobudur
  • Dihina Tetangga dan Teman karena Cuma Kerja Kasar dan Menempati “Kosan Bedeng” di Jogja, padahal Penghasilan Rp30 Juta Sebulan hingga Mampu Kuliahkan Adik
  • Layung Senja: Meditasi Lepas Penat di Kawasan Candi Borobudur, Mendengar Suara Alam yang Kerap Terabaikan
  • Pelajaran dari Lereng Muria: Menanam Pohon Memang Seharusnya Menjadi Hal Wajar, Bukan Kelangkaan
  • Geliat Layanan Open BO “Rasa Pacar” di MiChat, Pelampiasan dan Upaya “Laki-laki Gagal” Mencari Validasi
  • Sisi Gelap Penginapan “Murah” di Jogja, Ramai dan Untung Saat Valentine Berkat Anak Mudanya yang Hobi Kumpul Kebo

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.