Membayangkan Semua Gerai Indomaret Tutup: Ibu-Ibu Merana Kehilangan Promo Minyak Goreng, Orang Dewasa Stres Makin Depresi Kehilangan Kursi Besi Andalan

Indomaret Tutup, Orang Dewasa Depresi Bakal Makin Stres (Unsplash)

Indomaret Tutup, Orang Dewasa Depresi Bakal Makin Stres (Unsplash)

Sedang asik scroll di Threads, saya menemukan kabar kalau sebanyak 6.546 gerai Indomaret tutup pada 31 Mei dan 1 Juni 2026. Usut punya usut, ternyata tutupnya gerai sejuta umat tersebut adalah bentuk protes. 

Yang saya maksud adalah bentuk protes terhadap kebijakan kebijakan Indomaret yang tidak memberikan uang lembur di tanggal merah. Sebagai gantinya, karyawan yang masuk di tanggal merah akan mendapat ganti hari libur.

Saya lalu mencoba untuk mengingat-ingat. Kemarin, 31 Mei, Indomaret yang ada di sekitar wilayah tempat tinggal saya masih tetap beroperasi. Berarti, Indomaret di sini tidak termasuk dalam 6.546 gerai yang tutup. Namun, ketika saya menyelam ke Instagram maupun mencari dengan kata kunci “Indomaret tutup”, ternyata memang ada yang tidak beroperasi.

Sebagai orang yang cukup sering ke Indomaret, saya hanya bisa berharap mereka menemukan solusi terbaik. Jangan sampai, dari yang semula ada 6.546 gerai tutup, malah merembet jadi semua gerai ikut tutup karena nggak ketemu titik terangnya. 

Nah, loh. Bisa kebayang nggak tuh apa jadinya kalau semua gerai tiba-tiba tutup?

BACA JUGA: Indomaret Sebagai Bagian dari Kehidupan Kita Sudah Saatnya Mempertimbangkan Menyediakan 5 Barang dan Jasa dengan Potensi Cuan Ini

#1 Bingung cari tempat ngadem seperti kursi besi andalan kalau Indomaret tutup

Hal pertama yang terlintas di benak saya andai semua gerai Indomaret tutup adalah kita bakal bingung cari tempat untuk ngadem. Selama ini, mereka memang punya hampir semua hal yang kita butuhkan untuk ngadem. Baik ngadem karena cuaca, ataupun ngadem karena isi kepala.

Ini bukan semata cuma soal AC yang memang mak’nyess itu, ya. Lebih dari itu, ada etalase minuman dingin sebagai tempat untuk pura-pura kuat. Sengaja bengong di depan etalase biar dikira bingung pilih minuman, padahal sedang menenangkan isi kepala yang ruwet.

Jangan lupa juga bahwa Indomaret punya kursi besi andalan untuk ngadem. Kursi besi yang berjasa dalam memberi jeda, dari sebuah hari yang luar biasa. Sungguh, yang demikian itu, proses release yang kelihatan sederhana itu, tak bisa diganti dengan toko retail mana pun.

#2 Susah cari promo minyak goreng private label Indomaret

Dari POV emak-emak, kalau sampai semua Indomaret tutup, alamat bakal susah cari minyak goreng kemasan yang harganya terjangkau. Jujur saja, minyak goreng private label adalah penyelamat dari tingginya harga minyak goreng merek lain. Harganya bisa selisih sampai 5 ribu perak. Eman, dong! Duit 5 ribu bisa buat beli tempe 1 papan.

Ya bisa saja sih cari minyak goreng kemasan di minimarket atau sekalian ke supermarket. Kan biasanya di supermarket juga ada promo minyak goreng. 

Tapi, kalau ke supermarket, harus mikir bensin ke sana, perjalanannya, parkirnya, belum harus ganti outfit segala. Ribet. Memang paling cocok beli minyak goreng ya ke Indomaret. Lokasinya dekat dari rumah, jadi bisa sat set. Misal perginya pakai baju kaya mau COD biawak juga nggak masalah.

BACA JUGA: Kursi Indomaret Masih Nyaman, tapi Indomaret Core Saat Ini Adalah Kasir yang Berperan Ganda Layaknya “Psikolog Gratis”

#3 Anak-anak kehilangan hiburan kalau Indomaret tutup

Sementara itu dari POV anak-anak, mereka akan kehilangan salah satu tempat hiburan kalau Indomaret tutup. Di situlah uniknya. 

Judulnya sih memang retail, ya, tempat kita memenuhi kebutuhan harian. Tapi dalam praktiknya? mereka juga jadi tempat hiburan bagi anak-anak. Mata mereka selalu berbinar setiap saya ajak ke sana. Bayangan deretan cemilan-cemilan enak, minuman segar, dan aneka printilan lucu-lucu langsung memenuhi isi kepala mereka.

Dan kecintaan anak-anak dengan Indomaret ini juga menguntungkan orang dewasa. Misal ada anak yang tantrum atau yang mau dikasih reward, tinggal bawa saja ke sana. 

Lha kalau Indomaret tutup semua, bagaimana ceritanya coba? Mau dibawa ke tempat wisata atau ke mall? Ongkos yang keluar pasti lebih besar.

Itulah 3 hal yang mungkin terjadi. Susah memang ya, di satu sisi kita berharap Indomaret tetap buka seperti biasa. Tapi di sisi lain, gerai yang saat ini memutuskan untuk tutup itu sedang memperjuangkan haknya.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Melihat Indomaret di Jogja Sebagai Tempat Tumpahnya Stres Kaum Urban yang Menderita karena Tekanan Hidup

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version