Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Innova Reborn Mobil yang Nakal dan Zalim, tapi Tetap Laku karena Kita Suka yang Kasar dan Berisik, bukan yang Saleh kayak Zenix

Fauzia Sholicha oleh Fauzia Sholicha
15 Februari 2026
A A
Innova Reborn, Mobil Zalim yang Mengalahkan Kesalehan Zenix (Wikimedia Commons)

Innova Reborn, Mobil Zalim yang Mengalahkan Kesalehan Zenix (Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Innova Reborn mendukung ekonomi rumah tangga karena solar subsidi adalah kunci

Sebagai Menteri Keuangan Rumah Tangga, saya harus mengakui satu hal. Innova Reborn Diesel itu sahabat dompet (Kalau pakai solar subsidi). Inilah alasan pragmatis (waqi’iyah) yang tak terbantahkan. Zenix bensin/hybrid minumnya minimal Pertamax (Ron 92). Mahal, Bu. Bisa bikin jatah skincare saya terpotong.

Innova Reborn Diesel? Meskipun di buku manual Toyota menyuruh kita pakai Pertamina Dex, realitanya di lapangan? Antrean Bio Solar di SPBU isinya siapa? Ya Innova Reborn dan Pajero. 

Mereka rela antre panjang demi selisih harga yang lumayan buat beli rokok. Mesin diesel Toyota itu terkenal “pemakan segala”. Mau kamu suapin pakai solar busuk pun tetap jalan, paling filter solarnya saja yang ganti lebih sering. 

Prinsip ekonomi emak-emak itu gini. Cari yang operasionalnya murah. Selama subsidi solar masih ada, selama itu pula Innova Diesel akan menjadi raja jalanan. Move on ke Zenix berarti move on ke bensin mahal. Dan itu berat, Jenderal!

Mobil dinas “travel gelap” dan pejabat eselon

Coba perhatikan kalau ibu lagi di tol Cipali atau Trans Jawa. Mobil apa yang larinya paling gila, nyalip dari bahu jalan, dan main lampu dim kayak lagi kode morse? Ya betul: Innova Reborn Plat Hitam. 

Biasanya itu travel gelap atau mobil rental. Kenapa mereka nggak pakai Zenix? Karena Zenix penggerak depan (FWD) dianggap kurang kuat buat nanjak sambil bawa muatan penuh 7 orang plus koper segunung di bagasi.

Innova Reborn dengan penggerak belakang (RWD) lebih afdal buat nyiksa ban belakang saat nanjak. Selain itu, image Innova Reborn itu sudah melekat sebagai “mobil pejabat”. Kalau lihat Innova Reborn hitam kaca film gelap lewat, asumsi kita cuma dua. Itu Pak Kadin/Pak Camat atau intel yang lagi nyamar. Wibawanya dapet. 

Zenix? Wibawanya agak kurang. Lebih mirip mobil keluarga bahagia di iklan sirup Marjan. Kurang sangar.

Baca Juga:

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati

Interior Innova Reborn vs Zenix: Yang penting AC dingin bikin menggigil

Kalau bicara interior, Zenix jelas menang telak. Mereka punya panoramic roof, ada captain seat elektrik, dan ambient light. Tapi Reborn? Interiornya old school. Masih banyak plastik keras. Tapi ada satu keunggulan Innova Reborn yang melegenda: AC-nya dingin kayak kulkas 2 pintu. 

AC double blower Innova itu konon bisa membekukan air mata kesedihan. Bagi emak-emak yang bawa anak aktif kayak Hamzah dan Salman, fitur AC dingin itu lebih penting daripada fitur voice command atau wireless charging. Anak kalau kepanasan itu rewelnya naudzubillah. Kalau di dalam Innova Reborn, anak-anak langsung adem ayem, anteng, tidur. Itu nilai plus yang hakiki.

Investasi aset: Harga bekas Innova Reborn yang nggak ngotak

Terakhir, masih banyak yang memburu Innova Reborn adalah karena harga bekasnya sudah tidak masuk akal (ghairu ma’qul). Innova Reborn Diesel tahun 2018 saja harganya masih di angka 300-an juta. Depresiasinya kecil sekali. 

Membeli Innova Reborn itu rasanya bukan beli liabilitas, tapi beli aset investasi. Mirip-mirip beli emas Antam. Suami beli sekarang 400 juta, dipakai 5 tahun, dijual lagi mungkin masih laku 350 juta. Rugi pakainya dikit banget.

Bandingkan dengan mobil Cina atau Eropa. Beli 500 juta, jual lagi 5 tahun kemudian tinggal separuh harga. Sakit hati, Bu. 

Kami para istri tentu lebih merestui suami beli mobil yang harga jual kembalinya bagus. Biar nanti kalau butuh uang buat biaya kuliah anak atau renovasi rumah, jual mobilnya nggak rugi-rugi amat.

Baca juga: Innova Reborn Mobil Terbaik Sepanjang Masa, Toyota Saja Tidak Rela Menyuntik Mati dan Zenix Tetap Saja Menyedihkan

Toyota tahu apa yang kita mau

Jadi, keputusan Toyota mempertahankan Kijang Innova Reborn adalah langkah jenius. Mereka tahu, pasar Indonesia itu belum siap sepenuhnya jadi modern. Kita masih suka yang konvensional, kasar, berisik, dan yang bisa minum solar murah. Kita masih terjebak nostalgia Kijang Tiada Duanya.

Zenix memang masa depan, tapi Reborn adalah masa kini yang belum mau pergi. Ibarat mantan pacar yang masih sering main ke rumah bawa martabak. Kita tahu kita harusnya sama yang baru, tapi rasa martabak si mantan ini kok ya ngangenin.

Buat bapak-bapak yang masih ngidam Innova Reborn Diesel, silakan beli selagi masih ada barunya. Tapi pesan saya cuma satu (sebagai wakil emak-emak pengguna jalan): Tolong knalpotnya jangan dimodif yang aneh-aneh! Cukup asap dapur saya saja yang ngebul, asap knalpot bapak jangan ikut-ikutan ngebul di muka saya pas lagi naik motor antar anak sekolah.

Sekian. Saya mau lanjut ngisi bensin mobil city car saya yang tangkinya kecil tapi sering minta jajan ini. Semoga suatu saat nanti kebeli Innova (Reborn atau Zenix terserah, yang penting cash keras tanpa riba).

Wassalam.

Penulis: Fauzia Sholicha

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Innova Reborn Menolak Mati, Toyota Belum Siap Kehilangan Mobil Kesayangan yang Nggak Pernah Bikin Malu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 16 Februari 2026 oleh

Tags: InnovaInnova Reborninnova zenixMobil Toyotareborn dieseltoyotazenix
Fauzia Sholicha

Fauzia Sholicha

Warga Malang yang percaya bahwa mengurus dua anak laki-laki, membalas chat pembeli, dan menulis artikel adalah bentuk multitasking level dewa. Menulis untuk menyalurkan hobi, jualan online untuk menyalurkan hobi checkout keranjang sendiri.

ArtikelTerkait

Kemewahan Mobil Toyota Alphard Seharga Toyota Avanza Saja (Unsplash)

Kemewahan Mobil Alphard Ternyata Cuma Setara Toyota Avanza Saja

12 Januari 2024
Nasib Malang Toyota Hardtop, Mobil "Ganteng" yang Berakhir dengan Julukan Mobil Penculik Mojok.co

Nasib Malang Toyota Hardtop, Mobil “Ganteng” yang Berakhir dengan Julukan Mobil Penculik 

22 Juni 2025
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Toyota Hiace 2017: Mobil Toyota yang Gagah dan Mampu Memberikan Rasa Nyaman seperti Sedang Membawa LCGC

10 Juni 2024
Bisnis Mobil Rental: Keuntungannya Selangit, Risikonya Juga Selangit rental mobil

Inilah 5 Mobil Rental yang Paling Sering Disewa Para Pemudik dan Alasan Mengapa Mereka Menyewanya  

28 Maret 2025
4 Alasan Ibu Saya Hanya Mau Beli Mobil Keluaran Toyota terminal mojok.co

4 Alasan Ibu Saya Hanya Mau Beli Mobil Keluaran Toyota

21 Desember 2020
mobil Suzuki APV Itu Bukan Mobil, tapi Gerobak Dikasih Mesin, Nggak Ada Nyaman-nyamannya Sama Sekali!

Suzuki APV Memang Nggak Nyaman, kalau Memang Cari Nyaman, Beli Innova!

1 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Gamping Sleman yang Jarang Dibicarakan Orang

Gamping, Gerbang Masuk Barat sekaligus Tempat Bersejarah di Jogja yang Kehilangan Harga Dirinya

7 Mei 2026
Orang Madura Serasa “Tamu” di Universitas Trunojoyo Madura, Mahasiswa hingga Dosen Isinya Pendatang Mojok.co

Mahasiswa Madura Serasa “Tamu” di Universitas Trunojoyo Madura, Mahasiswa hingga Dosen Isinya Pendatang

5 Mei 2026
Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal Mojok.co magelang

Tutorial Menyelamatkan Purworejo: Jiplak Saja Wisata Kebumen dan Cara Magelang Menciptakan Lapangan Kerja

6 Mei 2026
Bioskop Sukabumi Nggak Menarik, Warga Pilih Nonton di Bogor daripada di Kota Sendiri Mojok.co

Bioskop Sukabumi Nggak Menarik, Warga Pilih Nonton di Bogor daripada di Kota Sendiri

5 Mei 2026
Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan Terminal

Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan

9 Mei 2026
Panduan Memilih Lele di Tenda Lamongan yang Sudah Pasti Enak dan Nggak Bau Mojok.co

Panduan Memilih Lele di Tenda Lamongan yang Sudah Pasti Enak dan Nggak Bau

6 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kerja di Kebayoran Baru Jaksel: Cuma Kelihatan Elite tapi Work Life Balance Sulit, Resign Tak Selesaikan Masalah
  • Joki UTBK SNBT Bisa Raup Rp700 Juta: Buat Kebutuhan Hidup karena Keterbatasan, Cuan Gede dari Jurusan Kedokteran
  • Membaca Peluang Ekonomi di Tengah Pertumbuhan Transaksi Digital, AstraPay Berkomitmen Bantu Tingkatkan Daya Saing UMKM
  • Jejak Digital Kekerasan Seksual Bikin Trauma Anak Berkepanjangan, Pemulihan Korban Tak Cukup Hapus Konten
  • Alumnus UNJ Jurusan Pendidikan Bahasa Perancis, Pilih Berkebun di Bogor sekaligus Ajak Warga Keluar dari Jurang Kemiskinan
  • JPPI Kritik Aturan Baru SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026: Nasib 2,3 Juta Guru Non-ASN Terancam di Ujung Tanduk

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.