Ini adalah daftar motor matic baru yang masih punya kick starter. Kenapa butuh kick starter? Biar kamu nggak waswas saat aki soak, sebab motor matic tanpa engkol itu judi!
Ada satu momen yang bikin jantung mau copot ketika saya mendapati pagi-pagi pas mau berangkat kerja, saat kunci kontak diputar, lampu indikator menyala tapi starter elektrik cuma bunyi ceklek doang. Nahasnya, motor tak ada fitur kick starter.
Kemudian saya sadar, kok kayaknya hidup terlalu rapuh kalau sepenuhnya bergantung pada piranti bernama aki. Dan anehnya, di era motor matic modern yang makin “full elektrik”, keberadaan kick starter justru dihilangkan perlahan. Padahal, kick starter itu penting menurut saya. Sebab jika aki mulai melemah, setidaknya motor masih bisa digunakan. Bukannya malah jadi tidak berguna.
Nah, untungnya sampai hari ini masih ada beberapa motor matic baru di Indonesia dan masih dibekali engkol alias kick starter. Berikut ini rekomendasi dan alasannya.
Motor matic dengan kick starter pertama, Honda BeAT Series (BeAT CBS & BeAT Deluxe)
Saya agak gimana gitu sama motor satu ini. Nggak bisa dibilang suka juga sama motor ini. Tapi, kalau bicara motor matic, Honda BeAT hampir selalu masuk daftar. Dan kabar baiknya, BeAT versi CBS dan Deluxe masih punya kick starter.
Secara mesin, BeAT pakai 110 cc eSP yang sudah terbukti irit dan bandel. Tenaganya memang bukan untuk adu kencang, tapi masih oke stop-and-go di dalam kota. Yang paling penting: kalau aki soak, tinggal injak.
BeAT juga unggul di bobot ringan. Buat sebagian orang, kick starter itu bikin capek. Tapi di BeAT, engkolnya relatif enteng. Sekali dua kali injak biasanya langsung hidup, apalagi kalau perawatan rutin.
Honda Scoopy
Scoopy sering dianggap keong dikasih ban. Tapi jangan salah, Scoopy masih dibekali kick starter, terutama varian non-tertinggi.
Mesinnya sama-sama 110 cc, karakter halus, dan posisi duduk santai. Banyak yang pilih Scoopy bukan cuma karena desain retro-modern, tapi karena nyaman dipakai lama. Dan ketika aki melemah, engkol di sisi kiri motor matic ini jadi penyelamat yang patut disyukuri.
Yamaha Gear 125
Kalau kamu tipe yang mikir motor itu alat bantu untuk kerjaan, bukan pajangan, Yamaha Gear 125 layak dilirik. Dan ya, motor matic ini masih punya kick starter.
Gear 125 pakai mesin 125 cc Blue Core yang terkenal awet dan torsinya enak di putaran bawah. Karakter ini penting kalau sering bawa barang atau boncengan.
Yamaha juga sengaja memposisikan Gear sebagai matic “utility”. Engkolnya terasa lebih “mekanis”, khas Yamaha. Bukan yang enteng banget, tapi masih sangat masuk akal dipakai harian. Bonusnya, dek depan Gear cukup kuat buat bawa galon kecil atau barang berat.
Yamaha Mio M3 125
Mio mungkin sudah nggak seglamor dulu, tapi justru di situ kelebihannya. Mio M3 125 masih pakai kick starter, dan mesinnya juga lumayan tangguh.
Motor matic satu ini ringan, dan handling-nya wenak. Buat orang yang pengin motor matic yang satset, Mio M3 masih relevan. Engkolnya juga relatif ramah, terutama buat yang terbiasa motor lama.
Motor matic dengan kick starter terakhir, Suzuki Address FI
Suzuki Address itu sering dianggap underrated. Namun kabar baiknya, motor ini masih punya kick starter.
Mesin 113 cc-nya terkenal irit dan awet. Bagasi super luas, posisi duduk nyaman, dan karakter mesin bakoh. Engkolnya? Masih ada dan fungsional.
Pengguna harian yang cari kenyamanan dan bosen dengan Honda-Yamaha Address bisa jadi opsi. Memang jaringan bengkel Suzuki tidak sebanyak Honda, tapi untuk perawatan dasar, Address itu motor yang “nggak rewel”.
Kenapa kick starter masih penting di tahun sekarang?
Banyak orang bilang kick starter itu kuno. Tapi saya rasa orang sering lupa kalau aki itu komponen habis pakai. Mau motor semahal apa pun, kalau aki lemah, ya tetap nggak hidup.
Jadi di tengah motor matic yang makin “modern” dan serba elektrik, memilih motor baru yang masih punya kick starter itu seperti memilih rasa aman. Memang nggak keren-keren amat, tapi bikin hidup lebih tenang.
Penulis: Budi
Editor: Rizky Prasetya
BACA JUGA 5 Motor Matic Paling Diminati Orang Indonesia, Skutik Bongsor Mulai Bersaing
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.



















